Eric Saputra Naik Podium Tertinggi di OMR Agya Mandalika
21 Juni 2026, 13:23 WIB
MGPA ingin meniru prosedur maupun alat keselamatan yang diterapkan dalam ajang Shell Eco Marathon 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Shell Eco Marathon 2024 tengah berlangsung di Sirkuit Mandalika. Ajang tersebut diselenggarakan pada 2-6 Juli 2024.
Puluhan tim berlomba membuat mobil berbahan bakar bensin, solar, etanol, baterai sampai hidrogen. Shell pun menerapkan prosedur keselamatan yang ketat.
Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan serta keamanan kepada seluruh pengunjung. Apalagi terdapat banyak bahan mudah terbakar.
Oleh sebab itu Shell menerapkan Real Fire Alarm yang bertujuan agar semua peserta di Shell Eco Marathon 2024 memahami cara mengevakuasi diri ketika terjadi kebakaran.
Salah satu yang dilakukan adalah memasang alarm portabel di beberapa tempat. Sehingga jika terjadi kebakaran, peserta tinggal memencet tombol merah di alat tersebut.
Kemudian bila ada keadaan darurat serta memerlukan tim kesehatan, alarm portabel ini juga bisa digunakan. Sehingga petugas segera menuju tempat kejadian.
Hal itu ternyata menginspirasi banyak pihak. Seperti pihak dari MGPA (Mandalika Grand Prix Association) yang ingin mengadopsi prosedur tersebut.
“Kami di MGPA sendiri juga banyak belajar dari keberadaan Shell Eco Marathon. Menurut kita Safety mereka sangat bagus,” ujar Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA kepada awak media ketika ditemui di kantornya.
Lebih jauh dia mengungkapkan kalau pihaknya berniat membeli alat tersebut. Hal itu demi memberi rasa aman serta nyaman saat masyarakat menggunakan Sirkuit Mandalika.
“Kita sudah cari Supplier alat ini dan mereka hanya ada di Inggris. Di Indonesia belum dijual,” Priandi menegaskan.
Memang MGPA terus menambah alat keselamatan di sirkuit kebanggan warga Lombok, Nusa Tenggara Barat. Terkini mereka memiliki pemadam kebakaran khusus mobil listrik.
"Kami juga baru belajar dari luar negeri, Sehingga kita beli pemadam kebakaran khusus kendaraan listrik,” tutur Priandi.
Dia menuturkan jika alat yang mereka miliki berupa Fire Blanket atau selimut tebal. Barang tersebut diklaim bisa mengatasi saat kebakaran motor serta mobil listrik.
Sebab api dari baterai sangat sulit dipadamkan. Sehingga perlu tindakan serta alat khusus buat menangani si jago merah.
“Walaupun disiram air, api tidak akan mati. Jadi kita punya pemadam yang nantinya membungkus sumber kebakaran,” tambah Priandhi.
Dengan begitu diharapkan bisa memberi rasa aman dan nyaman kepada para pemilik kendaraan setrum yang berniat balapan di Sirkuit Mandalika.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Juni 2026, 13:23 WIB
01 Juni 2026, 19:22 WIB
04 Mei 2026, 19:08 WIB
01 Mei 2026, 16:20 WIB
07 April 2026, 13:00 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia