Hasil MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Rajai Le Mans
10 Mei 2026, 20:18 WIB
Massimo Rivola mengungkapkan rahasia Aprilia semakin berkilau di MotoGP khususnya musim ini bersama kedua pembalapnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Aprilia RS-GP kini bisa berbicara lebih banyak di ajang MotoGP terutama pada musim ini. Massimo Rivola selaku bos tim mengungkapkan rahasia Aprilia semakin berkilau di kejuaraan balap motor tersebut.
Sebagai Race Director Aprilia Rivola sejak Januari 2019, banyak perubahan yang terjadi. Pria asal Italia tersebut melakukan banyak sentuhan penting dan membuat tim semakin berkembang.
Padahal sebelumnya Ia ditunjuk menukangi tim Aprilia di MotoGP, para pembalap hanya menghiasi barisan belakang. Aleix Espargaro menyudahi musim di posisi 15 dan rekan satu timnya 17.
Dilansir Speedweek, Espargaro bahkan sempat berniat untuk meninggalkan tim. Mantan pembalap Suzuki MotoGP tersebut merasa gagal mengembangkan potensi motor dan merasa malu karena kritik padanya.
Sentuhan Rivola mulai berbuah hasil pada MotoGP Inggris 2021 dan mengantarkan Espargaro naik podium ketiga. Espargaro meraih 120 poin dan Rivola mengungkapkan bahwa pembalapnya tersebut bisa juara dunia MotoGP 2023.
Kata-kata yang disebutkan bos Aprilia terdengar semu bahkan dianggap ungkapan ilusi semata. Namun pada musim 2022, Aprilia sudah menunjukkan tajinya dan Espargaro saat ini hanya berjarak 21 poin dengan pemimpin klasemen sementara.
Selain itu, Maverick Vinales nan baru direkrut juga menunjukan potensinya. Mantan rider Yamaha tersebut naik podium ketiga pada balapan terakhirnya di Assen, Belanda.
Rivola datang dari ajang Formula 1 membawa segudang pengalamannya. Ia terus melakukan ubahan dengan dana yang tidak sedikit.
Jumlah personil tim terus bertambah dari tahun ke tahun. Lalu pada 2020 Aprilia mengubah konfigurasi mesin menjadi V90.
Baca juga : Vinales Bakal Bantu Espargaro Raih Juara Dunia MotoGP 2022
Mesin Aprilia RS-GP semakin bertenaga dan mampu berbicara banyak di lintasan. Puncaknya adalah kemenangan pertama diraih pada MotoGP Argentina 2022 di awal musim.
“Ubahan yang pertama saya lakukan adalah mesin dari 70 ke 90 derajat. Lalu kami mengembangkan performa mesin dan aerodinamis,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa setiap tahun jumlah personil tim terus bertambah. Rivola memboyong teknisi terbaik di bidangnya untuk mengembangkan motor.
“Stefano Romeo adalah kunci dan Michele Fantini menguatkan kami di sisi elektronik. Kami juga mengembangkan divisi mesin dengan mengajak salah seorang yang ahli dari Suzuki,” tuturnya kemudian.
Melalui tangan dingin Rivola, Aprilia kini menempati posisi ketiga sebagai manufaktur di bawah Suzuki dan Honda. Selain itu dirinya juga disebut piawai berpolitik sehingga bisa melepaskan diri dari Gresini dan menambah slot untuk tim satelit musim depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Mei 2026, 20:18 WIB
09 Mei 2026, 20:35 WIB
09 Mei 2026, 20:31 WIB
07 Mei 2026, 20:02 WIB
26 April 2026, 20:41 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung