Pertamax Diduga Oplosan, Konsumen Bisa Gugat Pertamina Patra Niaga

Ada dugaan Pertamina Patra Niaga mengoplos Pertalite agar menjadi Pertamax, konsumen bisa gugat produsen

Pertamax Diduga Oplosan, Konsumen Bisa Gugat Pertamina Patra Niaga

“Dalam kasus ini konsumen dijanjikan RON 92 Pertamax dengan harga lebih mahal, malah mendapatkan RON 90 Pertalite yang lebih rendah,” kata Mufti Mubarok, Ketua BPKN RI dalam siaran resmi dikutip Rabu (26/2).

Dia menambahkan jika mengacu pada UUPK (Undang-Undang Perlindungan Konsumen), permintaan ganti rugi bisa diajukan lewat mekanisme gugatan seperti diatur dalam perundang-undangan, salah satunya secara Class Action.

Pemerintah maupun instansi terkait juga bisa ikut turun melakukan gugatan, mengingat kerugiannya akan sangat besar dan korban tidak sedikit.

Lebih lanjut BPKN mendesak seluruh pihak berwenang buat mengusut sampai tuntas kasus itu dan menghukum para tersangka seberat-beratnya. Pertamina juga diminta transparan dalam memberikan informasi jujur kepada konsumen terkait kualitas bahan bakarnya.

Lokasi SPBU Pertamina yang Jual Pertamax Green
Photo : Pertamina

“BPKN siap membuka diri bagi konsumen yang ingin melaporkan atau berkonsultasi terkait masalah ini. Kami siap memberikan pendampingan dan membantu konsumen dalam memperjuangkan hak-haknya,” tegas Mufti.

Dugaan Oplosan dan Kasus Kerusakan Puluhan Mobil di Cibinong

Menjelang akhir 2024 viral rekaman beberapa mobil rusak setelah diisi bahan bakar Pertamax, tepatnya di kawasan Cibinong. Saat itu, Pertamina segera melakukan investigasi bersama ITB (Institut Teknologi Bandung).

Ada dua merek terdampak yakni Toyota dan Daihatsu. Pemilik mobil bahkan harus menguras tangki bahan bakar dengan biaya yang tidak sedikit, sekitar Rp 500 ribuan ke atas.

Harga pertamax
Photo : Pertamina

Mobil-mobil terkena imbas kejadian itu beragam. Mulai dari Kijang lawas sampai Raize dan Agya teranyar keluaran 2023.

Kedua brand masih enggan membeberkan lebih lanjut penyebab konkretnya. Sementara Pertamina mengklaim tidak ada masalah berarti pada bahan bakar yang mereka pasarkan.

Memang belum ada kejelasan apakah kerusakan berkaitan dengan dugaan pengoplosan bahan bakar yang dijelaskan oleh Kejagung. Namun bisa dipastikan konsumen telah mengalami kerugian material maupun waktu.


Terkini

news
Operasi Keselamatan Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya Jaring Ribuan Pelanggaran di Operasi Keselamatan

Polda Metro Jaya jaring ribuan pelanggaran di Operasi Keselamatan 2025 yang berlangsung beberapa waktu lalu

news
Federal Oil

Federal Oil Gelar Ganti Oli Mesin Gratis untuk 10.100 Konsumen

Federal Oil kembali mencetak rekor MURI dalam program penggantian oli gratis sebanyak 10.100 konsumen

otosport
Kecelakaan Lagi, Jorge Martin Absen MotoGP Thailand 2025

Kronologi Absennya Jorge Martin di MotoGP Thailand 2025

Simak kronologi lengkap penyebab pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin harus absen dari MotoGP Thailand 2025

news
Toyota Yakin Penjualan Mobil Nasional Bisa Tembus 1 Juta Unit

Toyota Yakin Penjualan Mobil 2025 Bisa Tembus 1 Juta Unit

Dibantu program insentif dari pihak pemerintah, Toyota meyakini penjualan mobil di Indonesia bisa 1 juta unit

news
Mudik gratis DKI Jakarta

Pemprov DKI Siap Tambah Bus untuk Mudik Gratis Lebaran 2025

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap tambah bus untuk mudik gratis di Lebaran 2025 yang akan segera datang

motor
Yamaha Pastikan Stok Motor Baru Aman saat Puasa dan Lebaran 2025

Yamaha Pastikan Stok Motor Baru Aman saat Puasa dan Lebaran 2025

Jelang Lebaran 2025, Yamaha memastikan stok motor baru mereka aman untuk memenuhi permintaan masyarakat

mobil
Jetour Dashing

Jetour Dashing Tantang Hyundai Creta dan Honda HR-V

Jetour Dashing masuk pasar otomotif Indonesia dengan menawarkan fitur andalan, salah satunya kabin luas

news
Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 26 Februari

Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 26 Februari

Salah satu alternatif jika Anda ingin mengurus dokumen berkendara, bisa mendatangi SIM Keliling Jakarta