Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Auto2000 berharap penjualan mobil di semester dua bisa terus bertumbuh meski bakal ada Pilkada serentak
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil semester dua sepertinya bakal menemui baru sandungan lagi. Sebab akan ada gelaran Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) secara serentak beberapa bulan mendatang.
Hal tersebut ditakuti membawa dampak pada sektor otomotif. Seperti membuat masyarakat menahan pembelian kendaraan.
“Kalau penjualan rasanya memang akan ada dampak. Namun untuk otomotif tidak hanya Single Factor, namun kondisi pasar juga cukup menantang,’” ujar Yusuf Bahtiar, After Sales Support Dept Head Auto2000 di Bekasi, Minggu (25/8).
Lebih jauh Yusuf menjelaskan kalau ada beberapa penyebab membuat penjualan mobil lesu tahun ini. Salah satunya adalah kondisi ekonomi Indonesia yang melemah.
Sehingga membuat konsumen enggan membeli kendaraan roda empat baru dalam beberapa bulan terakhir. Otomatis sektor otomotif kurang bergairah di 2024.
Meski begitu Yusuf berharap kalau penjualan mobil di Tanah Air bisa terus bertumbuh. Selain itu Pilkada serentak yang bakal diselenggarakan tidak membawa dampak terlalu banyak.
Hal senada turut dilontarkan oleh Jaka Kardana, Sales Program and Marcom Dept Head Auto2000. Dia ingin penjualan di semester dua dapat menunjukan hasil positif.
“Memang di semester dua ini bisa terus tumbuh. Sebab jika dilihat dalam dua bulan terakhir penjualan cukup baik,” tutur Jaka.
Jaka pun mengungkapkan kalau Auto2000 sudah berhasil meniagakan mobil sebanyak 66 ribu unit sepanjang Januari sampai Juli 2024.
Sementara target mereka tahun ingin mencatatkan 129 ribu unit. Sehingga Auto2000 bakal berusaha buat mengejar angka tersebut.
“Akan sedikit lebih tinggi (penjualan semester dua), di atas semester satu. Tetapi kita ingin naik sampai kuartal tiga ini selesai,” Jaka menegaskan.
Sebelumnya Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) berharap besar Pilkada tidak membawa dampak negatif.
Ia ingin penjualan mobil bisa terus menunjukan hasil positif. Tidak lagi lesu seperti terjadi saat semester satu tahun ini.
“Kalau Pilkada kan sifatnya lokal, jadi mudah-mudahan tidak terlalu ada dampak (ke pasar kendaraan roda empat),” ucap Kukuh.
Kukuh pun berharap di Pilkada 2024 tidak ada sesuatu hal negatif terjadi. Sebab bakal bawa pengaruh besar bagi sektor otomotif nasional.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Terkini
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini
24 Agustus 2026, 06:12 WIB
SIM keliling Bandung tetap beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat di Kota Kembang dari dua lokasi
24 Agustus 2026, 06:11 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasi dan syaratnya
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
Motul boyong produk-produk unggulan yang memudahkan pembelian para pengunjung Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 20:38 WIB
Ipone tunjukkan komitmennya untuk mendekatkan diri dengan para pelanggan setia di Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Chery J6T CSH memiliki tampilan yang sama dengan versi listrik namun mempunyai jarak tempuh lebih jauh
23 Agustus 2026, 09:47 WIB
Omoda & Jaecoo Trimegah Bogor bisa memberikan fasilitas body and paint bagi konsumen dengan jaringan