Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
PHEV, menurut Mazda memiliki sejumlah keunggulan mobil listrik yang cocok jadi transisi elektrifikasi di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mazda sempat memboyong satu mobil listrik yakni MX-30 yang hadir dalam waktu singkat di Indonesia.
Lebih menyasar ke penggemar Mazda, mobil listrik itu dilego Rp 800 jutaan dengan jarak tempuh terbatas 200 kilometer.
Setelah produksinya dihentikan di negara asal, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) memboyong Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) perdana mereka yakni Mazda CX-80 PHEV.
Model tersebut hadir meramaikan pilihan PHEV di pasaran, lalu mulai diikuti oleh merek-merek Cina sepanjang 2025.
Jika melihat respons konsumen, Mazda menilai PHEV menjadi opsi tepat untuk masyarakat Indonesia.
Sebab PHEV memadukan kinerja mesin bensin dan juga dibekali baterai berdaya besar. Sehingga menawarkan sensasi berkendara ala mobil listrik.
“Tetapi memang mesti ada investasi sedikit. Kita harus install charger di rumah,” kata Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, PHEV tidak sepenuhnya mengandalkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) seperti mobil listrik.
Sehingga PHEV disebut sebagai model elektrifikasi yang tepat untuk masyarakat buat sementara waktu.
“Karena tujuannya adalah go green, di mana kita mau menghemat energi, saya rasa cocok. Saat ini buat saya, hybrid atau plug-in hybrid itu mungkin terbaik sejauh ini,” tegas Ricky.
Bicara soal penjualan, Mazda CX-80 PHEV secara wholesales (penyaluran dari diler ke pabrik) mencatatkan angka positif dibandingkan MX-30.
Berdasarkan data dari Gaikindo, di periode Januari-September 2025 wholesales Mazda CX-80 PHEV tipe Elite maupun Kuro adalah 52 unit.
Keduanya berstatus Completely Built Up (CBU) alias diimpor utuh dari Jepang.
Sementara MX-30 hanya diimpor lima unit ke Indonesia. Namun memang pihak Mazda saat itu berniat menjual MX-30 dalam jumlah terbatas.
Mazda CX-80 PHEV jadi bentuk transisi sebelum mereka memperkenalkan mobil listrik baru.
Di tahun depan, pabrikan asal Jepang ini melihat ada peluang menghadirkan mobil listrik baru yang dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
Dua kandidat kuatnya adalah Mazda EZ-60 dan EZ-6. Desainnya mirip dengan MX-30 dan Mazda 6 Sedan yang telah disuntik mati di negara asalnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
08 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta
16 September 2026, 06:00 WIB
Berikut adalah daftar lokasi serta jadwal SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak syaratanya
16 September 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara hari ini bisa lebih mudah dengan mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik