Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
5 merek mobil Jepang berkolaborasi untuk semakin mempopulerkan kendaraan ramah lingkungan di pulau Bali
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – 5 Merek mobil Jepang berkolaborasi untuk mempopulerkan kendaraan listrik di Indonesia. Melalui program bertajuk EV Smart Mobility – Joint Project, pengembangan ekosistem mobilitas elektrifikasi ini fokus di pulau Dewata, Bali.
Adapun 5 merek tersebut di atas adalah Toyota, Nissan, Mitsubishi, Fuso dan Isuzu. Kelima brand asal Jepang tersebut sepakat untuk berkolaborasi dengan menghadirkan mobilitas elektrifikasi di Tanah Air.
Langkah tersebut di atas memiliki tujuan untuk mendukung program pemerintah yang ingin mempercepat pengurangan emisi karbon. Tidak hanya itu, kolaborasi tersebut juga bertujuan untuk memperluas pengenalan kendaraan listrik untuk masa depan.
Lebih jauh dikatakan joint project hadir untuk membantu upaya revitalisasi sektor industri pariwisata di Tanah Air, khususnya Bali. Dan yang tidak kalah penting adalah bentuk dukungan kepada Indonesia sebagai presidensi G20 pada tahun ini di Bali.
Lima distributor kendaraan asal Jepang ini mengembangkan Multi-Pathway guna memperluas pilihan kendaraan listrik pada masyarakat. Mulai dari hydrogen Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV), Battery Electric Vehicle (BEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) bersumber tenaga listrik, Hybrid Electric Vehicle (HEV) dengan menggabungkan EV dan mesin konvensional (Internal Combustion Engine/ICE) sehingga mampu mengurangi emisi karbon tanpa melalui proses charging.
Bahkan teknologi ICE atau mesin bakar yang dapat berkontribusi besar dan memanfaatkan penggunaan biofuel.
Dengan menggunakan pendekatan Multi-Pathway diyakini bisa mempercepat kehadiran teknologi ramah lingkungan di Indonesia. Adapun teknologi tersebut disiapkan untuk lebih murah diakses publik.
Mulai dari mengurangi emisi sesuai dengan keberadaan sumber energi terbarukan, kesiapan infrastruktur pengisian daya dan kebutuhan penggunanya menjadi bahan pertimbangan model pendekatan tersebut di atas.
EV Smart Mobility – Joint Project akan menghadirkan BEV dan PHEV dalam pelaksanaannya. Hal tersebut sebagai bagian dari inisiatif bersama untuk membuka peluang baru.
“Kerjasama ini kami rancang membawa semangat yang sama dengan Indonesia, yaitu Recover Together, Recover Stronger dan tumbuh lebih kuat serta berkelanjutan,” kata Susumu Matsuda sebagai sekretariat project mewakili 5 APM otomotif tersebut.
Dalam joint project ini, masing-masing APM akan menyediakan kendaraan listrik andalannya untuk membentuk line-up di sektor kendaraan penumpang dan komersial.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia