Test Drive Toyota Veloz Hybrid, Pilihan Buat yang Males Ngecharge
23 September 2026, 17:49 WIB
Auto2000 ingatkan untuk tidak sembarangan beli mobil dan perhatikan layanan agar tak menyesal di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Banyaknya merek masuk ke Indonesia telah memberi banyak keuntungan pada masyarakat Indonesia. Pasalnya mereka bisa memilih produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhannya masing-masing.
Namun menurut Auto2000, merek-merek baru tersebut belum terbukti ketangguhannya di Indonesia. Oleh sebab itu mereka pun mengingatkan masyarakat akan risiko yang dihadapi ketika membeli mobil dari brand anyar.
“Kalau dulu mungkin bisa beli untuk coba-coba tapi sekarang menurut saya sudah tidak bisa. Karena dibalik produk itu sendiri ada layanan-layanan yang harus dipastikan berjalan dengan baik,” ungkap Anton Jimmy Suwandi, CEO Auto2000 (22/05).
Ia mengungkap bahwa selain produk, pelanggan juga harus melihat ketersediaan suku cadang untuk melakukan perawatan. Kemudian dirinya pun mengingatkan agar sebelum membeli sebaiknya perhatikan layanan darurat.
“Kalau dalam kondisi darurat bagaimana. Apakah apakah teknisi-teknisinya juga sudah siap melakukan pernaikan,” tegas Anton kemudian.
Menurutnya di kondisi sekarang ini membeli mobil bukan satu hal mudah dan murah. Sehingga harus dipertimbangkan secara matang agar tidak merasa rugi di masa depan.
Tapi dirinya mengungkap bahwa tantangan tersebut sudah dijawab Toyota melalui Auto2000. Pasalnya mereka memiliki sedikitnya 177 jaringan serta tersebar di seluruh Indonesia.
“Kami juga memiliki sedikitnya 500 unit Toyota Home Service untuk memudahkan masyarakat yang sulit mencapai bengkel resmi,” tambahnya kemudian.
Tak hanya itu, mereka juga sudah bekerjasama dengan beragam perusahaan di bawah naungan Astra. Mulai dari kantor pembiayaan, layanan darurat, asuransi hingga diler mobil bekas.
Sebelumnya diberitakan bahwa Auto2000 telah menjadi diler yang menguasai 41 persen penjualan Toyota di Indonesia. Jumlah itu bahkan mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Pada 2023 dan 2024, Auto2000 menguasai 40 persen dari total penjualan Toyota. Kemudian di awal 2025 ini meningkat menjadi 41 persen,” ungkap Anton Jimmi.
Meski saat ini pasar otomotif Indonesia mengalami tekanan, mereka cukup optimis bisa mendapatkan hasil positif. Beragam layanan serta kemudahan dalam melakukan pembelian diharapkan bisa menjadi pertimbangan buat calon pelanggan ke depannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
11 September 2026, 16:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini
23 September 2026, 22:39 WIB
Pertamina Lubricants dan Telkomsel berkolaborasi untuk menghadirkan Promo Gokil untuk para ojek online
23 September 2026, 19:00 WIB
Daihatsu buktikan komitmennya menjaga efisiensi energi dan keberlanjutan dalam proses produksi kendaraan
23 September 2026, 17:49 WIB
Sistem Series-Parallel Hybrid dan Power Split Device di Toyota Veloz Hybrid punya konsumsi BBM tergolong hemat
23 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz diklaim mendapat sambutan positif usai HMID menerapkan strategi baru di Indonesia
23 September 2026, 07:00 WIB
Carro resmi rambah bisnis mobil baru, kolaborasi dengan Omoda Jaecoo dan buka diler pertama di Harapan Indah