Pilihan Mobil Hybrid Suzuki GIIAS 2026 Fitur Lengkap dan Irit BBM
07 Agustus 2026, 13:00 WIB
Suzuki Fronx punya modal untuk disukai konsumen Indonesia lewat proporsi eksterior dan desain, kenyamanan juga mesin yang hemat
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Suzuki Fronx diawal kemunculannya memang cukup mengundang perhatian. Jujur saja, crossover kompak yang di pasar Indonesia memiliki kompetitor Toyota Raize, Daihatsu Rocky juga Honda WR-V ini memiliki desain sedikit lebih sporti dan maskulin dibanding lainnya.
KatadataOTO memang sempat melakukan pengujian singkat di sebelum Fronx diluncurkan di fasilitas uji Bridgestone di Karawang, Jawa Barat. Namun rasanya kurang pas jika belum melakukan uji jalan raya dengan beragam kondisi pengendaraan seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu di daerah Bandung dan sekitarnya.
KatadataOTO berkesempatan menguji tipe tertinggi Suzuki Fronx SGX berteknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVC) dengan paket fitur terlengkap. Varian ini sendiri dilengkapi dengan mesin berkode K15C berkapasitas 1.5 liter dengan tenaga 103 hp pada 6.000 rpm dan torsi 138 Nm di putaran 4.400 rpm.
Rasanya bagi pemilik Suzuki karakter mesin K15 baik B dan C sudah cukup familiar karena rata-rata model yang dibekali mesin berkapasitas 1.5 liter menggunakannnya. Mulai dari Suzuki Ertiga, XL7, Carry, Baleno, Grand Vitara hingga Jimny.
Jika Anda berada di balik kemudi dan menggenggam setir rasanya atau feelingnya juga hampir sama dengan berkendara menggunakan Ertiga atau XL7. Namun dengan dimensi lebih kompak rasa percaya diri cepat timbul terutama saat ingin melakukan manuver seperti melewati kendaraan di depan baik di jalan tol maupun non tol.
Apalagi stabilitas Suzuki Fronx juga tergolong baik. Terbukti saat KatadataOTO mengembangkan kecepatan dan melakukan sedikit manuver saat melewati kendaraan atau melewati tikungan panjang di jalan tol, mobil sangat mudah dikendalikan. Tanpa koreksi di lingkar kemudi, mobil dengan mudah diarahkan sesuai kebutuhan pengendaraan.
Suzuki Fronx secara umum dilengkapi dengan suspensi dengan setting medium. Ini tentunya menjadi toleransi terbaik untuk beragam medan jalan, karena stabil saat bermanuver dan nyaman kala melewati jalan bergelombang. Gejala negatif berkendara seperti bodyroll serta bouncing nyaris tak terasa.
Catatan lainnya, uji konsumsi bahan bakar dilakukan dalam rentang jarak 100 km. KatadataOTO bergerak dikecepatan rata-rata economic speed 60 -80 km/jam dan menjaga kinerja mesin di bawah rpm maksimal. Dengan jumlah 4 penumpang dewasa serta pengaturan AC posisi 2 suhu 20 derajat celcius, mencatatkan angka konsumsi BBM full to full 29 km per liter.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 Agustus 2026, 13:00 WIB
06 Agustus 2026, 15:00 WIB
02 Agustus 2026, 18:20 WIB
05 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris
18 September 2026, 09:36 WIB
Wuling Eksion PHEV hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak hanya bermobilitas di dalam kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Mobil pribadi dengan pelat nomor yang tidak sesuai diharapkan tidak melintas area Ganjil Genap Jakarta
18 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tetap beroperasi di lima lokasi di sekitar ibu kota