iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Aion ES jadi armada taksi di Thailand untuk layani tempat wisata agar mobilitas jadi ramah lingkungan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – 50 unit Aion ES jadi armada taksi di Phuket, Thailand untuk memenuhi kebutuhan mobilitas di kawasan wisata. Kehadiran kendaraan tersebut diklaim merupakan awal dari tren mobil listrik negeri Gajah Putih.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara GAC Aion dengan EVme Plus, penyedia layanan kendaraan listrik di Thailand.
“Tujuan Aion memasuki industri transportasi umum adalah untuk menetapkan standar baru bagi industri Thailand dan memberi manfaat bagi operator,” ungkap Zheng Aming, Representative of GAC Aion dilansir dari Autospinn.
Sementara itu Jirapong Laokhajorn, Chief Commercial Officer EV Me Plus Co., Ltd., mengatakan bahwa pemilihan Aion ES bukan tanpa alasan. Pasalnya pemerintah setempat ingin menciptakan transportasi ramah lingkungan.
“Kami memilih Aion ES untuk mendukung kebijakan ‘Bandara Ramah Lingkungan’ dan meningkatkan opsi perjalanan bagi wisatawan. Berkat ini mereka bisa mengurangi polusi udara serta meningkatkan kenyamanan dalam bepergian melalui transportasi umum lokal,” tegasnya.
Kehadiran Aion ES pun diklaim telah memainkan peran penting dalam mendukung pengembangan transportasi ramah lingkungan di Phuket. Pulau tersebut telah dikenal dunia karena lingkungannya yang terbilang bersih sehingga harus terus dijaga.
Berbeda dengan Thailand, Aion Indonesia sejauh ini masih masuk ke pasar fleet. Terlebih Aion ES yang baru diluncurkan pada ajang Gakindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 beberapa waktu lalu.
Tetapi mereka sempat berjanji menggarap segmen tersebut menggunakan salah satu produknya. Dijadikannya Aion ES sebagai taksi di negeri gajah Putih maka tidak menuntup kemungkinan perusahaan bakal menerapkana strategi serupa.
“Tentunya saat ini kami masih terbuka untuk siapapun yang ingin membeli dan memiliki mobil Aion. Tidak menutup kemungkinan jika memang ada minat dari para pemilik segmen komersial menggunakan ES sebagai armadanya,” ungkap Pak Andry Ciu, CEO PT Indomobil Energi Baru pada KatadataOTO.
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya telah menyediakan jaringan yang cukup khususnya di Jabodetabek dan Bandung. Dengan demikian perawatan bisa dilakukan secara mudah.
“Ke depannya kami akan membuka lebih banyak jaringan di kota-kota besar di Indonesia guna membantu meringankan perawatan kendaraan Aion,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda