Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027, Quartararo ke Honda
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Test rider Augusto Fernandez coba prototipe mesin V4 Yamaha di MotoGP San Marino 2025 pada September mendatang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah pengembangan cukup lama, mesin V4 Yamaha siap dicoba di trek pada MotoGP San Marino 2025 yang berlangsung mulai 12 September mendatang.
Yamaha akan memanfaatkan kesempatan wild card mereka melalui test rider Augusto Fernandez untuk balapan menggunakan prototipe motor dengan mesin V4.
Perlu diketahui, saat ini Yamaha menjadi satu-satunya tim MotoGP dengan motor bermesin inline-4.
Meskipun dinilai kompetitif, pihak Yamaha menyebut ada kesulitan mencari referensi strategi saat balapan. Mengingat mayoritas tim pakai jantung pacu V4.
Namun Yamaha mau memastikan mesin V4 mereka dapat menyuguhkan performa yang lebih baik dari inline-4 sebelum nantinya digunakan berlaga di MotoGP.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen kami terhadap masa depan. Kami juga akan terus berusaha dengan tekun agar mendapatkan akhir terbaik setiap balapan,” kata Paolo Pavesio, Managing Director Yamaha Racing dikutip dari Crash, Kamis (28/08).
Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo turut mengkonfirmasi akan mencoba prototipe mesin V4 tersebut saat sesi tes di Sirkuit Misano.
Dirinya mengaku optimistis jika mesin V4 Yamaha bisa memberikan rasa berkendara tidak jauh berbeda dari motor balap yang dipakainya sekarang.
“Jika selisih waktunya bisa kurang dari setengah detik dibandingkan lap time saya (di tes Misano dengan M1), saya rasa itu langkah yang baik,” kata Quartararo dalam kesempatan terpisah.
Belum diketahui pasti apakah musim depan Yamaha bakal resmi meninggalkan mesin inline-4 di musim depan.
“Tergantung seberapa bagus motor (V4) kami. Tetapi buat saya, kami perlu berubah dan mengetahui potensi motor ini,” tegas dia.
Sebagai informasi, Suzuki jadi tim yang sempat menerapkan mesin inline-4 saat masih tergabung di MotoGP.
Saat itu pihak Suzuki menyebut mesin inline-4 mampu membuat motor bermanuver lebih lincah, meskipun tenaganya berada di bawah V4.
Kedua mesin itu memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing.
Pemilihan konfigurasi mesin tentu berpengaruh pada performa dan kelincahan motor di trek balap. Sehingga bisa mengantar pembalap berada di baris terdepan.
Konfigurasi inline-4 berarti mesin memiliki empat silinder, ditempatkan sejajar satu arah. Ukurannya lebar jika dibandingkan V4, lalu jumlah komponennya sedikit.
Sedangkan V4 menyerupai huruf V. Dua silinder ditempatkan di depan, dua lagi di bagian belakang sehingga semakin ramping, namun komponen pada jantung pacu V4 lebih banyak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Juli 2026, 07:00 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
01 Juli 2026, 07:00 WIB
22 Juni 2026, 11:47 WIB
21 Juni 2026, 09:55 WIB
Terkini
28 Juli 2026, 22:44 WIB
Mobil bekas perusahaan masih diminati calon pembeli baik perorangan hingga jaringan diler karena kondisinya
28 Juli 2026, 14:47 WIB
Geely Coolray memadukan eksterior pre-facelift dan interior desain terbaru, begini impresi pertamanya
28 Juli 2026, 09:29 WIB
Diler Xpeng di Alam Sutera berada di bawah naungan Erajaya dan berkonsep 3S untuk memenuhi kebutuhan konsumen
28 Juli 2026, 06:38 WIB
Toyota sebut pasar ekspor CBU mereka mengalami pertumbuhan sampai 10,7 persen dibanding 2025, berikut catatannya
28 Juli 2026, 06:31 WIB
Tersebar di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi
28 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda, hal ini demi memudahkan para pengendara mobil dan motor
28 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah DKI untuk bisa sedikit mengurangi kemacetan parah
27 Juli 2026, 22:39 WIB
BMW Astra menyiapkan beberapa program menarik selama gelaran GIIAS 2026 demi bisa mendapatkan banyak konsumen