UFilm Resmi Jadi Kaca Film OEM Mobil Listrik Jaecoo J5
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Pesatnya pengguna mobil listrik menjadikan Auto2000 ingin buat charging station berjalan guna tingkatkan layanan
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Penggunaan mobil listrik di Indonesia kian tumbuh pesat. Namun hal itu belum dibarengi dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai seperti SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Tentu hal tersebut membuat masyarakat berpikir dua kali buat beralih dari kendaraan konvensional. Akan tetapi peluang itu ingin dimanfaatkan oleh Auto2000 sebagai main diler terbesar Toyota.
Mereka berencana menghadirkan power bank berjalan buat para konsumen. Seperti dikatakan oleh Yusuf Bahtiar, Business Process Improvement & THS Department Head.
Dia menuturkan kalau layanan THS (Auto2000 Home Service) terus berkembang. Ini juga diikuti dengan penggunaan armada serta peralatan terdapat di dalam mobil tersebut.
“Salah satunya tidak menutup kemungkinan soal charging station berjalan, kita masih diskusi intens. Apakah nanti kami buat semacam prototipe dulu atau bagaimana, yang jelas Auto2000 komprehensif menuju ke sana,” ungkapnya di Jakarta Utara, Minggu (10/9).
Lebih jauh Yusuf mengungkapkan kalau pihaknya masih menjadi yang terbesar dalam sektor layanan bengkel berjalan.
“Terakhir kita menambah 50 armada di tahun ini. Total nasional di Sumatera, Jakarta, kemudian Jawa Timur, Jawa Barat, Bali dan Kalimantan totalnya ada 526 unit, masih terbesar,” katanya.
Maka tidak heran jika Auto2000 ingin buat charging station berjalan. Hal itu guna meningkatkan layanan kepada para konsumen di Tanah Air,
“Kita paling jauh Kalimantan dan Sumatera, memang THS ini paling dibutuhkan. Di Nias misalnya, itu THS dari cabang Medan kami yang cover dengan mengontak konsumen,” tegas Yusuf.
Memang sekarang adopsi mobil listrik tengah didorong oleh Presiden Joko Widodo. Terbaru orang nomor satu di Indonesia menjalankan dua kebijakan utama.
Pertama, dengan mengeluarkan bantuan pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) roda dua yang memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen.
Kedua, memberikan potongan PPN DTP sebesar 5-10 persen untuk KBLBB roda empat dan bus elektrik tergantung pada kandungan lokalnya.
Semua langkah yang telah dilakukan diyakini cukup untuk menjadikan Indonesia salah satu pemain kunci dalam perkembangan EV dunia. Sehingga risiko hanya sebagai pasar bisa berkurang.
Dengan begitu ada peluang besar bila Auto2000 ingin buat charging station berjalan di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana