Jadwal MotoGP Thailand 2026: Bagnaia Incar Podium di Buriram
26 Februari 2026, 10:39 WIB
Presiden Jokowi mengungkapkan ada 13 izin yang harus dipenuhi panitia buat menyelenggarakan MotoGP Mandalika
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP Mandalika 2024 tinggal menghitung bulan. Gelaran balap internasional tersebut bakal berlangsung pada 27-28 September.
Meski begitu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan kalau proses perizinan ajang ini cukup rumit. Sebab membutuhkan berbagai surat rekomendasi.
Mulai dari persetujuan desa, Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB dan IMI Pusat. Kemudian rekomendasi yang diberikan polsek, polres, Polda NTB hingga Mabes Polri.
Tak berhenti sampai disitu saja mengenai izin MotoGP Mandalika. Penyelenggara membutuhkan surat dukungan dari RSUD NTB maupun dinas kebakaran.
Selanjutnya bersurat kepada Bea Cukai karena mendatangkan barang-barang dari luar negeri. Terakhir pemberitahuan ke Kawasan Ekonomi Khusus NTB juga ke Indonesia National Single Window (INSW).
"Kalau saya penyelenggara lemas duluan sebelum balapan dimulai. Mungkin masih ada tambahan lagi dari izin yang disebut atau duit saya sudah habis sebelum event terjadi,” ujar Jokowi di Antara, Senin (24/6).
Jokowi pun cukup menyayangkan hal tersebut. Padahal MotoGP Mandalika dinilai memberi banyak efek positif bagi perekonomian di daerah Lombok dan negara.
“Saya cek ke panitia dampak ekonominya sampai Rp 4,3 triliun. Bisa melibatkan tenaga kerja hingga 8.000 orang,” tutur Jokowi.
Kemudian dia menyebut kalau UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) turut terbantu. Sehingga balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika cukup ditunggu.
“Begitu saya tanya bagaimana mengenai perizinan, lemas ternyata ada 13 surat rekomendasi yang harus diurus," Presiden Jokowi menegaskan.
Di sisi lain terdapat sejumlah kendala dalam penyelenggaraan balap kelas premier itu. Seperti terlontar dari Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA.
Dia mengeluhkan jumlah penerbangan yang menuju Lombok. Menurutnya sampai saat ini masih sangat terbatas.
Sehingga menyulitkan masyarakat buat menuju pulau Lombok. Sedikit banyak berpengaruh terhadap jumlah penonton MotoGP Mandalika 2024.
“Kemarin saya mau beli tetapi tidak ada sama sekali bangku yang tersisa. Sekarang ke Mandalika susah, penumpangnya banyak pesawatnya sedikit,” tutur Priandhi.
Dia pun berharap pihak terkait bergerak cepat menanggulangi masalah tersebut. Jadi dapat memudahkan para wisatawan mancanegara serta domestik menyaksikan MotoGP di sana.
“Konektivitasnya kurang banyak, bisa menjadi masukan bagi pihak terkait buat menambah jumlah penerbangan,” Priandhi menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 10:39 WIB
25 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit