Hasil Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Martin Perkasa di Britania
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
Motor Bagnaia mendapatkan ubahan di Hungaria, Marc Marquez yakin hal itu bakal bikin Pecco semakin kompetitif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meskipun belum mencapai hasil maksimal, Francesco Bagnaia disebut bakal semakin kompetitif terkhusus setelah MotoGP Hungaria 2025.
Ducati diketahui melakukan penyesuaian pada motor balap Pecco sebelum MotoGP Hungaria 2025.
Bagnaia juga diklaim mulai merasakan perubahannya dan terus beradaptasi dengan Desmosedici GP25 miliknya.
Rekan segarasi Marc Marquez itu berhasil menyelesaikan balapan di urutan kesembilan, mendulang poin setelah gagal di Sprint Race.
Di papan klasemen sementara, Bagnaia masih bertahan di peringkat ketiga dengan 228 poin. Marc Marquez memimpin di puncak sebanyak 455 poin.
“Langkah selanjutnya adalah mengkonfirmasi bahwa kami tak sabar ini (kemenangan Bagnaia) terjadi. Kami percaya pada Pecco dan dia tahu itu,” kata Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse dikutip dari Crash, Jumat (29/08).
Sedangkan Marc Marquez yang tengah menuai capaian positif sepanjang MotoGP 2025 mengatakan hanya masalah waktu sebelum Francesco Bagnaia mengejar posisinya sekarang.
Dia meyakini Bagnaia bakal segera menyusul. Mengingat mereka menggunakan motor balap dengan spesifikasi tidak jauh berbeda.
“Dia (Bagnaia) sudah dua kali memegang gelar juara dunia (MotoGP). Jadi saya pikir ini bukan masalah utama buat dia,” kata Marc Marquez dalam kesempatan terpisah.
Menanggapi performa Pecco di sirkuit, Marquez menegaskan saat mengendarai motor dengan spesifikasi khusus MotoGP, pembalap butuh rasa percaya diri yang tinggi.
Sedikit saja keraguan, menurutnya dapat membuat pembalap sudah kehilangan sekitar 0,030 detik di titik pengereman alias braking point di tikungan.
Hal tersebut mempengaruhi banyak hal termasuk lap time sampai posisi pembalap di trek.
“Saat ini dia hanya perlu mencari lagi kepercayaan dirinya, tetapi di Austria kita lihat dia jadi yang tercepat. Pecco adalah Pecco, dia akan datang cepat atau lambat,” kata Marquez.
Perlu diketahui dalam beberapa kesempatan, Bagnaia mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap GP25.
Menurut Pecco, secara keseluruhan Desmosedici GP25 sulit dikendalikan. Ia kesulitan menemukan sensasi berkendara seperti dirasakannya di GP24.
“Saya selalu mencoba beradaptasi dari semua motor saya menemukan gaya berkendara yang tepat. Tetapi tahun ini kasusnya beda dan kami sedang berusaha mencari tahu kenapa,” kata Pecco beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
24 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 20:41 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan