Menhub Diminta Batasi Pemudik dengan Motor saat Lebaran 2026
20 Februari 2026, 16:00 WIB
Dalm regulasi MotoGP 2027 terdapat banyak ubahan yang terjadi, seperti contoh kapasitas mesin menjadi 850 cc
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Regulasi MotoGP 2027 baru saja resmi dirilis. Terdapat sejumlah ubahan yang terjadi pada motor balap di kelas premier ini.
Hal itu dilakukan untuk membuat ajang balap tersebut lebih aman, berkelanjutan dan spektakuler di masa mendatang. Sehingga beberapa pembaruan teknis diterapkan.
“Mesin-mesin baru ini akan relevan di jalan raya dan efisien. Dirancang menciptakan balapan lebih baik lagi, selamat datang di masa depan MotoGP,” bunyi pengumuman MotoGP di laman resmi mereka, Selasa (7/5).
Sebagai informasi yang paling disorot dalam regulasi MotoGP 2027 ubahan pada kapasitas mesin. Semula 1.000 cc berlaku sejak 2012 kini turun menjadi 850 cc.
Lalu ukuran diameter piston atau bore maksimal diturunkan dari 81 mm menjadi 75 mm saja. Disesuaikan dengan konsep pengembangan masing-masing pabrikan.
“Hal ini akan menurunkan kecepatan maksimal, membuat balapan lebih aman, meningkatkan jarak tempuh dan berkelanjutan,” mereka menambahkan.
Jatah mesin yang diperbolehkan dipakai dalam satu musim turut mengalami perombakan. Semula tujuh kini masing-masing pabrikan hanya diizinkan menggunakan enam unit saja untuk setiap Rider.
Di sisi lain demi mengejar efisiensi, bahan bakar dipakai dalam regulasi MotoGP 2027 adalah 100 persen mengandung bahan ramah lingkungan.
Angka yang pelan-pelan dinaikan, sebab baru-baru ini mereka menggunakan 40 persen bahan ramah lingkungan di kuda besi Marc Marquez serta pembalap lainnya.
Selanjutnya kapasitas tangki bahan bakar juga dirombak. Di masa mendatang diturunkan dari 22 liter menjadi 20 liter saja.
Sedangkan jatah BBM ketika sesi Sprint Race dibatasi menjadi 11 liter saja. Dengan aturan tersebut diklaim dapat lebih efisien.
Area aerodinamika tidak luput dari ubahan pada regulasi MotoGP 2027. Hal ini dibuat guna mengontrol pengembangan yang kelewat batas.
Sekarang ada batasan dimensi fairing, yakni kiri ke kanan dibuat 50 mm lebih sempit. Dengan ujung depan dimundurkan sejauh 50 mm dari batas semula.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 16:00 WIB
19 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga
25 Februari 2026, 08:00 WIB
Hanya ada tiga mobil senilai Rp 250 juta dilaporkan oleh Rudy Mas'ud, Gubernur Kaltim pada laman LHKPN
25 Februari 2026, 07:00 WIB
Menurut bos Agrinas Pangan Nusantara, impor pikap harus dijalankan demi memenuhi kebutuhan para petani
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan secara ketat karena mobilitas tetap tinggi di bukan Ramadan
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Kepolisian coba memfasilitas kebutuhan pengendara di Kota Kembang, seperti menghadirkan SIM keliling Bandung
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta hanya dapat melayani prosedur perpanjangan SIM A dan C, simak syaratnya
24 Februari 2026, 19:01 WIB
Mobil yang diyakini Toyota Land Cruiser FJ terdaftar di DJKI, namun dikabarkan debut di Thailand lebih dulu