Francesco Bagnaia Masih Malu Bocorkan Masa Depannya di Ducati
22 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkuak fakta kalau Rossi nyaris gabung Suzuki pada MotoGP 2012 namun hal itu tidak urung terjadi lantaran keduanya tidak berjodoh
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pembalap Valentino Rossi nyaris gabung Suzuki sebelum pindah dari Yamaha ke Ducati. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Davide Brivio sang manajer tim asal Jepang.
Saat itu dia mengaku mendapat telepon dari Shinici Sahara, Bos Suzuki tentang kembalinya mereka ke dunia MotoGP dengan menggaet The Doctor sebagai jokinya.
“Awal tahun 2012 Shinichi menghubungi saya. Dia berkata kami benar-benar ingin kembali dan akan melakukannya pada 2014, jadi saya ingin tahu apakah Rossi tertarik bergabung proyek ini,” ujar Brivio seperti dikutip dari Crash, Senin (26/12).
Mendapat tawaran dari Suzuki, Brivio tentu saja langsung berdiskusi bersama sang pembalap. Sayangnya ada kendala krusial di antara mereka.
Rencana manis yang telah disusun tersebut urung terjadi. Sebab kontrak pemilik nomor 46 bersama Ducati berkahir pada 2012.
Namun Suzuki baru bisa meramaikan trek balap pada 2014. Hal tersebut lantas ditolak Rossi, sebab dia tidak mau menunggu selama satu tahun untuk mengisi kursi pembalap regular.
“Dan itulah yang saya katakan kepada Shinichi Sahara, terima kasih atas minat Anda tetapi kami tidak dapat melakukan apa-apa,” lanjut Brivio.
Tak berhenti sampai disitu usaha Suzuki membawa Rossi ke paddock mereka. Sahara menghubungi Brivio kedua kalinya.
Bahkan mereka ingin membangun markas di negeri Pizza agar peraih sembilan kali gelar juara dunia mau bergabung. Akan tetapi daya mereka pupus kembali setelah ditolak mentah-mentah.
“Ketika Sahara menghubungi saya untuk Valentino, dia juga mengatakan bahwa mereka bersedia membuat markas tim di Italia agar tetap dekat dengannya. Jadi ide mendirikan markas di Italia sudah ada,” ungkapnya.
Segala usaha tersebut akhirnya benar-benar tidak terjadi. Rossi akhirnya memilih berlabuh ke Yamaha setelah pergi dari Ducati.
Sedangkan Suzuki tidak akan pernah mendapatkan tanda tangan dari legenda balap tersebut. Tim itu menggandeng Joan Mir dan Aleix Espargaro sebagai pembalap andalannya.
Hingga mereka bisa meraih gelar juara dunia bersama Mir pada MotoGP 2020. Namun hal buruk sepertinya tidak pernah jauh dari rombongan matahari terbit.
Masalah keungan dialami membuat skuat milik Sahara harus hengkang dari ajang balap para dewa. Sedangkan Rossi memutuskan pensiun dari dunia yang telah membesarkannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
31 Januari 2026, 11:29 WIB
30 Januari 2026, 17:00 WIB
27 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
26 Februari 2026, 10:39 WIB
Bagnaia bertekad membuktikan kalau dia masih bisa kompetitif dalam menjelani seri MotoGP Thailand 2026
26 Februari 2026, 09:00 WIB
Rangkaian program cicilan dari TAF siap mudahkan konsumen untuk beli mobil baru sebelum musim mudik lebaran
26 Februari 2026, 08:00 WIB
Memulai bisnis di Indonesia sejak 1971, AHM memasuki usia ke-55 tahun ini dan bakal menorehkan rekor baru
26 Februari 2026, 07:00 WIB
AHM mengklaim alami pertumbuhan sebesar tiga persen di Januari 2026, sama seperti pasar motor baru nasional
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Alternatif kantor Satpas, masyarakat bisa manfaatkan layanan SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Pengendara yang ingin mengurus dokumen berkendara, bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Meski sedang di bulan Ramadan, pembatasan ganjil genap Jakarta dinilai masih cukup efektif untuk kurangi kemacetan
25 Februari 2026, 20:50 WIB
Geely membukukan 1.776 SPK termasuk Zeekr, EX2 mendominasi 80 persen dari keseluruhan pemesanan selama IIMS 2026