Fenomena DP Rendah LCGC di Pameran Picu SPK Semu
13 Februari 2026, 07:00 WIB
Menjelajah pulau Dewata, Bali, test drive Toyota Agya GR Sport ajang pembuktian fitur baru di dalamnya
Oleh Denny Basudewa
Penggunaan jok material suede pada baris terdepan dan bentuknya semi bucket memberikan rasa nyaman. Lalu pada posisi pengendara dimanjakan panel meter digital dan adanya tombol switch pada alat kemudi.
Menjadi menarik saat berada di balik kemudi, kami bisa merasakan performa kendaraan sesungguhnya. Berbagai emblem GR Sport di sejumlah bagian memberikan kesan sporti.
Berbagai rintangan bisa dilalui dengan mudah menyoal manuver. Hal tersebut berkat special tuning yang dikembangkan tim R&D Jepang klaimnya.
Gerakan setir terasa ringan dan presisi dalam melibas setiap tikungan. Didukung setingan suspensi mumpuni membuat mobil tetap dalam kendali pengemudi.
Bicara performa kendaraan juga bisa diandalkan. Mesin 1.2L berkode WA-VE dipercaya memiliki tenaga 86 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 113 Nm pada 4.500 rpm.
Sumber daya kendaraan yang sama persis dengan milik Toyota Raize dan Rocky versi 1.2L cukup bertenaga. Apabila membutuhkan tenaga instan, mobil cukup responsif untuk memenuhinya terlebih adanya fitur paddle shift di balik setir.
Urusan kenyamanan didukung sistem transmisi CVT (Continuous Variable Transmission). Sehingga tidak adalagi hentakan berlebih layaknya versi konvensional.
Ketika berada di kursi belakang, tidak banyak bisa dilakukan selain menikmati perjalanan sambil ditemani fitur hiburan kendaraan. Joknya tidak tersedia fitur reclining dan bahannya juga berbeda di bagian depan.
Setelah melakukan test drive selama tiga hari, kami mencatat beberapa poin penting pada mobil jenis hatchback. Pada dasarnya Toyota berhasil meningkatkan kelas Agya GR Sport dari LCGC.
Pertama Toyota kali ini menunjukkan bahwa versi GR Sport bukan sekedar emblem yang melekat di sejumlah komponen kendaraan. Bukan hanya tampilan, namun fungsi dan fitur ditingkatkan sehingga menyenangkan dikendarai.
Sebagai hatchback mungil, penggunaan jarak jauh dan kondisi kabin penuh tidak disarankan. Terlebih klaim pabrikan fokus mengembangkannya sebagai unit perkotaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 07:00 WIB
09 Februari 2026, 07:32 WIB
25 Januari 2026, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 12:00 WIB
29 November 2025, 08:00 WIB
Terkini
11 Maret 2026, 13:00 WIB
Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026
11 Maret 2026, 11:00 WIB
Jetour T2 buktikan kekuatan rangka dengan menopang bobot lebih dari 300 kg dan juga terdapat fitur terkini
11 Maret 2026, 09:00 WIB
Fatalitas dalam kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dengan sinergitas beberapa pihak dan peran publik
11 Maret 2026, 07:00 WIB
Lebih dari sekadar mobil listrik secara umum di pasar otomotif Indonesia, Changan Deepal S07 lebih unggul
11 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta di Ibu Kota kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran mobilitas warga
11 Maret 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa persyaratan yang harus disiapkan untuk memanfaatkan SIM keliling Jakarta, simak detailnya
11 Maret 2026, 06:00 WIB
ITC Kebon Pala menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang bisa didatangi oleh para pengendara
10 Maret 2026, 22:10 WIB
BYD masih menjadi merek mobil Cina terlaris di Indonesia pada periode Februari 2026 disusul Jaecoo dan Wuling