Stok BBM Shell Lenyap di Jakarta, Super Kembali Langka Bulan Ini
02 Februari 2026, 17:00 WIB
MGPA ingin meniru prosedur maupun alat keselamatan yang diterapkan dalam ajang Shell Eco Marathon 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Shell Eco Marathon 2024 tengah berlangsung di Sirkuit Mandalika. Ajang tersebut diselenggarakan pada 2-6 Juli 2024.
Puluhan tim berlomba membuat mobil berbahan bakar bensin, solar, etanol, baterai sampai hidrogen. Shell pun menerapkan prosedur keselamatan yang ketat.
Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan serta keamanan kepada seluruh pengunjung. Apalagi terdapat banyak bahan mudah terbakar.
Oleh sebab itu Shell menerapkan Real Fire Alarm yang bertujuan agar semua peserta di Shell Eco Marathon 2024 memahami cara mengevakuasi diri ketika terjadi kebakaran.
Salah satu yang dilakukan adalah memasang alarm portabel di beberapa tempat. Sehingga jika terjadi kebakaran, peserta tinggal memencet tombol merah di alat tersebut.
Kemudian bila ada keadaan darurat serta memerlukan tim kesehatan, alarm portabel ini juga bisa digunakan. Sehingga petugas segera menuju tempat kejadian.
Hal itu ternyata menginspirasi banyak pihak. Seperti pihak dari MGPA (Mandalika Grand Prix Association) yang ingin mengadopsi prosedur tersebut.
“Kami di MGPA sendiri juga banyak belajar dari keberadaan Shell Eco Marathon. Menurut kita Safety mereka sangat bagus,” ujar Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA kepada awak media ketika ditemui di kantornya.
Lebih jauh dia mengungkapkan kalau pihaknya berniat membeli alat tersebut. Hal itu demi memberi rasa aman serta nyaman saat masyarakat menggunakan Sirkuit Mandalika.
“Kita sudah cari Supplier alat ini dan mereka hanya ada di Inggris. Di Indonesia belum dijual,” Priandi menegaskan.
Memang MGPA terus menambah alat keselamatan di sirkuit kebanggan warga Lombok, Nusa Tenggara Barat. Terkini mereka memiliki pemadam kebakaran khusus mobil listrik.
"Kami juga baru belajar dari luar negeri, Sehingga kita beli pemadam kebakaran khusus kendaraan listrik,” tutur Priandi.
Dia menuturkan jika alat yang mereka miliki berupa Fire Blanket atau selimut tebal. Barang tersebut diklaim bisa mengatasi saat kebakaran motor serta mobil listrik.
Sebab api dari baterai sangat sulit dipadamkan. Sehingga perlu tindakan serta alat khusus buat menangani si jago merah.
“Walaupun disiram air, api tidak akan mati. Jadi kita punya pemadam yang nantinya membungkus sumber kebakaran,” tambah Priandhi.
Dengan begitu diharapkan bisa memberi rasa aman dan nyaman kepada para pemilik kendaraan setrum yang berniat balapan di Sirkuit Mandalika.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 17:00 WIB
01 Februari 2026, 15:00 WIB
31 Januari 2026, 13:00 WIB
30 Januari 2026, 17:00 WIB
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026