Francesco Bagnaia Disebut Terlalu Meremehkan Marquez di MotoGP
06 Januari 2026, 18:00 WIB
MotoGP uji coba radio komunikasi di helm saat sesi tes resmi di Sirkuit Jerez, Spanyol pada Senin (1/5).
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Dunia balap terus berkembang dari masa ke masa. Terbaru MotoGP uji coba radio komunikasi yang ditempatkan di helm.
Hal ini dilakukan saat sesi tes resmi di Sirkuit Jerez, Spanyol Senin (1/5). Langkah tersebut dilakukan agar race direction serta kru dapat berkomunikasi dengan pembalap ketika di lintasan.
Sehingga para joki menerima informasi terbaru sepanjang jalannya ajang adu cepat. Sistem komunikasinya pun berjalan satu arah, pembalap hanya bisa menerima pesan.
Sebagai informasi ada tiga orang yang ditunjuk guna melakukan pengetesan. Mulai dari Fabio Quartararo, Aleix Espargaro dan Jonas Folger
Kendati demikian rencana itu ternyata belum diterima baik oleh semua kalangan. Pro kontra pun terjadi mengenai MotoGP uji coba radio komunikasi.
Sementara Quartararo yang baru saja merasakan sistem anyar ini memberikan kesan positif. Menurut pembalap Yamaha sangat membantu ketika terdapat kecelakaan di dalam trek.
"Selama tiga lap mendengar 'bendera merah, bendera merah, bendera merah!'. Menurut saya jika Anda bisa menggunakannya dengan tepat, itu menjadi bagus dan aman. Tapi sepertinya kami tidak butuh banyak orang berbicara melalui radio," ujarnya di Motorsport.
Lebih jauh rekan satu tim Franco Morbidelli menekannya penggunaan radio harus saat waktu-waktu tertentu saja. Sebab cukup mengganggu ketika dirinya macu kuda besinya dalam kecepatan tinggi.
“Menurut saya bagus memakai radio komunikasi. Namun hanya buat kasus yang benar-benar penting, seperti bendera merah, oli di trek serta sesuatu berhubungan dengan bahaya, bukan untuk pembicaraan tim,” tegasnya.
Satu suara sama Quartararo, Luca Marini menuturkan penggunaan radio komunikasi di helm cukup mengganggu. Bahkan menimbulkan masalah baru bagi pembalap.
“Mereka hanya bisa bicara dengan kami di trek lurus. Jika pesan radio terlambat, itu akan menjadi masalah,” katanya.
Marini lantas memiliki solusi baru untuk mengirimkan informasi kepada pembalap. seperti memberi notifikasi di dasbor motor mereka.
Hal berbeda justru diutarakan oleh Alex Marquez. Adik dari Marc Marquez mengungkapkan kalau sistem komunikasi baru dari MotoGP sangat membantu.
“Bagaimana pun juga implementasinya sulit, karena kami banyak bergerak di motor dan tidak tetap seperti balap mobil. Namun kami akan melihat apa keputusan yang dibuat dalam pertemuan selanjutnya,”pungkas Alex.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 18:00 WIB
05 Januari 2026, 20:00 WIB
29 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
19 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
08 Januari 2026, 10:00 WIB
Harga di bawah Rp 300 juta masih dipertahankan, namun inden Daihatsu Rocky Hybrid tahun ini sampai tiga bulan
08 Januari 2026, 09:00 WIB
Pencabutan SIM dalam jangka waktu tertentu dinilai jadi hukuman yang bisa memberikan efek jera ke pengendara
08 Januari 2026, 08:00 WIB
Penerapan kebijakan opsen PKB dan BBNKB di beberapa daerah di Indonesia berpotensi mengalami perubahan
08 Januari 2026, 07:00 WIB
Meluncur sebagai Toyota Hilux Travo di Thailand, pikap generasi kesembilan ini terdaftar di laman DJKI
08 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta digelar pada puluhan ruas jalan utama untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
08 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi pastikan Anda tidak telat ketika menyambanginya
08 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tidak ada dispensasi keterlambatan, pastikan tepat waktu memperpanjang masa berlaku
07 Januari 2026, 20:00 WIB
BMW menyematkan Intelligent personal assistant baru di iX3 yang terintegrasi dengan ekosistem milik Amazon