Mobil Listrik Mazda EZ-6 Diduga Tes Jalan, Segera Dipasarkan
07 Januari 2026, 14:00 WIB
PHEV, menurut Mazda memiliki sejumlah keunggulan mobil listrik yang cocok jadi transisi elektrifikasi di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mazda sempat memboyong satu mobil listrik yakni MX-30 yang hadir dalam waktu singkat di Indonesia.
Lebih menyasar ke penggemar Mazda, mobil listrik itu dilego Rp 800 jutaan dengan jarak tempuh terbatas 200 kilometer.
Setelah produksinya dihentikan di negara asal, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) memboyong Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) perdana mereka yakni Mazda CX-80 PHEV.
Model tersebut hadir meramaikan pilihan PHEV di pasaran, lalu mulai diikuti oleh merek-merek Cina sepanjang 2025.
Jika melihat respons konsumen, Mazda menilai PHEV menjadi opsi tepat untuk masyarakat Indonesia.
Sebab PHEV memadukan kinerja mesin bensin dan juga dibekali baterai berdaya besar. Sehingga menawarkan sensasi berkendara ala mobil listrik.
“Tetapi memang mesti ada investasi sedikit. Kita harus install charger di rumah,” kata Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, PHEV tidak sepenuhnya mengandalkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) seperti mobil listrik.
Sehingga PHEV disebut sebagai model elektrifikasi yang tepat untuk masyarakat buat sementara waktu.
“Karena tujuannya adalah go green, di mana kita mau menghemat energi, saya rasa cocok. Saat ini buat saya, hybrid atau plug-in hybrid itu mungkin terbaik sejauh ini,” tegas Ricky.
Bicara soal penjualan, Mazda CX-80 PHEV secara wholesales (penyaluran dari diler ke pabrik) mencatatkan angka positif dibandingkan MX-30.
Berdasarkan data dari Gaikindo, di periode Januari-September 2025 wholesales Mazda CX-80 PHEV tipe Elite maupun Kuro adalah 52 unit.
Keduanya berstatus Completely Built Up (CBU) alias diimpor utuh dari Jepang.
Sementara MX-30 hanya diimpor lima unit ke Indonesia. Namun memang pihak Mazda saat itu berniat menjual MX-30 dalam jumlah terbatas.
Mazda CX-80 PHEV jadi bentuk transisi sebelum mereka memperkenalkan mobil listrik baru.
Di tahun depan, pabrikan asal Jepang ini melihat ada peluang menghadirkan mobil listrik baru yang dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
Dua kandidat kuatnya adalah Mazda EZ-60 dan EZ-6. Desainnya mirip dengan MX-30 dan Mazda 6 Sedan yang telah disuntik mati di negara asalnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Januari 2026, 14:00 WIB
29 Desember 2025, 17:06 WIB
23 Desember 2025, 14:00 WIB
22 Desember 2025, 14:04 WIB
19 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
07 Januari 2026, 20:00 WIB
BMW menyematkan Intelligent personal assistant baru di iX3 yang terintegrasi dengan ekosistem milik Amazon
07 Januari 2026, 19:17 WIB
Insentif mobil listrik dari pemerintah jadi salah satu daya tarik, namun belum ada kepastian di 2026
07 Januari 2026, 18:00 WIB
Kepadatan energi baterai pada sebuah EV menawarkan beberapa keunggulan, seperti efisiensi biaya yang diperlukan
07 Januari 2026, 17:00 WIB
Toyota memastikan para staf ekspatriat mereka di Venezuela dalam kondisi aman usai kejadian belakangan ini
07 Januari 2026, 16:00 WIB
Motor listrik Verge TS Pro akan mulai dijual untuk konsumen di Amerika Serikat dengan harga Rp 501,7 jutaan
07 Januari 2026, 15:17 WIB
SUV Hyundai New Creta Alpha ditawarkan Rp 455 juta, lebih rendah dari varian lain seperti dan N Line
07 Januari 2026, 14:00 WIB
Sinyal kedatangan Mazda EZ-6 sudah semakin kuat, produk ini akan memanaskan persaingan pasar mobil listrik
07 Januari 2026, 13:00 WIB
Segera meluncur di Indonesia, mobil listrik iCar V23 telah diuji tingkat keamanannya oleh ASEAN NCAP