Marc Marquez Beri Sinyal Pensiun Dini dari Dunia MotoGP
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkuak fakta kalau Rossi nyaris gabung Suzuki pada MotoGP 2012 namun hal itu tidak urung terjadi lantaran keduanya tidak berjodoh
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pembalap Valentino Rossi nyaris gabung Suzuki sebelum pindah dari Yamaha ke Ducati. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Davide Brivio sang manajer tim asal Jepang.
Saat itu dia mengaku mendapat telepon dari Shinici Sahara, Bos Suzuki tentang kembalinya mereka ke dunia MotoGP dengan menggaet The Doctor sebagai jokinya.
“Awal tahun 2012 Shinichi menghubungi saya. Dia berkata kami benar-benar ingin kembali dan akan melakukannya pada 2014, jadi saya ingin tahu apakah Rossi tertarik bergabung proyek ini,” ujar Brivio seperti dikutip dari Crash, Senin (26/12).
Mendapat tawaran dari Suzuki, Brivio tentu saja langsung berdiskusi bersama sang pembalap. Sayangnya ada kendala krusial di antara mereka.
Rencana manis yang telah disusun tersebut urung terjadi. Sebab kontrak pemilik nomor 46 bersama Ducati berkahir pada 2012.
Namun Suzuki baru bisa meramaikan trek balap pada 2014. Hal tersebut lantas ditolak Rossi, sebab dia tidak mau menunggu selama satu tahun untuk mengisi kursi pembalap regular.
“Dan itulah yang saya katakan kepada Shinichi Sahara, terima kasih atas minat Anda tetapi kami tidak dapat melakukan apa-apa,” lanjut Brivio.
Tak berhenti sampai disitu usaha Suzuki membawa Rossi ke paddock mereka. Sahara menghubungi Brivio kedua kalinya.
Bahkan mereka ingin membangun markas di negeri Pizza agar peraih sembilan kali gelar juara dunia mau bergabung. Akan tetapi daya mereka pupus kembali setelah ditolak mentah-mentah.
“Ketika Sahara menghubungi saya untuk Valentino, dia juga mengatakan bahwa mereka bersedia membuat markas tim di Italia agar tetap dekat dengannya. Jadi ide mendirikan markas di Italia sudah ada,” ungkapnya.
Segala usaha tersebut akhirnya benar-benar tidak terjadi. Rossi akhirnya memilih berlabuh ke Yamaha setelah pergi dari Ducati.
Sedangkan Suzuki tidak akan pernah mendapatkan tanda tangan dari legenda balap tersebut. Tim itu menggandeng Joan Mir dan Aleix Espargaro sebagai pembalap andalannya.
Hingga mereka bisa meraih gelar juara dunia bersama Mir pada MotoGP 2020. Namun hal buruk sepertinya tidak pernah jauh dari rombongan matahari terbit.
Masalah keungan dialami membuat skuat milik Sahara harus hengkang dari ajang balap para dewa. Sedangkan Rossi memutuskan pensiun dari dunia yang telah membesarkannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 18:00 WIB
31 Desember 2025, 07:00 WIB
30 Desember 2025, 17:18 WIB
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
09 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki Indonesia mulai waspadai potensi penurunan ekspor kendaraan akibat adanya sistem proteksi di Meksiko
09 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia berhasil menjadi yang terlaris kedua untuk ke 17 kalinya secara berturut-turut
09 Januari 2026, 10:00 WIB
Berdasarkan data AISI, wholesales motor baru pada Desember 2025 mencatatkan hasil sebanyak 461.925 unit
09 Januari 2026, 09:00 WIB
Banyak risiko yang akan dialami oleh oknum yang melakukan aksi drift di Pondok Indah, Jakarta Selatan
09 Januari 2026, 08:00 WIB
Distribusi Honda Brio RS MT ke diler terpaut jauh dari varian CVT, sementara WR-V tidak lagi disuplai
09 Januari 2026, 07:00 WIB
Harga SUV murah per Januari 2026 masih cenderung stabil, hanya dua merek melakukan penyesuaian harga
09 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta diterapkan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di Ibu Kota
09 Januari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, layanan SIM keliling Jakarta masih tersedia seperti biasa di lima lokasi berbeda