Test Drive Wuling Alvez, Murah Tapi Berkelas

TrenOto melakukan test drive Wuling Alvez, pemain baru di segmen Compact SUV penantang Hr-V dan Creta

Test Drive Wuling Alvez, Murah Tapi Berkelas
Rating Trenoto :

Harga paling murah, fitur lengkap

Kursi belakang keras, tarikan bawah mesin kurang responsif

Impresi Menjadi Penumpang dan Pengemudi

Photo : TrenOto

Kami melakukan test drive Wuling Alvez untuk menjelajahi Solo dan Yogyakarta dengan jarak tempuh sekitar 250 km. Posisi duduk pun bergantian mulai dari penumpang belakang, depan hingga terakhir menjadi pengemudi.

Saat duduk di kursi penumpang belakang, posisi kami berada tepat di balik pengemudi. Hal pertama dirasakan adalah posisinya terbilang nyaman dengan ruang kaki yang cukup lega untuk orang berpostur 170 cm.

Sayangnya jok memang terasa agak keras serta mengurangi kenyamanan khususnya ketika digunakan perjalanan jarak jauh. Kekurangan lain adalah pada AC yang arahnya tidak bisa dibagi dua antara penumpang di kanan dan kiri.

Sementara saat duduk di posisi depan kenyamanan bisa lebih dirasakan. Jok terbilang lebih empuk dibanding di belakang dan AC dapat diatur sesuai keinginan.

Sedangkan di kursi pengemudi, posisi berkendara sebenarnya bisa didapatkan dengan mudah meski belum dilengkapi oleh electric seat. Jarak pandang juga terbilang cukup baik walau jendela belakang masih terasa sedikit sempit.

Setelah meraih posisi yang diinginkan, kami pun mencoba langsung performanya. Dimensi kompak Wuling Alvez (panjang 4.350 mm, lebar 1.750 mm dan tinggi 1.610 mm) menjadikannya mudah meliuk di tengah kepadatan kota.

Walau mesin diklaim memiliki daya yang lebih besar, tak bisa dipungkiri bahwa performa tersebut tidak langsung terasa ketika kami menginjak pedal gas. Akselerasi mobil sedikit lambat khususnya saat putaran bawah.

Namun ketika memasuki putaran atas, sekitar 60 km per jam rasa tersebut mulai hilang. Performa mesin justru lebih responsif dan delay yang terasa saat awal dikendarai berkurang.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun

otosport
Aprilia

Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026

Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025