Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi Berhasil Salip Ogura
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Produsen asal Tanah Air yakni RSV Helmet tengah berupaya untuk bisa masuk ke ajang balap motor MotoGP
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Produsen helm asal Indonesia yakni RSV Helmet siap untuk memasuki ajang MotoGP. Sejumlah langkah persiapan dilakukan guna memuluskan langkah ke depannya.
Sekadar informasi bahwa ajang balap motor MotoGP merupakan salah satu cabang olahraga motorsport terpopuler di dunia. Jumlah penonton baik di TV maupun datang langsung ke sirkuit terus bertambah.
Sehingga masuk dalam lingkungan MotoGP adalah langkah strategis untuk melakukan promosi. Saat ini sudah ada beberapa merek helm lokal yang digunakan pembalap di kejuaraan tersebut.
“MotoGP adalah aim (tujuan) utama kami. Ada beberapa tahapan yang tengah kami persiapkan untuk bisa sampai ke sana (MotoGP),” kata Richard Ryan, Marketing Direktur RSV Helmet kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurutnya untuk bisa mencapai cita-cita adalah memperluas pasar. Selain itu mereka juga hendak menambah jumlah produksi.
“Langkah pertama adalah mendapatkan homologasi FIM untuk produk kita dan sudah dilakukan sejak tahun lalu. Berbarengan dengan itu, jalur distribusi juga diperluas,” jelas Richard.
Dikatakan bahwa skala produksi RSV mencapai 25 – 30 ribu perbulan. Untuk bisa meningkatkan angka tersebut diperlukan perluasan pasar.
Merek asal Bandung, Jawa Barat ini sudah mulai Go International dan memulai dari pasar Filipina. Volume penjualan di Filipina diklaim mencapai 2 ribu helm perbulan.
India adalah target market selanjutnya meskipun masih terkendala beberapa hal. Salah satu rintangan mereka adalah kepercayaan masyarakat terhadap produk karena belum dikenal.
“Dengan ikut EICMA tahun depan otomatis akan membuka jaringan distribusi. Jadi kitab bisa jual ke banyak negara di Eropa,” tutur dia.
Ia menyadari bahwa pasar helm di benua biru maupun negara-negara Asia lain tidak sebesar di Tanah Air. Diyakini jika Indonesia tetap market paling seksi untuk meniagakan helm.
“Sebenarnya tidak akan besar (penjualan), karena kita yakin market terbesar di Indonesia. Tapi tetap harus dilakukan dan itu adalah bagian dari proses,” ungkap Richard.
Harus diakui pasar sepeda motor di dalam negeri cukup besar. Penjualan kendaraan roda dua sendiri tahun ini diprediksi mencapai 6 juta unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda