Meskipun Irit, Mitsubishi Xforce Hybrid Disarankan Pakai BBM RON 95
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran, terdapat 3 jenis mobil di atas 2000 cc yang dilarang minum pertalite dan solar
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Pembatasan penggunaan pertalite dan solar menjadi perhatian PT Pertamina (Persero) karena dinilai tak tepat sasaran. Selain harus mendaftar terlebih dulu, terdapat kriteria khusus pada kendaraan yang boleh menggunakan BBM bersubsidi, salah satunya mobil di atas 2.000 cc.
Untuk lebih jelasnnya, TrenOto telah merangkum 3 jenis mobil di atas 2.000 cc yang tak boleh menggunakan BBM bersubsidi.
Irto Ginting selaku Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, sebelumnya menyebut, Subsidi yang tepat sasaran menjadi penting karena Pemerintah telah mengalokasikan dana hingga Rp520 triliun untuk subsidi energi di 2022.
Guna memastikan subsidi energi tersebut, Pertamina Patra Niaga harus mematuhi regulasi yang berlaku, seperti Peraturan Presiden No. 191/2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020.
"Seluruh regulasi mengenai segmentasi pengguna, kuota, dan regulasi terkait penyaluran lain sudah tertuang dalam regulasi tersebut, namun di lapangan masih tidak tepat sasaran,” kata Irto.
Perusahaan BUMN tersebut juga menegaskan bila 60 persen masyarakat mampu atau masuk dalam golongan kaya mengkonsumsi hampir 80 persen dari total konsumsi BBM bersubsidi.
"Sedangkan 40 persen masyarakat rentan dan miskin hanya mengkonsumsi 20 persen dari total subsidi energi tersebut. Jadi diperlukan suatu mekanisme baru, bagaimana subsidi energi ini benar-benar diterima dan dinikmati yang berhak,” ujarnya.
Sebagai informasi, Pertamina mulai membuka pendaftaran melalui website subsiditepat.mypertamina.id mulai 1 Juli 2022. Pada masa pendaftaran ini, masyarakat masih bisa melakukan pembalian BBM bersubsidi.
Berikut daftar mobil di atas 2000 cc yang tak boleh membeli pertalite.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Juli 2026, 11:00 WIB
08 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 09:00 WIB
01 April 2026, 07:00 WIB
01 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E