Marc Marquez Masih Jadi Momok Menakutkan Bagi Pedro Acosta
29 Januari 2026, 16:00 WIB
Motor Bagnaia mendapatkan ubahan di Hungaria, Marc Marquez yakin hal itu bakal bikin Pecco semakin kompetitif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meskipun belum mencapai hasil maksimal, Francesco Bagnaia disebut bakal semakin kompetitif terkhusus setelah MotoGP Hungaria 2025.
Ducati diketahui melakukan penyesuaian pada motor balap Pecco sebelum MotoGP Hungaria 2025.
Bagnaia juga diklaim mulai merasakan perubahannya dan terus beradaptasi dengan Desmosedici GP25 miliknya.
Rekan segarasi Marc Marquez itu berhasil menyelesaikan balapan di urutan kesembilan, mendulang poin setelah gagal di Sprint Race.
Di papan klasemen sementara, Bagnaia masih bertahan di peringkat ketiga dengan 228 poin. Marc Marquez memimpin di puncak sebanyak 455 poin.
“Langkah selanjutnya adalah mengkonfirmasi bahwa kami tak sabar ini (kemenangan Bagnaia) terjadi. Kami percaya pada Pecco dan dia tahu itu,” kata Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse dikutip dari Crash, Jumat (29/08).
Sedangkan Marc Marquez yang tengah menuai capaian positif sepanjang MotoGP 2025 mengatakan hanya masalah waktu sebelum Francesco Bagnaia mengejar posisinya sekarang.
Dia meyakini Bagnaia bakal segera menyusul. Mengingat mereka menggunakan motor balap dengan spesifikasi tidak jauh berbeda.
“Dia (Bagnaia) sudah dua kali memegang gelar juara dunia (MotoGP). Jadi saya pikir ini bukan masalah utama buat dia,” kata Marc Marquez dalam kesempatan terpisah.
Menanggapi performa Pecco di sirkuit, Marquez menegaskan saat mengendarai motor dengan spesifikasi khusus MotoGP, pembalap butuh rasa percaya diri yang tinggi.
Sedikit saja keraguan, menurutnya dapat membuat pembalap sudah kehilangan sekitar 0,030 detik di titik pengereman alias braking point di tikungan.
Hal tersebut mempengaruhi banyak hal termasuk lap time sampai posisi pembalap di trek.
“Saat ini dia hanya perlu mencari lagi kepercayaan dirinya, tetapi di Austria kita lihat dia jadi yang tercepat. Pecco adalah Pecco, dia akan datang cepat atau lambat,” kata Marquez.
Perlu diketahui dalam beberapa kesempatan, Bagnaia mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap GP25.
Menurut Pecco, secara keseluruhan Desmosedici GP25 sulit dikendalikan. Ia kesulitan menemukan sensasi berkendara seperti dirasakannya di GP24.
“Saya selalu mencoba beradaptasi dari semua motor saya menemukan gaya berkendara yang tepat. Tetapi tahun ini kasusnya beda dan kami sedang berusaha mencari tahu kenapa,” kata Pecco beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Januari 2026, 16:00 WIB
27 Januari 2026, 14:00 WIB
20 Januari 2026, 17:41 WIB
19 Januari 2026, 20:00 WIB
13 Januari 2026, 15:37 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional