Usaha Toyota Tekan Dekabornisasi di Indonesia, Gelar TEY ke-14
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
Auto2000 ingatkan untuk tidak sembarangan beli mobil dan perhatikan layanan agar tak menyesal di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Banyaknya merek masuk ke Indonesia telah memberi banyak keuntungan pada masyarakat Indonesia. Pasalnya mereka bisa memilih produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhannya masing-masing.
Namun menurut Auto2000, merek-merek baru tersebut belum terbukti ketangguhannya di Indonesia. Oleh sebab itu mereka pun mengingatkan masyarakat akan risiko yang dihadapi ketika membeli mobil dari brand anyar.
“Kalau dulu mungkin bisa beli untuk coba-coba tapi sekarang menurut saya sudah tidak bisa. Karena dibalik produk itu sendiri ada layanan-layanan yang harus dipastikan berjalan dengan baik,” ungkap Anton Jimmy Suwandi, CEO Auto2000 (22/05).
Ia mengungkap bahwa selain produk, pelanggan juga harus melihat ketersediaan suku cadang untuk melakukan perawatan. Kemudian dirinya pun mengingatkan agar sebelum membeli sebaiknya perhatikan layanan darurat.
“Kalau dalam kondisi darurat bagaimana. Apakah apakah teknisi-teknisinya juga sudah siap melakukan pernaikan,” tegas Anton kemudian.
Menurutnya di kondisi sekarang ini membeli mobil bukan satu hal mudah dan murah. Sehingga harus dipertimbangkan secara matang agar tidak merasa rugi di masa depan.
Tapi dirinya mengungkap bahwa tantangan tersebut sudah dijawab Toyota melalui Auto2000. Pasalnya mereka memiliki sedikitnya 177 jaringan serta tersebar di seluruh Indonesia.
“Kami juga memiliki sedikitnya 500 unit Toyota Home Service untuk memudahkan masyarakat yang sulit mencapai bengkel resmi,” tambahnya kemudian.
Tak hanya itu, mereka juga sudah bekerjasama dengan beragam perusahaan di bawah naungan Astra. Mulai dari kantor pembiayaan, layanan darurat, asuransi hingga diler mobil bekas.
Sebelumnya diberitakan bahwa Auto2000 telah menjadi diler yang menguasai 41 persen penjualan Toyota di Indonesia. Jumlah itu bahkan mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Pada 2023 dan 2024, Auto2000 menguasai 40 persen dari total penjualan Toyota. Kemudian di awal 2025 ini meningkat menjadi 41 persen,” ungkap Anton Jimmi.
Meski saat ini pasar otomotif Indonesia mengalami tekanan, mereka cukup optimis bisa mendapatkan hasil positif. Beragam layanan serta kemudahan dalam melakukan pembelian diharapkan bisa menjadi pertimbangan buat calon pelanggan ke depannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
04 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB, lalu berlanjut kembali pada jam 4 sore
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima tempat terbatas, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan SIM dengan mudah
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya
10 Agustus 2026, 19:10 WIB
Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu