Fabio Quartararo Buka Suara soal Rumor Honda: Belum Ada Kontrak
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Massimo Rivola mengungkapkan rahasia Aprilia semakin berkilau di MotoGP khususnya musim ini bersama kedua pembalapnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Aprilia RS-GP kini bisa berbicara lebih banyak di ajang MotoGP terutama pada musim ini. Massimo Rivola selaku bos tim mengungkapkan rahasia Aprilia semakin berkilau di kejuaraan balap motor tersebut.
Sebagai Race Director Aprilia Rivola sejak Januari 2019, banyak perubahan yang terjadi. Pria asal Italia tersebut melakukan banyak sentuhan penting dan membuat tim semakin berkembang.
Padahal sebelumnya Ia ditunjuk menukangi tim Aprilia di MotoGP, para pembalap hanya menghiasi barisan belakang. Aleix Espargaro menyudahi musim di posisi 15 dan rekan satu timnya 17.
Dilansir Speedweek, Espargaro bahkan sempat berniat untuk meninggalkan tim. Mantan pembalap Suzuki MotoGP tersebut merasa gagal mengembangkan potensi motor dan merasa malu karena kritik padanya.
Sentuhan Rivola mulai berbuah hasil pada MotoGP Inggris 2021 dan mengantarkan Espargaro naik podium ketiga. Espargaro meraih 120 poin dan Rivola mengungkapkan bahwa pembalapnya tersebut bisa juara dunia MotoGP 2023.
Kata-kata yang disebutkan bos Aprilia terdengar semu bahkan dianggap ungkapan ilusi semata. Namun pada musim 2022, Aprilia sudah menunjukkan tajinya dan Espargaro saat ini hanya berjarak 21 poin dengan pemimpin klasemen sementara.
Selain itu, Maverick Vinales nan baru direkrut juga menunjukan potensinya. Mantan rider Yamaha tersebut naik podium ketiga pada balapan terakhirnya di Assen, Belanda.
Rivola datang dari ajang Formula 1 membawa segudang pengalamannya. Ia terus melakukan ubahan dengan dana yang tidak sedikit.
Jumlah personil tim terus bertambah dari tahun ke tahun. Lalu pada 2020 Aprilia mengubah konfigurasi mesin menjadi V90.
Baca juga : Vinales Bakal Bantu Espargaro Raih Juara Dunia MotoGP 2022
Mesin Aprilia RS-GP semakin bertenaga dan mampu berbicara banyak di lintasan. Puncaknya adalah kemenangan pertama diraih pada MotoGP Argentina 2022 di awal musim.
“Ubahan yang pertama saya lakukan adalah mesin dari 70 ke 90 derajat. Lalu kami mengembangkan performa mesin dan aerodinamis,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa setiap tahun jumlah personil tim terus bertambah. Rivola memboyong teknisi terbaik di bidangnya untuk mengembangkan motor.
“Stefano Romeo adalah kunci dan Michele Fantini menguatkan kami di sisi elektronik. Kami juga mengembangkan divisi mesin dengan mengajak salah seorang yang ahli dari Suzuki,” tuturnya kemudian.
Melalui tangan dingin Rivola, Aprilia kini menempati posisi ketiga sebagai manufaktur di bawah Suzuki dan Honda. Selain itu dirinya juga disebut piawai berpolitik sehingga bisa melepaskan diri dari Gresini dan menambah slot untuk tim satelit musim depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 16:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
23 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 17:27 WIB
20 Januari 2026, 17:41 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan