Modifikasi Toyota Hilux Rangga Jadi Campervan, Modal Rp 300 Jutaan

Seorang YouTuber dengan nama Channel Jajago memodifikasi Toyota Hilux Rangga dilengkapi fitur Expandable Body

Modifikasi Toyota Hilux Rangga Jadi Campervan, Modal Rp 300 Jutaan
  • Oleh Satrio Adhy

  • Selasa, 03 Desember 2024 | 18:00 WIB

KatadataOTOToyota Hilux Rangga mulai ramai peminat di Tanah Air. Banyak masyarakat yang ingin memiliki serta memodifikasi kendaraan niaga satu ini.

Seperti yang sudah dilakukan oleh pasangan dengan nama akun YouTube Jajago. Mereka menyulap produk tersebut menjadi sebuah rumah berjalan atau Campervan.

Jhon bersama sang istri, yaitu Riana memilih Toyota Hilux Rangga tipe Pick Up 2.4 DSL High A/T seharga Rp 304,5 jutaan sebagai basis.

“Kami memutuskan mobil ini karena mesinnya berada di depan, transmisi otomatis, punya tenaga yang besar serta dari brand Toyota,” ujar Jhon ketika ditemui saat gelaran GJAW 2024 di ICE BSD, Tangerang beberapa waktu lalu.

Modifikasi Toyota Hilux Rangga Jadi Campervan, Cuma Rp 300 Jutaan
Photo : KatadataOTO

Menurut John dengan menggunakan Toyota Hilux Rangga, mereka tidak kesulitan mencari diler juga Sparepart. Apalagi ketika ingin memakai mobil tersebut buat keliling Indonesia.

Kemudian juga menyerahkan seluruh modifikasi kepada Karoseri Delima Mandiri di Bogor, Jawa Barat. Dengan lama pengerjaan sekitar tiga bulan.

Pada bagian luar, mereka memasang Awning yang bisa dibuka cukup lebar saat kendaraan berhenti atau ketika berada di area Camping.

Selanjutnya ada juga kaca berukuran cukup besar di bagian kiri, kanan sampai belakang. Sehingga dapat memberi efek lega.

Masuk ke dalam, bagian Campervan ke kabin pengemudi dibobol. Jadi bisa tembus untuk mengakses segala barang ketika dibutuhkan.

Demi menunjang kenyamanan, Toyota Hilux Rangga Jajago turut dilengkapi sejumlah peralatan. Seperti tempat tidur, pendingin ruangan alias AC, Kitchen Set, kulkas sampai toilet.

Mereka turut membawa penampung air berkapasitas 60 liter. Dapat digunakan buat mencuci serta persedian selama perjalanan.

Lalu untuk sumber daya listrik, Jajago mengandalkan solar panel berkapasitas 780 WP. Ditempatkan di bagian atap kendaraan.

“Konsepnya adalah Sustainable Living, Go Green dan Neutral Carbon. Selain itu menjadi contoh bahwa kita tidak bergantung listrik lagi sama PLN,” lanjut John.


Terkini

news
Kakorlantas Prediksi Puncak Aris Balik Lebaran Dimulai Besok

Kakorlantas Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Dimulai Besok

Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin

otosport
Jorge Martin Bersiap Kembali Balapan di MotoGP Qatar 2025

Jorge Martin Bersiap Kembali Balapan di MotoGP Qatar 2025

Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025

mobil
Hyundai Rilis Ioniq 6 Terbaru, Tampilan Makin Nyentrik

Hyundai Rilis Ioniq 6 Terbaru, Tampilan Makin Nyentrik

Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan

news
Cara dan Syarat Dapat Diskon Pertamax Selama Arus Balik 2025

Cara dan Syarat Dapat Diskon Pertamax Selama Arus Balik 2025

Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025

mobil
Kabar Pergantian Merek Daihatsu ke Toyota Dipastikan Hoax

Kabar Pergantian Merek Daihatsu ke Toyota Dipastikan Hoax

Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota

news
Tarif tol Trans Sumatera

5 Ruas Tol Trans Sumatera Beroperasi Tanpa Tarif Saat Arus Balik

Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas

mobil
Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Berpeluang Dijadikan Taksi Online

Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Bisa Dijadikan Taksi Online

PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang

news
Tol Probolinggo

Tol Probolinggo Banyuwangi Seksi 1 Buka Fungsional Saat Arus Balik

tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan