Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Meski tergolong baru dan kerap diragukan, Auto2000 optimis nilai jual mobil hybrid Toyota akan tetap tinggi
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil HEV (hybrid electric vehicle) saat ini tengah menjadi salah satu alternatif favorit masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan konvensional. Meskipun tidak mendapatkan subsidi pemerintah, ternyata animo konsumen terbilang tinggi.
Toyota sendiri menjadi satu dari sekian pabrikan di Tanah Air yang gencar meluncurkan lini elektrifikasinya melalui mobil hybrid. Terbarunya Kijang Innova Zenix HEV berhasil memikat konsumen Toyota, bahkan unitnya inden sampai lebih dari enam bulan.
Tentu sempat ada keraguan tersendiri dari calon konsumen khususnya mereka yang belum pernah mencoba mobil listrik. Misalnya harga jual yang mungkin akan turun atau jauh lebih rendah dari mobil konvensional.
Kekhawatiran muncul dari tingginya harga baterai dan anggapan bahwa merawat mobil hybrid lebih sulit. Namun menanggapi hal tersebut Auto2000 sebagai diler resmi Toyota yang juga menyediakan mobil bekas berkualitas, optimis bahwa nilai jual mobil hybrid Toyota akan tetap tinggi.
Rusman Halim, Branch Manager Auto2000 Asia Afrika Bandung menegaskan bahwa hingga saat ini pun animo konsumen terhadap mobil hybrid masih tinggi. Pihaknya belum menerima unit bekas untuk dijual kembali.
“Sampai sekarang yang beli tidak ada yang jual, jadi kita belum ada gambaran itu. Yang jelas punya kita pun masih inden jadi itu menunjukkan peminat yang sangat banyak,” ucapnya menanggapi pertanyaan TrenOto di Auto2000 Cibiru, Bandung, Kamis (25/5).
Namun melihat performa kendaraan Toyota baik keluaran baru maupun lama ia melihat bahwa harga jualnya akan tetap tinggi dan tidak akan jatuh terlalu jauh.
Bicara soal Innova, menurutnya terlihat dari generasi-generasi terdahulu yang sampai sekarang masih diburu unit bekasnya dengan harga bersaing.
“Jadi kalau ditanya harga jual kembalinya yang hybrid bagaimana, kita sangat yakin akan mengikuti dari generasi-generasi sebelumnya. Tapi karena ini masih relatif baru, orang masih inden belum ada yang jual,” ujarnya.
Toyota masih mendapatkan permintaan tinggi dari konsumen untuk salah satu mobil hybrid terbarunya. Varian mesin bensinnya juga diminati dengan masa inden lebih sebentar yakni dua sampai tiga bulan.
“Peminatnya lagi luar biasa khususnya yang hybrid. Karena memang Kijang Innova terbaru teknologinya jauh lebih enak apalagi bicara yang tipe tertinggi dengan TSS (Toyota Safety Sense),” ucap Ruslan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E