Chery Siap Bangun Pusat R&D di Indonesia Demi Tunjukan Keseriusan
04 Mei 2026, 13:00 WIB
Auto2000 ingatkan untuk tidak sembarangan beli mobil dan perhatikan layanan agar tak menyesal di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Banyaknya merek masuk ke Indonesia telah memberi banyak keuntungan pada masyarakat Indonesia. Pasalnya mereka bisa memilih produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhannya masing-masing.
Namun menurut Auto2000, merek-merek baru tersebut belum terbukti ketangguhannya di Indonesia. Oleh sebab itu mereka pun mengingatkan masyarakat akan risiko yang dihadapi ketika membeli mobil dari brand anyar.
“Kalau dulu mungkin bisa beli untuk coba-coba tapi sekarang menurut saya sudah tidak bisa. Karena dibalik produk itu sendiri ada layanan-layanan yang harus dipastikan berjalan dengan baik,” ungkap Anton Jimmy Suwandi, CEO Auto2000 (22/05).
Ia mengungkap bahwa selain produk, pelanggan juga harus melihat ketersediaan suku cadang untuk melakukan perawatan. Kemudian dirinya pun mengingatkan agar sebelum membeli sebaiknya perhatikan layanan darurat.
“Kalau dalam kondisi darurat bagaimana. Apakah apakah teknisi-teknisinya juga sudah siap melakukan pernaikan,” tegas Anton kemudian.
Menurutnya di kondisi sekarang ini membeli mobil bukan satu hal mudah dan murah. Sehingga harus dipertimbangkan secara matang agar tidak merasa rugi di masa depan.
Tapi dirinya mengungkap bahwa tantangan tersebut sudah dijawab Toyota melalui Auto2000. Pasalnya mereka memiliki sedikitnya 177 jaringan serta tersebar di seluruh Indonesia.
“Kami juga memiliki sedikitnya 500 unit Toyota Home Service untuk memudahkan masyarakat yang sulit mencapai bengkel resmi,” tambahnya kemudian.
Tak hanya itu, mereka juga sudah bekerjasama dengan beragam perusahaan di bawah naungan Astra. Mulai dari kantor pembiayaan, layanan darurat, asuransi hingga diler mobil bekas.
Sebelumnya diberitakan bahwa Auto2000 telah menjadi diler yang menguasai 41 persen penjualan Toyota di Indonesia. Jumlah itu bahkan mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Pada 2023 dan 2024, Auto2000 menguasai 40 persen dari total penjualan Toyota. Kemudian di awal 2025 ini meningkat menjadi 41 persen,” ungkap Anton Jimmi.
Meski saat ini pasar otomotif Indonesia mengalami tekanan, mereka cukup optimis bisa mendapatkan hasil positif. Beragam layanan serta kemudahan dalam melakukan pembelian diharapkan bisa menjadi pertimbangan buat calon pelanggan ke depannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Mei 2026, 13:00 WIB
30 April 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan