Penjualan Suzuki Fronx Lampaui Target Awal
05 Februari 2026, 12:00 WIB
Suzuki Fronx punya modal untuk disukai konsumen Indonesia lewat proporsi eksterior dan desain, kenyamanan juga mesin yang hemat
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Suzuki Fronx diawal kemunculannya memang cukup mengundang perhatian. Jujur saja, crossover kompak yang di pasar Indonesia memiliki kompetitor Toyota Raize, Daihatsu Rocky juga Honda WR-V ini memiliki desain sedikit lebih sporti dan maskulin dibanding lainnya.
KatadataOTO memang sempat melakukan pengujian singkat di sebelum Fronx diluncurkan di fasilitas uji Bridgestone di Karawang, Jawa Barat. Namun rasanya kurang pas jika belum melakukan uji jalan raya dengan beragam kondisi pengendaraan seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu di daerah Bandung dan sekitarnya.
KatadataOTO berkesempatan menguji tipe tertinggi Suzuki Fronx SGX berteknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVC) dengan paket fitur terlengkap. Varian ini sendiri dilengkapi dengan mesin berkode K15C berkapasitas 1.5 liter dengan tenaga 103 hp pada 6.000 rpm dan torsi 138 Nm di putaran 4.400 rpm.
Rasanya bagi pemilik Suzuki karakter mesin K15 baik B dan C sudah cukup familiar karena rata-rata model yang dibekali mesin berkapasitas 1.5 liter menggunakannnya. Mulai dari Suzuki Ertiga, XL7, Carry, Baleno, Grand Vitara hingga Jimny.
Jika Anda berada di balik kemudi dan menggenggam setir rasanya atau feelingnya juga hampir sama dengan berkendara menggunakan Ertiga atau XL7. Namun dengan dimensi lebih kompak rasa percaya diri cepat timbul terutama saat ingin melakukan manuver seperti melewati kendaraan di depan baik di jalan tol maupun non tol.
Apalagi stabilitas Suzuki Fronx juga tergolong baik. Terbukti saat KatadataOTO mengembangkan kecepatan dan melakukan sedikit manuver saat melewati kendaraan atau melewati tikungan panjang di jalan tol, mobil sangat mudah dikendalikan. Tanpa koreksi di lingkar kemudi, mobil dengan mudah diarahkan sesuai kebutuhan pengendaraan.
Suzuki Fronx secara umum dilengkapi dengan suspensi dengan setting medium. Ini tentunya menjadi toleransi terbaik untuk beragam medan jalan, karena stabil saat bermanuver dan nyaman kala melewati jalan bergelombang. Gejala negatif berkendara seperti bodyroll serta bouncing nyaris tak terasa.
Catatan lainnya, uji konsumsi bahan bakar dilakukan dalam rentang jarak 100 km. KatadataOTO bergerak dikecepatan rata-rata economic speed 60 -80 km/jam dan menjaga kinerja mesin di bawah rpm maksimal. Dengan jumlah 4 penumpang dewasa serta pengaturan AC posisi 2 suhu 20 derajat celcius, mencatatkan angka konsumsi BBM full to full 29 km per liter.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Januari 2026, 19:00 WIB
17 Desember 2025, 18:00 WIB
26 November 2025, 09:00 WIB
19 November 2025, 14:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan