Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat
02 Maret 2026, 16:06 WIB
BYD telah menerima masukan dari pemerintah Indonesia terkait pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah pabrik mobil listrik di Indonesia akan segera beroperasi. Salah satunya milik BYD di Subang, Jawa Barat.
Progres pembangunan fasilitas produksi tersebut masih terus berjalan. Bahkan diklaim sudah sesuai rencana dan mendapat banyak dukungan.
“Saat ini konstruksi perkembangan dari pabrik kami masih on track. Masukan dan pendapat dari otoritas terkait, pemerintah Indonesia juga sangat mendukung terhadap perkembangan pabrik kami,” ungkap Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia di Sentul, Bogor beberapa waktu lalu.
Petinggi BYD tersebut optimistis, pembangunan pabrik mereka bisa dikerjakan secara cepat. Lalu rampung pada akhir tahun ini.
Kemudian fasilitas mereka bisa mulai memproduksi BYD Atto 1, Seal hingga Sealion 7 pada kuartal pertama 2026.
Keputusan ini merupakan komitmen BYD, dalam meningkatkan daya saing dan memperkuat dominasi di pasar Indonesia.
Hal senada turut dilontarkan oleh Luther T. Panjaitan, Head of Public & Government Relations BYD Motor Indonesia. Sayang ia belum dapat membocorkan model pertama yang akan dirakit di Subang.
“Kami memang belum bisa menetapkan model yang akan diproduksi pertama kali. Tetapi prinsip umumnya adalah mobil dengan volume (penjualan) cukup dominan yang signifikan biasanya dipilih untuk diproduksi secara domestik,” tutur Luther.
Luther pun menjabarkan bahwa, ada beberapa produk dengan permintaan tinggi. Semisal BYD Atto 1, M6 dan Sealion 7.
Di sisi lain, update pembangunan fasilitas produksi BYD menjadi angin segar. Tandanya mereka sudah semakin dekat untuk membuat mobil listrik secara lokal.
Sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja. Terutama masyarakat di wilayah Subang, Jawa Barat dan sekitar.
“Kapasitas produksi (pabrik BYD) 150.000 per tahun,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dalam kesempatan terpisah.
Keberadaan pabrik BYD di Tanah Air memang sangat penting. Mengingat penjualan mereka di pasar nasional rata-rata 10 ribu per bulan.
Otomatis kehadiran fasilitas produksi satu ini, dipercaya mampu memenuhi semua permintaan para konsumen.
Jadi patut ditunggu kapan pabrik BYD bisa segera beroperasi. Lalu memproduksi kendaraan roda empat ramah lingkungan.
Selanjutnya memberikan dampak bagi industri otomotif. Kemudian berefek bagi sektor perekonomian di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
28 Februari 2026, 19:59 WIB
23 Februari 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar