Hyundai Ioniq 9 Batal Masuk Indonesia Tahun Ini
22 Desember 2025, 10:00 WIB
Mengenal kelebihan dan kekurangan Hyundai Stargazer X sebelum melakukan pembelian merupakan hal bijak
Oleh Denny Basudewa
Hyundai Stargazer X masih menggunakan mesin yang sama seperti versi MPV. Jantung mekanis Smartstream G 1.5L MPI dan dikawinkan bersama transmisi iVT merupakan kombinasi mumpuni.
Output daya mesin diklaim sebesar 113 hp pada 6.300 rpm dan torsi puncak mencapa 143 Nm pada 4.500 rpm. Angka di atas memungkinkan pengemudi mendapatkan tenaga mulai dari putaran bawah.
Transmisi iVT (Intelligent Variable Transmission) pada Hyundai Stargazer X juga diklaim lebih tangguh daripada CVT. Dikarenakan sistem di dalam iVT mengandalkan rantai menggantikan sabuk baja.
Kelebihan Hyundai Stargazer X lain adalah fitur Bluelink dan SmartSense. Keduanya memungkinkan pengguna mobil tetap terhubung dengan dunia luar dan juga terjaga dari berbagai potensi bahaya.
Bluelink dan SmartSense sendiri sudah diterapkan pada model terdahulu dan cukup sukses.
Hyundai Bluelink merupakan platform untuk mengecek informasi seputar kendaraan. Pengguna juga terhubung call center Hyundai 7 X 24 jam dan berguna saat keadaan darurat.
Sedangkan Hyundai SmartSense merupakan sistem ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang memudahkan tugas pengendara.
Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa Hyundai Stargazer X menggunakan basis MPV. Sehingga kenyamanan dalam kabin tetap terjaga baik di baris depan hingga belakang.
Terlebih manufaktur asal Korea Selatan tersebut menawarkan opsi konfigurasi 6 seater. Pilihan ini memiliki jok model captain seat pada baris kedua.
Kursi seperti di atas memang mengurangi daya tampung penumpang. Namun memberikan ruang lebih dan kenyamanan lebih.
Kemudian selama perjalanan bisa menikmati berbagai hiburan menarik. Terlebih pada varian Prime terdapat 8 speaker Bose. Terlebih insulasi kabin juga mumpuni sehingga kekedapan cukup terjaga.
Bagasi Hyundai Stargazer X juga bisa dibilang lega. Meskipun kursi belakang dibuka namun masih mampu menampung banyak barang bawaan.
Meskipun dilengkapi dengan sejumlah teknologi andal namun terdapat beberapa bagian terasa kurang. Seperti dasbor dan door trim yang menggunakan bahan plastik keras.
Lalu dari sisi pengemudi dapat merasakan tombol-tombol power window agak jauh ke depan. Sehingga untuk membuka kaca samping sopir kerap salah pencet.
Kemudian jok penumpang depan terlalu tinggi dan tidak ada fitur Seat Adjuster. Walhasil penumpang berpostur tinggi akan terasa canggung.
Hyundai Stargazer X telah menggunakan suspensi model MacPherson Strut pada depan. Sedangkan untuk belakang dijejalkan Coupied Torsion Beam Axle (CTBA).
KatadataOTO sempat mencoba Stargazer X dengan formasi enam penumpang dan bagasi penuh barang. Shockbreaker belakang terasa terlalu empuk.
Bahkan dalam beberapa kesempatan suspensi belakang mobil mengalami gejala bottoming. Namun ketika sendirian hal tersebut tidak terjadi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Desember 2025, 10:00 WIB
17 Desember 2025, 21:00 WIB
06 Desember 2025, 09:00 WIB
05 Desember 2025, 07:00 WIB
29 November 2025, 21:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang