14.777 Toyota Raize di Indonesia Kena Recall

14.777 Toyota Raize di Indonesia kena recall akibat adanya anomali pada fender apron depan yang tepat di area suspensi

14.777 Toyota Raize di Indonesia Kena Recall
Denny Basudewa

TRENOTO – PT Toyota Astra Motor (TAM) akhirnya secara resmi memanggil kembali atau biasa dikenal Recall untuk 14.777 Raize di Indonesia. Seperti telah kami wartakan sebelumnya, ditemukan adanya masalah pada fender apron depan.

Akibat hal ini, bisa mengakibatkan bunyi abnormal terutama ketika mobil melalui jalan rusak atau bergelombang. Bahkan disebutkan dalam kondisi tertentu, bisa membuat kendaraan sulit dikendalikan.

14.777 Toyota Raize di Indonesia kena recall diakui karena adanya proses yang kurang sempurna pada saat fabrikasi. Adapun unit yang terkena recall meliputi Raize tipe di bawah ini :

  • 1.0T S CVT
  • 1.0T G CVT
  • 1.0T G M/T
  • 1.2 G CVT
  • 1.2 G M/T

Seluruh unit di atas yang dipanggil kembali merupakan unit produksi antara November 2020 hingga Oktober 2021. Hari ini (11/03), belasan ribu pemilik SUV baru Toyota tersebut sudah dikirimkan surat pemberitahuan.

“Aktivitas safety recall sebagai wujud komitmen kami dalam mengutamakan keamanan dan keselamatan pelanggan. Kami berterima kasih atas respon yag cepat dan aktif dari pelanggan selama ini,” kata Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM dalam siaran resminya.

Aktivitas recall ini meliputi pemeriksaan dan perbaikan yang sangat mudah dilakukan di bengkel resmi Toyota. Disebutkan bahwa seluruh perbaikan maupun pemeriksaan tidak dipungut biaya alias gratis.

Photo : Toyota

Adapun jaringan bengkel resmi Toyota saat ini telah berjumlah 73 workshop body & paint. Selain itu masih ada 297 bengkel General Repair yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

Seluruh jaringan bengkel Toyota di seluruh Tanah Air dipastikan untuk terlibat untuk memastikan pelanggan mendapatkan pemeriksaan dan perbaikan.

Lebih lanjut dikatakan bahwa aktivitas safety recall ini sejalan dengan global initiative dari principal Toyota Motor Corp. Henry sebagai salah satu bos Toyota Indonesia meminta maaf kepada para pemilik kendaraan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kejadian ini akan menimbulkan ketidaknyamanan para pemilik kendaraan, khususnya Toyota Raize. Ia memastikan bahwa TAM akan menanggulangi hal ini dan menghimbau para pelanggan untuk segera ke bengkel resmi.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Toyota Customer Care (24 jam) di nomor telepon 1-500-315. Adapula Whatsapp Toyota di nomor 0811-1500315.


Terkini

news
ACC Carnival

ACC Carnival Samarinda Tawarkan Sejumlah Promo Andalan

ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana

mobil
Wuling Eksion

Peluncuran Wuling Eksion Semakin Dekat, Segini Kisaran Harganya

Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Maret 2026, Calya Ungguli Brio Satya

Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit

mobil
BMW Festival of Joy

Pameran Khusus BMW Digelar di Jakarta, Ada Mini Edisi Spesial

Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya

otosport
Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross

mobil
Ford Everest Sport

Ford Dukung Larangan Mobil Cina Mengaspal di Amerika Serikat

Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka

mobil
Hyundai

Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen

Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka

news
SIM Keliling Bandung

BPR KS Jadi Salah Satu Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang