Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Aion ES jadi armada taksi di Thailand untuk layani tempat wisata agar mobilitas jadi ramah lingkungan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – 50 unit Aion ES jadi armada taksi di Phuket, Thailand untuk memenuhi kebutuhan mobilitas di kawasan wisata. Kehadiran kendaraan tersebut diklaim merupakan awal dari tren mobil listrik negeri Gajah Putih.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara GAC Aion dengan EVme Plus, penyedia layanan kendaraan listrik di Thailand.
“Tujuan Aion memasuki industri transportasi umum adalah untuk menetapkan standar baru bagi industri Thailand dan memberi manfaat bagi operator,” ungkap Zheng Aming, Representative of GAC Aion dilansir dari Autospinn.
Sementara itu Jirapong Laokhajorn, Chief Commercial Officer EV Me Plus Co., Ltd., mengatakan bahwa pemilihan Aion ES bukan tanpa alasan. Pasalnya pemerintah setempat ingin menciptakan transportasi ramah lingkungan.
“Kami memilih Aion ES untuk mendukung kebijakan ‘Bandara Ramah Lingkungan’ dan meningkatkan opsi perjalanan bagi wisatawan. Berkat ini mereka bisa mengurangi polusi udara serta meningkatkan kenyamanan dalam bepergian melalui transportasi umum lokal,” tegasnya.
Kehadiran Aion ES pun diklaim telah memainkan peran penting dalam mendukung pengembangan transportasi ramah lingkungan di Phuket. Pulau tersebut telah dikenal dunia karena lingkungannya yang terbilang bersih sehingga harus terus dijaga.
Berbeda dengan Thailand, Aion Indonesia sejauh ini masih masuk ke pasar fleet. Terlebih Aion ES yang baru diluncurkan pada ajang Gakindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 beberapa waktu lalu.
Tetapi mereka sempat berjanji menggarap segmen tersebut menggunakan salah satu produknya. Dijadikannya Aion ES sebagai taksi di negeri gajah Putih maka tidak menuntup kemungkinan perusahaan bakal menerapkana strategi serupa.
“Tentunya saat ini kami masih terbuka untuk siapapun yang ingin membeli dan memiliki mobil Aion. Tidak menutup kemungkinan jika memang ada minat dari para pemilik segmen komersial menggunakan ES sebagai armadanya,” ungkap Pak Andry Ciu, CEO PT Indomobil Energi Baru pada KatadataOTO.
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya telah menyediakan jaringan yang cukup khususnya di Jabodetabek dan Bandung. Dengan demikian perawatan bisa dilakukan secara mudah.
“Ke depannya kami akan membuka lebih banyak jaringan di kota-kota besar di Indonesia guna membantu meringankan perawatan kendaraan Aion,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV