Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
5 merek mobil Jepang berkolaborasi untuk semakin mempopulerkan kendaraan ramah lingkungan di pulau Bali
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – 5 Merek mobil Jepang berkolaborasi untuk mempopulerkan kendaraan listrik di Indonesia. Melalui program bertajuk EV Smart Mobility – Joint Project, pengembangan ekosistem mobilitas elektrifikasi ini fokus di pulau Dewata, Bali.
Adapun 5 merek tersebut di atas adalah Toyota, Nissan, Mitsubishi, Fuso dan Isuzu. Kelima brand asal Jepang tersebut sepakat untuk berkolaborasi dengan menghadirkan mobilitas elektrifikasi di Tanah Air.
Langkah tersebut di atas memiliki tujuan untuk mendukung program pemerintah yang ingin mempercepat pengurangan emisi karbon. Tidak hanya itu, kolaborasi tersebut juga bertujuan untuk memperluas pengenalan kendaraan listrik untuk masa depan.
Lebih jauh dikatakan joint project hadir untuk membantu upaya revitalisasi sektor industri pariwisata di Tanah Air, khususnya Bali. Dan yang tidak kalah penting adalah bentuk dukungan kepada Indonesia sebagai presidensi G20 pada tahun ini di Bali.
Lima distributor kendaraan asal Jepang ini mengembangkan Multi-Pathway guna memperluas pilihan kendaraan listrik pada masyarakat. Mulai dari hydrogen Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV), Battery Electric Vehicle (BEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) bersumber tenaga listrik, Hybrid Electric Vehicle (HEV) dengan menggabungkan EV dan mesin konvensional (Internal Combustion Engine/ICE) sehingga mampu mengurangi emisi karbon tanpa melalui proses charging.
Bahkan teknologi ICE atau mesin bakar yang dapat berkontribusi besar dan memanfaatkan penggunaan biofuel.
Dengan menggunakan pendekatan Multi-Pathway diyakini bisa mempercepat kehadiran teknologi ramah lingkungan di Indonesia. Adapun teknologi tersebut disiapkan untuk lebih murah diakses publik.
Mulai dari mengurangi emisi sesuai dengan keberadaan sumber energi terbarukan, kesiapan infrastruktur pengisian daya dan kebutuhan penggunanya menjadi bahan pertimbangan model pendekatan tersebut di atas.
EV Smart Mobility – Joint Project akan menghadirkan BEV dan PHEV dalam pelaksanaannya. Hal tersebut sebagai bagian dari inisiatif bersama untuk membuka peluang baru.
“Kerjasama ini kami rancang membawa semangat yang sama dengan Indonesia, yaitu Recover Together, Recover Stronger dan tumbuh lebih kuat serta berkelanjutan,” kata Susumu Matsuda sebagai sekretariat project mewakili 5 APM otomotif tersebut.
Dalam joint project ini, masing-masing APM akan menyediakan kendaraan listrik andalannya untuk membentuk line-up di sektor kendaraan penumpang dan komersial.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
02 April 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM