Toprak Razgatlioglu Cedera Bahu, Absen Sampai Akhir MotoGP 2026
20 Oktober 2026, 19:39 WIB
Test rider Augusto Fernandez coba prototipe mesin V4 Yamaha di MotoGP San Marino 2025 pada September mendatang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah pengembangan cukup lama, mesin V4 Yamaha siap dicoba di trek pada MotoGP San Marino 2025 yang berlangsung mulai 12 September mendatang.
Yamaha akan memanfaatkan kesempatan wild card mereka melalui test rider Augusto Fernandez untuk balapan menggunakan prototipe motor dengan mesin V4.
Perlu diketahui, saat ini Yamaha menjadi satu-satunya tim MotoGP dengan motor bermesin inline-4.
Meskipun dinilai kompetitif, pihak Yamaha menyebut ada kesulitan mencari referensi strategi saat balapan. Mengingat mayoritas tim pakai jantung pacu V4.
Namun Yamaha mau memastikan mesin V4 mereka dapat menyuguhkan performa yang lebih baik dari inline-4 sebelum nantinya digunakan berlaga di MotoGP.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen kami terhadap masa depan. Kami juga akan terus berusaha dengan tekun agar mendapatkan akhir terbaik setiap balapan,” kata Paolo Pavesio, Managing Director Yamaha Racing dikutip dari Crash, Kamis (28/08).
Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo turut mengkonfirmasi akan mencoba prototipe mesin V4 tersebut saat sesi tes di Sirkuit Misano.
Dirinya mengaku optimistis jika mesin V4 Yamaha bisa memberikan rasa berkendara tidak jauh berbeda dari motor balap yang dipakainya sekarang.
“Jika selisih waktunya bisa kurang dari setengah detik dibandingkan lap time saya (di tes Misano dengan M1), saya rasa itu langkah yang baik,” kata Quartararo dalam kesempatan terpisah.
Belum diketahui pasti apakah musim depan Yamaha bakal resmi meninggalkan mesin inline-4 di musim depan.
“Tergantung seberapa bagus motor (V4) kami. Tetapi buat saya, kami perlu berubah dan mengetahui potensi motor ini,” tegas dia.
Sebagai informasi, Suzuki jadi tim yang sempat menerapkan mesin inline-4 saat masih tergabung di MotoGP.
Saat itu pihak Suzuki menyebut mesin inline-4 mampu membuat motor bermanuver lebih lincah, meskipun tenaganya berada di bawah V4.
Kedua mesin itu memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing.
Pemilihan konfigurasi mesin tentu berpengaruh pada performa dan kelincahan motor di trek balap. Sehingga bisa mengantar pembalap berada di baris terdepan.
Konfigurasi inline-4 berarti mesin memiliki empat silinder, ditempatkan sejajar satu arah. Ukurannya lebar jika dibandingkan V4, lalu jumlah komponennya sedikit.
Sedangkan V4 menyerupai huruf V. Dua silinder ditempatkan di depan, dua lagi di bagian belakang sehingga semakin ramping, namun komponen pada jantung pacu V4 lebih banyak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Oktober 2026, 19:39 WIB
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
24 September 2026, 11:00 WIB
13 September 2026, 17:47 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
Terkini
29 Oktober 2026, 21:16 WIB
AiMOGA RObotics terus kembangkan teknologi AI untuk bisa memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat
29 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia
28 Oktober 2026, 23:44 WIB
Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi