Koleksi Kendaraan Dikta Wicaksono, Ada Mobil Klasik
03 Januari 2026, 17:00 WIB
Agar tampilan tetap terlihat cantik dan mesin awet, perhatikan beberapa tips merawat mobil klasik kesayangan
Oleh Serafina Ophelia
Berlaku untuk cuaca terik atau hujan deras, mobil klasik sebaiknya tidak terlalu sering berada di area terbuka tanpa perlindungan apapun. Kebiasaan buruk itu bisa menyebabkan cat mengelupas.
Dalam kondisi terpaksa memarkirkan mobil klasik di tempat terbuka, pemilik harus menyiapkan penutup mobil tahan cuaca agar bodi kendaraan terhindar dari paparan sinar matahari, air hujan ataupun debu.
Eksterior kotor bisa dicuci menggunakan sabun khusus cuci mobil serta air bersih. Area lain seperti bagian bawah mobil, roda dan mesin juga bisa dibersihkan.
Memarkirkan kendaraan di sembarang tempat juga dapat memberikan efek buruk untuk interior mobil. Karena warna serta bahan di kabin bisa pudar.
Membersihkan interior harus dilakukan secara lembut dan rutin. Gunakan lap lembut dan penyedot debu untuk membersihkan kabin secara maksimal.
Memiliki umur yang sudah tua, mobil klasik sebaiknya tidak digunakan secara berlebihan karena dapat menyebabkan keausan komponen. Sehingga lebih ideal digunakan untuk perjalanan pendek.
Namun pemilik kendaraan juga bisa berkonsultasi dengan pihak ahli yang mengerti tentang mobil klasik untuk mengetahui cara pemakaian.
Kembali lagi pemilik harus lebih intensif melakukan perawatan sehingga meminimalisir kendaraan mogok atau rusak ketika dipakai untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Sama seperti kendaraan pada umumnya, penggunaan oli harus sesuai kebutuhan mesin dan spesifikasi kendaraan ataupun rekomendasi dari pabrik. Pada buku manual tercantum informasi penggunaan pelumas sesuai.
Buku manual juga menginformasikan kode API Service atau standar minimal SAE mobil. Untuk mesin berbahan bakar bensin berkode awalan S sedangkan diesel diawali C.
Direkomendasikan mobil lansiran tahun 2000 ke bawah lebih baik menggunakan oli SAE 10E-40 atau SAW 20W-50 yang lebih kental. Untuk diketahui semakin besar angka tertera maka oli semakin kental.
Apabila salah menggunakan oli maka ada potensi terjadi penguapan. Pemilik mobil klasik disarankan mengganti oli dengan jenis sesuai sehingga volume oli kembali ke jumlah normal.
Saat akan menambahkan oli sebaiknya dilakukan saat kondisi mesin sedang dalam keadaan dingin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Januari 2026, 17:00 WIB
29 November 2025, 06:07 WIB
26 November 2025, 17:00 WIB
26 Agustus 2025, 17:00 WIB
08 Agustus 2025, 15:00 WIB
Terkini
04 Februari 2026, 15:00 WIB
BYD mengumumkan kehadiran Denza B5, baru sebatas perkenalan saja dan bukan di pameran otomotif IIMS 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Menurut Yamaha pemerintah harus memperhatikan kebutuhan maupun spesifikasi dari permintaan chip semikonduktor
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026
04 Februari 2026, 13:00 WIB
Harga Chery C5 CSH ada di kisaran Rp 400 jutaan, jadi opsi menarik dari rival terdekatnya Honda HR-V Hybrid
04 Februari 2026, 13:00 WIB
MG berharap produk anyar mereka S5 EV bisa mendapatkan keringanan dan dijual dengan harga kompetitif
04 Februari 2026, 12:00 WIB
148 unit Suzuki Grand Vitara terkena recall akibat adanya potensi kerusakan pada Speedometer Assy Comb
04 Februari 2026, 11:00 WIB
Suzuki akui penjualan Ertiga mengalami penurunan serta tergantikan oleh produk SUV seperti XL7 dan Fronx
04 Februari 2026, 10:00 WIB
Sebagai perayaan 140 tahun, sebanyak 2.600 pelanggan terpilih Mercedes-Benz mendapatkan penawaran khusus