Fabio Quartararo Buka Suara soal Rumor Honda: Belum Ada Kontrak
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Yamaha, Honda hingga Ducati harus merogoh kocek puluhan miliar rupiah untuk membangun satu unit motor MotoGP
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penampilan apik Marc Marquez, Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia hingga Fermin Aldeguer di lintasan MotoGP tentu tidak lepas dari performa motor balap mereka.
Namun tidak banyak orang tahu seberapa besar anggaran diperlukan buat membangun satu buah kuda besi yang kompetitif.
Melansir GPOne pada Selasa (07/10), para tim MotoGP harus merogoh kocek cukup dalam untuk membuat motor balap. Bahkan angkanya sampai menyentuh puluhan miliar rupiah.
Disebutkan bahwa biaya membuat sebuah mesin berkisar 200 ribu euro sampai 250 ribu euro atau Rp 3,8 miliar hingga 4,8 miliaran.
Jumlah tersebut khusus sektor jantung pacu. Belum untuk bagian-bagian lainnya, seperti elektronik mencapai 100 ribu euro atau Rp 1,9 miliar.
Bila dirinci masing-masing komponen pada kelistrikan motor balap MotoGP menelan anggaran hingga 1.000 euro setara Rp 19,3 jutaan.
Sementara guna menunjang keamanan pembalap, Honda, Yamaha hingga Ducati tidak mau main-main. Mereka mengeluarkan dana sampai 70 ribu euro setara Rp 1,3 miliar.
Menurut laporan Box Repsol, jumlah di atas digunakan untuk membeli kaliper, selang rem, master rem, 10 cakram karbon hingga 28 kampas rem. Biasanya mereka memakai merek Brembo.
Brembo sendiri dikenal memiliki kualitas jempolan. Sebab sudah teruji di berbagai ajang balap internasional.
Di sisi lain untuk ban motor balap MotoGP dipasok langsung oleh Michelin. Mereka menganggarkan biaya hingga 1,2 juta euro atau Rp 23,1 miliar.
“Biaya ini sudah termasuk pelek itu sendiri serta tenaga teknis maupun asisten (mekanik),” tulis laporan Repsol Box.
Sedangkan urusan bodi motor balap MotoGP juga tidak kalah fantastis. Tim-tim mengeluarkan dana 2 euro atau Rp 38 ribuan untuk setiap 100 gram serat karbon.
Jadi bila dijumlah maka biaya membangun secara keseluruhan motor balap MotoGP berkisar 2 juta dolar hingga 2,5 juta dolar. Setara dengan Rp 33,1 miliar sampai Rp 41 miliar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 16:00 WIB
29 Januari 2026, 16:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
27 Januari 2026, 14:00 WIB
23 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya