Ducati Buat Kontrak Marc Marquez di MotoGP Masih Abu-abu
23 Desember 2025, 17:00 WIB
Yamaha, Honda hingga Ducati harus merogoh kocek puluhan miliar rupiah untuk membangun satu unit motor MotoGP
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penampilan apik Marc Marquez, Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia hingga Fermin Aldeguer di lintasan MotoGP tentu tidak lepas dari performa motor balap mereka.
Namun tidak banyak orang tahu seberapa besar anggaran diperlukan buat membangun satu buah kuda besi yang kompetitif.
Melansir GPOne pada Selasa (07/10), para tim MotoGP harus merogoh kocek cukup dalam untuk membuat motor balap. Bahkan angkanya sampai menyentuh puluhan miliar rupiah.
Disebutkan bahwa biaya membuat sebuah mesin berkisar 200 ribu euro sampai 250 ribu euro atau Rp 3,8 miliar hingga 4,8 miliaran.
Jumlah tersebut khusus sektor jantung pacu. Belum untuk bagian-bagian lainnya, seperti elektronik mencapai 100 ribu euro atau Rp 1,9 miliar.
Bila dirinci masing-masing komponen pada kelistrikan motor balap MotoGP menelan anggaran hingga 1.000 euro setara Rp 19,3 jutaan.
Sementara guna menunjang keamanan pembalap, Honda, Yamaha hingga Ducati tidak mau main-main. Mereka mengeluarkan dana sampai 70 ribu euro setara Rp 1,3 miliar.
Menurut laporan Box Repsol, jumlah di atas digunakan untuk membeli kaliper, selang rem, master rem, 10 cakram karbon hingga 28 kampas rem. Biasanya mereka memakai merek Brembo.
Brembo sendiri dikenal memiliki kualitas jempolan. Sebab sudah teruji di berbagai ajang balap internasional.
Di sisi lain untuk ban motor balap MotoGP dipasok langsung oleh Michelin. Mereka menganggarkan biaya hingga 1,2 juta euro atau Rp 23,1 miliar.
“Biaya ini sudah termasuk pelek itu sendiri serta tenaga teknis maupun asisten (mekanik),” tulis laporan Repsol Box.
Sedangkan urusan bodi motor balap MotoGP juga tidak kalah fantastis. Tim-tim mengeluarkan dana 2 euro atau Rp 38 ribuan untuk setiap 100 gram serat karbon.
Jadi bila dijumlah maka biaya membangun secara keseluruhan motor balap MotoGP berkisar 2 juta dolar hingga 2,5 juta dolar. Setara dengan Rp 33,1 miliar sampai Rp 41 miliar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Desember 2025, 17:00 WIB
19 Desember 2025, 18:00 WIB
15 Desember 2025, 14:06 WIB
13 Desember 2025, 13:00 WIB
11 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 08:00 WIB
Penyekatan kendaraan pada Car Free Night Puncak akan dilakukan sejak sore dan diawasi oleh puluhan petugas
29 Desember 2025, 07:00 WIB
Pabrikan mobil Cina sepakat kembangkan teknologi baru pada sistem pencahayaan agar bisa terhubung satu sama lain
29 Desember 2025, 06:00 WIB
Menjelang libur tahun baru, perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta
29 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta diterapkan secara maksimal untuk kurangi terjadinya kemacetan setelah libur Natal
29 Desember 2025, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung di dua lokasi, hal tersebut untuk memudahkan masyarakat
28 Desember 2025, 21:00 WIB
Selama periode 2025, sejumlah motor bekas mengalami kenaikan harga cukup tinggi karena ramai diminati
28 Desember 2025, 17:00 WIB
Langkah tegas diambil pemerintah Tiongkok untuk memastikan mobil Cina dapat menjaga keamanan data pemiliknya
28 Desember 2025, 13:00 WIB
Lalu lintas Jakarta terbilang lengang saat libur Natal karena banyaknya orang yang memiluh keluar kota