Yamaha Lexi Dimodifikasi Agar Bisa Menyala Lewat Handphone
09 Desember 2025, 22:00 WIB
Test rider Augusto Fernandez coba prototipe mesin V4 Yamaha di MotoGP San Marino 2025 pada September mendatang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah pengembangan cukup lama, mesin V4 Yamaha siap dicoba di trek pada MotoGP San Marino 2025 yang berlangsung mulai 12 September mendatang.
Yamaha akan memanfaatkan kesempatan wild card mereka melalui test rider Augusto Fernandez untuk balapan menggunakan prototipe motor dengan mesin V4.
Perlu diketahui, saat ini Yamaha menjadi satu-satunya tim MotoGP dengan motor bermesin inline-4.
Meskipun dinilai kompetitif, pihak Yamaha menyebut ada kesulitan mencari referensi strategi saat balapan. Mengingat mayoritas tim pakai jantung pacu V4.
Namun Yamaha mau memastikan mesin V4 mereka dapat menyuguhkan performa yang lebih baik dari inline-4 sebelum nantinya digunakan berlaga di MotoGP.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen kami terhadap masa depan. Kami juga akan terus berusaha dengan tekun agar mendapatkan akhir terbaik setiap balapan,” kata Paolo Pavesio, Managing Director Yamaha Racing dikutip dari Crash, Kamis (28/08).
Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo turut mengkonfirmasi akan mencoba prototipe mesin V4 tersebut saat sesi tes di Sirkuit Misano.
Dirinya mengaku optimistis jika mesin V4 Yamaha bisa memberikan rasa berkendara tidak jauh berbeda dari motor balap yang dipakainya sekarang.
“Jika selisih waktunya bisa kurang dari setengah detik dibandingkan lap time saya (di tes Misano dengan M1), saya rasa itu langkah yang baik,” kata Quartararo dalam kesempatan terpisah.
Belum diketahui pasti apakah musim depan Yamaha bakal resmi meninggalkan mesin inline-4 di musim depan.
“Tergantung seberapa bagus motor (V4) kami. Tetapi buat saya, kami perlu berubah dan mengetahui potensi motor ini,” tegas dia.
Sebagai informasi, Suzuki jadi tim yang sempat menerapkan mesin inline-4 saat masih tergabung di MotoGP.
Saat itu pihak Suzuki menyebut mesin inline-4 mampu membuat motor bermanuver lebih lincah, meskipun tenaganya berada di bawah V4.
Kedua mesin itu memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing.
Pemilihan konfigurasi mesin tentu berpengaruh pada performa dan kelincahan motor di trek balap. Sehingga bisa mengantar pembalap berada di baris terdepan.
Konfigurasi inline-4 berarti mesin memiliki empat silinder, ditempatkan sejajar satu arah. Ukurannya lebar jika dibandingkan V4, lalu jumlah komponennya sedikit.
Sedangkan V4 menyerupai huruf V. Dua silinder ditempatkan di depan, dua lagi di bagian belakang sehingga semakin ramping, namun komponen pada jantung pacu V4 lebih banyak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 22:00 WIB
09 Desember 2025, 19:00 WIB
09 Desember 2025, 16:00 WIB
09 Desember 2025, 14:00 WIB
08 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 14:00 WIB
Ada dua ruas jalan yang diberlakukan, simak informasi lengkap ganjil genap Puncak Bogor mulai siang ini
12 Desember 2025, 13:08 WIB
Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan
12 Desember 2025, 12:00 WIB
Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan
12 Desember 2025, 07:00 WIB
Banyaknya pelanggan yang touring membuat Polytron mengembangkan portable fast charging untuk mudahkan pengisian daya