Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang di Kandang
20 September 2026, 20:03 WIB
Massimo Rivola mengungkapkan rahasia Aprilia semakin berkilau di MotoGP khususnya musim ini bersama kedua pembalapnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Aprilia RS-GP kini bisa berbicara lebih banyak di ajang MotoGP terutama pada musim ini. Massimo Rivola selaku bos tim mengungkapkan rahasia Aprilia semakin berkilau di kejuaraan balap motor tersebut.
Sebagai Race Director Aprilia Rivola sejak Januari 2019, banyak perubahan yang terjadi. Pria asal Italia tersebut melakukan banyak sentuhan penting dan membuat tim semakin berkembang.
Padahal sebelumnya Ia ditunjuk menukangi tim Aprilia di MotoGP, para pembalap hanya menghiasi barisan belakang. Aleix Espargaro menyudahi musim di posisi 15 dan rekan satu timnya 17.
Dilansir Speedweek, Espargaro bahkan sempat berniat untuk meninggalkan tim. Mantan pembalap Suzuki MotoGP tersebut merasa gagal mengembangkan potensi motor dan merasa malu karena kritik padanya.
Sentuhan Rivola mulai berbuah hasil pada MotoGP Inggris 2021 dan mengantarkan Espargaro naik podium ketiga. Espargaro meraih 120 poin dan Rivola mengungkapkan bahwa pembalapnya tersebut bisa juara dunia MotoGP 2023.
Kata-kata yang disebutkan bos Aprilia terdengar semu bahkan dianggap ungkapan ilusi semata. Namun pada musim 2022, Aprilia sudah menunjukkan tajinya dan Espargaro saat ini hanya berjarak 21 poin dengan pemimpin klasemen sementara.
Selain itu, Maverick Vinales nan baru direkrut juga menunjukan potensinya. Mantan rider Yamaha tersebut naik podium ketiga pada balapan terakhirnya di Assen, Belanda.
Rivola datang dari ajang Formula 1 membawa segudang pengalamannya. Ia terus melakukan ubahan dengan dana yang tidak sedikit.
Jumlah personil tim terus bertambah dari tahun ke tahun. Lalu pada 2020 Aprilia mengubah konfigurasi mesin menjadi V90.
Baca juga : Vinales Bakal Bantu Espargaro Raih Juara Dunia MotoGP 2022
Mesin Aprilia RS-GP semakin bertenaga dan mampu berbicara banyak di lintasan. Puncaknya adalah kemenangan pertama diraih pada MotoGP Argentina 2022 di awal musim.
“Ubahan yang pertama saya lakukan adalah mesin dari 70 ke 90 derajat. Lalu kami mengembangkan performa mesin dan aerodinamis,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa setiap tahun jumlah personil tim terus bertambah. Rivola memboyong teknisi terbaik di bidangnya untuk mengembangkan motor.
“Stefano Romeo adalah kunci dan Michele Fantini menguatkan kami di sisi elektronik. Kami juga mengembangkan divisi mesin dengan mengajak salah seorang yang ahli dari Suzuki,” tuturnya kemudian.
Melalui tangan dingin Rivola, Aprilia kini menempati posisi ketiga sebagai manufaktur di bawah Suzuki dan Honda. Selain itu dirinya juga disebut piawai berpolitik sehingga bisa melepaskan diri dari Gresini dan menambah slot untuk tim satelit musim depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 September 2026, 20:03 WIB
19 September 2026, 20:47 WIB
18 September 2026, 17:00 WIB
16 September 2026, 19:39 WIB
13 September 2026, 19:55 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya