Jadwal MotoGP Aragon 2026: Aprilia Waspadai Marc Marquez
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
Produsen asal Tanah Air yakni RSV Helmet tengah berupaya untuk bisa masuk ke ajang balap motor MotoGP
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Produsen helm asal Indonesia yakni RSV Helmet siap untuk memasuki ajang MotoGP. Sejumlah langkah persiapan dilakukan guna memuluskan langkah ke depannya.
Sekadar informasi bahwa ajang balap motor MotoGP merupakan salah satu cabang olahraga motorsport terpopuler di dunia. Jumlah penonton baik di TV maupun datang langsung ke sirkuit terus bertambah.
Sehingga masuk dalam lingkungan MotoGP adalah langkah strategis untuk melakukan promosi. Saat ini sudah ada beberapa merek helm lokal yang digunakan pembalap di kejuaraan tersebut.
“MotoGP adalah aim (tujuan) utama kami. Ada beberapa tahapan yang tengah kami persiapkan untuk bisa sampai ke sana (MotoGP),” kata Richard Ryan, Marketing Direktur RSV Helmet kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurutnya untuk bisa mencapai cita-cita adalah memperluas pasar. Selain itu mereka juga hendak menambah jumlah produksi.
“Langkah pertama adalah mendapatkan homologasi FIM untuk produk kita dan sudah dilakukan sejak tahun lalu. Berbarengan dengan itu, jalur distribusi juga diperluas,” jelas Richard.
Dikatakan bahwa skala produksi RSV mencapai 25 – 30 ribu perbulan. Untuk bisa meningkatkan angka tersebut diperlukan perluasan pasar.
Merek asal Bandung, Jawa Barat ini sudah mulai Go International dan memulai dari pasar Filipina. Volume penjualan di Filipina diklaim mencapai 2 ribu helm perbulan.
India adalah target market selanjutnya meskipun masih terkendala beberapa hal. Salah satu rintangan mereka adalah kepercayaan masyarakat terhadap produk karena belum dikenal.
“Dengan ikut EICMA tahun depan otomatis akan membuka jaringan distribusi. Jadi kitab bisa jual ke banyak negara di Eropa,” tutur dia.
Ia menyadari bahwa pasar helm di benua biru maupun negara-negara Asia lain tidak sebesar di Tanah Air. Diyakini jika Indonesia tetap market paling seksi untuk meniagakan helm.
“Sebenarnya tidak akan besar (penjualan), karena kita yakin market terbesar di Indonesia. Tapi tetap harus dilakukan dan itu adalah bagian dari proses,” ungkap Richard.
Harus diakui pasar sepeda motor di dalam negeri cukup besar. Penjualan kendaraan roda dua sendiri tahun ini diprediksi mencapai 6 juta unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang