Motor Yamaha Terlaris pada 2025, Ada Nmax sampai Fazzio
15 Januari 2026, 10:00 WIB
Test rider Augusto Fernandez coba prototipe mesin V4 Yamaha di MotoGP San Marino 2025 pada September mendatang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah pengembangan cukup lama, mesin V4 Yamaha siap dicoba di trek pada MotoGP San Marino 2025 yang berlangsung mulai 12 September mendatang.
Yamaha akan memanfaatkan kesempatan wild card mereka melalui test rider Augusto Fernandez untuk balapan menggunakan prototipe motor dengan mesin V4.
Perlu diketahui, saat ini Yamaha menjadi satu-satunya tim MotoGP dengan motor bermesin inline-4.
Meskipun dinilai kompetitif, pihak Yamaha menyebut ada kesulitan mencari referensi strategi saat balapan. Mengingat mayoritas tim pakai jantung pacu V4.
Namun Yamaha mau memastikan mesin V4 mereka dapat menyuguhkan performa yang lebih baik dari inline-4 sebelum nantinya digunakan berlaga di MotoGP.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen kami terhadap masa depan. Kami juga akan terus berusaha dengan tekun agar mendapatkan akhir terbaik setiap balapan,” kata Paolo Pavesio, Managing Director Yamaha Racing dikutip dari Crash, Kamis (28/08).
Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo turut mengkonfirmasi akan mencoba prototipe mesin V4 tersebut saat sesi tes di Sirkuit Misano.
Dirinya mengaku optimistis jika mesin V4 Yamaha bisa memberikan rasa berkendara tidak jauh berbeda dari motor balap yang dipakainya sekarang.
“Jika selisih waktunya bisa kurang dari setengah detik dibandingkan lap time saya (di tes Misano dengan M1), saya rasa itu langkah yang baik,” kata Quartararo dalam kesempatan terpisah.
Belum diketahui pasti apakah musim depan Yamaha bakal resmi meninggalkan mesin inline-4 di musim depan.
“Tergantung seberapa bagus motor (V4) kami. Tetapi buat saya, kami perlu berubah dan mengetahui potensi motor ini,” tegas dia.
Sebagai informasi, Suzuki jadi tim yang sempat menerapkan mesin inline-4 saat masih tergabung di MotoGP.
Saat itu pihak Suzuki menyebut mesin inline-4 mampu membuat motor bermanuver lebih lincah, meskipun tenaganya berada di bawah V4.
Kedua mesin itu memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing.
Pemilihan konfigurasi mesin tentu berpengaruh pada performa dan kelincahan motor di trek balap. Sehingga bisa mengantar pembalap berada di baris terdepan.
Konfigurasi inline-4 berarti mesin memiliki empat silinder, ditempatkan sejajar satu arah. Ukurannya lebar jika dibandingkan V4, lalu jumlah komponennya sedikit.
Sedangkan V4 menyerupai huruf V. Dua silinder ditempatkan di depan, dua lagi di bagian belakang sehingga semakin ramping, namun komponen pada jantung pacu V4 lebih banyak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 10:00 WIB
14 Januari 2026, 17:00 WIB
12 Januari 2026, 09:00 WIB
09 Januari 2026, 10:00 WIB
05 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin
16 Januari 2026, 06:24 WIB
BYD punya sirkuit all-terrain dengan fasilitas lengkap sebagai tempat pengetesan dan pamer ketangguhan New Energy Vehicle atau NEV
16 Januari 2026, 06:00 WIB
Meski ada libur nasional Isra Miraj hari ini, SIM keliling Bandung hadir guna memenuhi kebutuhan pengedara
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen