Merek Lokal RSV Helmet Bersiap Untuk Masuk MotoGP

Produsen asal Tanah Air yakni RSV Helmet tengah berupaya untuk bisa masuk ke ajang balap motor MotoGP

Merek Lokal RSV Helmet Bersiap Untuk Masuk MotoGP
Denny Basudewa

KatadataOTO – Produsen helm asal Indonesia yakni RSV Helmet siap untuk memasuki ajang MotoGP. Sejumlah langkah persiapan dilakukan guna memuluskan langkah ke depannya.

Sekadar informasi bahwa ajang balap motor MotoGP merupakan salah satu cabang olahraga motorsport terpopuler di dunia. Jumlah penonton baik di TV maupun datang langsung ke sirkuit terus bertambah.

Sehingga masuk dalam lingkungan MotoGP adalah langkah strategis untuk melakukan promosi. Saat ini sudah ada beberapa merek helm lokal yang digunakan pembalap di kejuaraan tersebut.

Penonton MotoGP Mandalika 2023 Disarankan Menginap di Homestay
Photo : Istimewa

“MotoGP adalah aim (tujuan) utama kami. Ada beberapa tahapan yang tengah kami persiapkan untuk bisa sampai ke sana (MotoGP),” kata Richard Ryan, Marketing Direktur RSV Helmet kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Menurutnya untuk bisa mencapai cita-cita adalah memperluas pasar. Selain itu mereka juga hendak menambah jumlah produksi.

“Langkah pertama adalah mendapatkan homologasi FIM untuk produk kita dan sudah dilakukan sejak tahun lalu. Berbarengan dengan itu, jalur distribusi juga diperluas,” jelas Richard.

Dikatakan bahwa skala produksi RSV mencapai 25 – 30 ribu perbulan. Untuk bisa meningkatkan angka tersebut diperlukan perluasan pasar.

RSV Helmet Tampil di EICMA 2024

Merek asal Bandung, Jawa Barat ini sudah mulai Go International dan memulai dari pasar Filipina. Volume penjualan di Filipina diklaim mencapai 2 ribu helm perbulan.

India adalah target market selanjutnya meskipun masih terkendala beberapa hal. Salah satu rintangan mereka adalah kepercayaan masyarakat terhadap produk karena belum dikenal.

RSV Helmet
Photo : RSV Helmet

“Dengan ikut EICMA tahun depan otomatis akan membuka jaringan distribusi. Jadi kitab bisa jual ke banyak negara di Eropa,” tutur dia.

Ia menyadari bahwa pasar helm di benua biru maupun negara-negara Asia lain tidak sebesar di Tanah Air. Diyakini jika Indonesia tetap market paling seksi untuk meniagakan helm.

“Sebenarnya tidak akan besar (penjualan), karena kita yakin market terbesar di Indonesia. Tapi tetap harus dilakukan dan itu adalah bagian dari proses,” ungkap Richard.

Harus diakui pasar sepeda motor di dalam negeri cukup besar. Penjualan kendaraan roda dua sendiri tahun ini diprediksi mencapai 6 juta unit.


Terkini

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 14 Agustus 2026

Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend 14 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda