Dua Rookie Lengkapi Formasi Pembalap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Dalm regulasi MotoGP 2027 terdapat banyak ubahan yang terjadi, seperti contoh kapasitas mesin menjadi 850 cc
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Regulasi MotoGP 2027 baru saja resmi dirilis. Terdapat sejumlah ubahan yang terjadi pada motor balap di kelas premier ini.
Hal itu dilakukan untuk membuat ajang balap tersebut lebih aman, berkelanjutan dan spektakuler di masa mendatang. Sehingga beberapa pembaruan teknis diterapkan.
“Mesin-mesin baru ini akan relevan di jalan raya dan efisien. Dirancang menciptakan balapan lebih baik lagi, selamat datang di masa depan MotoGP,” bunyi pengumuman MotoGP di laman resmi mereka, Selasa (7/5).
Sebagai informasi yang paling disorot dalam regulasi MotoGP 2027 ubahan pada kapasitas mesin. Semula 1.000 cc berlaku sejak 2012 kini turun menjadi 850 cc.
Lalu ukuran diameter piston atau bore maksimal diturunkan dari 81 mm menjadi 75 mm saja. Disesuaikan dengan konsep pengembangan masing-masing pabrikan.
“Hal ini akan menurunkan kecepatan maksimal, membuat balapan lebih aman, meningkatkan jarak tempuh dan berkelanjutan,” mereka menambahkan.
Jatah mesin yang diperbolehkan dipakai dalam satu musim turut mengalami perombakan. Semula tujuh kini masing-masing pabrikan hanya diizinkan menggunakan enam unit saja untuk setiap Rider.
Di sisi lain demi mengejar efisiensi, bahan bakar dipakai dalam regulasi MotoGP 2027 adalah 100 persen mengandung bahan ramah lingkungan.
Angka yang pelan-pelan dinaikan, sebab baru-baru ini mereka menggunakan 40 persen bahan ramah lingkungan di kuda besi Marc Marquez serta pembalap lainnya.
Selanjutnya kapasitas tangki bahan bakar juga dirombak. Di masa mendatang diturunkan dari 22 liter menjadi 20 liter saja.
Sedangkan jatah BBM ketika sesi Sprint Race dibatasi menjadi 11 liter saja. Dengan aturan tersebut diklaim dapat lebih efisien.
Area aerodinamika tidak luput dari ubahan pada regulasi MotoGP 2027. Hal ini dibuat guna mengontrol pengembangan yang kelewat batas.
Sekarang ada batasan dimensi fairing, yakni kiri ke kanan dibuat 50 mm lebih sempit. Dengan ujung depan dimundurkan sejauh 50 mm dari batas semula.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 20:22 WIB
02 Januari 2026, 11:00 WIB
31 Desember 2025, 07:00 WIB
30 Desember 2025, 17:18 WIB
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
03 Januari 2026, 11:00 WIB
Setidaknya penundaan kebijakan opsen PKB dan BBNKB mampu memberikan dampak positif bagi pasar motor baru
03 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil listrik BYD di 2025 mencapai 2,26 juta unit lampaui Tesla yang hanya mampu melepas 1,64 juta unit
03 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Pajero generasi terbaru diyakini jadi bagian dari line up produk anyar pabrikan Jepang itu di 2026
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko
02 Januari 2026, 18:46 WIB
Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri