Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Aion ES jadi armada taksi di Thailand untuk layani tempat wisata agar mobilitas jadi ramah lingkungan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – 50 unit Aion ES jadi armada taksi di Phuket, Thailand untuk memenuhi kebutuhan mobilitas di kawasan wisata. Kehadiran kendaraan tersebut diklaim merupakan awal dari tren mobil listrik negeri Gajah Putih.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara GAC Aion dengan EVme Plus, penyedia layanan kendaraan listrik di Thailand.
“Tujuan Aion memasuki industri transportasi umum adalah untuk menetapkan standar baru bagi industri Thailand dan memberi manfaat bagi operator,” ungkap Zheng Aming, Representative of GAC Aion dilansir dari Autospinn.
Sementara itu Jirapong Laokhajorn, Chief Commercial Officer EV Me Plus Co., Ltd., mengatakan bahwa pemilihan Aion ES bukan tanpa alasan. Pasalnya pemerintah setempat ingin menciptakan transportasi ramah lingkungan.
“Kami memilih Aion ES untuk mendukung kebijakan ‘Bandara Ramah Lingkungan’ dan meningkatkan opsi perjalanan bagi wisatawan. Berkat ini mereka bisa mengurangi polusi udara serta meningkatkan kenyamanan dalam bepergian melalui transportasi umum lokal,” tegasnya.
Kehadiran Aion ES pun diklaim telah memainkan peran penting dalam mendukung pengembangan transportasi ramah lingkungan di Phuket. Pulau tersebut telah dikenal dunia karena lingkungannya yang terbilang bersih sehingga harus terus dijaga.
Berbeda dengan Thailand, Aion Indonesia sejauh ini masih masuk ke pasar fleet. Terlebih Aion ES yang baru diluncurkan pada ajang Gakindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 beberapa waktu lalu.
Tetapi mereka sempat berjanji menggarap segmen tersebut menggunakan salah satu produknya. Dijadikannya Aion ES sebagai taksi di negeri gajah Putih maka tidak menuntup kemungkinan perusahaan bakal menerapkana strategi serupa.
“Tentunya saat ini kami masih terbuka untuk siapapun yang ingin membeli dan memiliki mobil Aion. Tidak menutup kemungkinan jika memang ada minat dari para pemilik segmen komersial menggunakan ES sebagai armadanya,” ungkap Pak Andry Ciu, CEO PT Indomobil Energi Baru pada KatadataOTO.
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya telah menyediakan jaringan yang cukup khususnya di Jabodetabek dan Bandung. Dengan demikian perawatan bisa dilakukan secara mudah.
“Ke depannya kami akan membuka lebih banyak jaringan di kota-kota besar di Indonesia guna membantu meringankan perawatan kendaraan Aion,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
20 Februari 2026, 13:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan