Klasemen Sementara MotoGP 2026: Ai Ogura Mulai Pepet Jorge Martin
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Yamaha, Honda hingga Ducati harus merogoh kocek puluhan miliar rupiah untuk membangun satu unit motor MotoGP
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penampilan apik Marc Marquez, Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia hingga Fermin Aldeguer di lintasan MotoGP tentu tidak lepas dari performa motor balap mereka.
Namun tidak banyak orang tahu seberapa besar anggaran diperlukan buat membangun satu buah kuda besi yang kompetitif.
Melansir GPOne pada Selasa (07/10), para tim MotoGP harus merogoh kocek cukup dalam untuk membuat motor balap. Bahkan angkanya sampai menyentuh puluhan miliar rupiah.
Disebutkan bahwa biaya membuat sebuah mesin berkisar 200 ribu euro sampai 250 ribu euro atau Rp 3,8 miliar hingga 4,8 miliaran.
Jumlah tersebut khusus sektor jantung pacu. Belum untuk bagian-bagian lainnya, seperti elektronik mencapai 100 ribu euro atau Rp 1,9 miliar.
Bila dirinci masing-masing komponen pada kelistrikan motor balap MotoGP menelan anggaran hingga 1.000 euro setara Rp 19,3 jutaan.
Sementara guna menunjang keamanan pembalap, Honda, Yamaha hingga Ducati tidak mau main-main. Mereka mengeluarkan dana sampai 70 ribu euro setara Rp 1,3 miliar.
Menurut laporan Box Repsol, jumlah di atas digunakan untuk membeli kaliper, selang rem, master rem, 10 cakram karbon hingga 28 kampas rem. Biasanya mereka memakai merek Brembo.
Brembo sendiri dikenal memiliki kualitas jempolan. Sebab sudah teruji di berbagai ajang balap internasional.
Di sisi lain untuk ban motor balap MotoGP dipasok langsung oleh Michelin. Mereka menganggarkan biaya hingga 1,2 juta euro atau Rp 23,1 miliar.
“Biaya ini sudah termasuk pelek itu sendiri serta tenaga teknis maupun asisten (mekanik),” tulis laporan Repsol Box.
Sedangkan urusan bodi motor balap MotoGP juga tidak kalah fantastis. Tim-tim mengeluarkan dana 2 euro atau Rp 38 ribuan untuk setiap 100 gram serat karbon.
Jadi bila dijumlah maka biaya membangun secara keseluruhan motor balap MotoGP berkisar 2 juta dolar hingga 2,5 juta dolar. Setara dengan Rp 33,1 miliar sampai Rp 41 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juli 2026, 20:41 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
10 Juli 2026, 09:23 WIB
09 Juli 2026, 13:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan