Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026: Duo Marquez Terdepan
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Motor Bagnaia mendapatkan ubahan di Hungaria, Marc Marquez yakin hal itu bakal bikin Pecco semakin kompetitif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meskipun belum mencapai hasil maksimal, Francesco Bagnaia disebut bakal semakin kompetitif terkhusus setelah MotoGP Hungaria 2025.
Ducati diketahui melakukan penyesuaian pada motor balap Pecco sebelum MotoGP Hungaria 2025.
Bagnaia juga diklaim mulai merasakan perubahannya dan terus beradaptasi dengan Desmosedici GP25 miliknya.
Rekan segarasi Marc Marquez itu berhasil menyelesaikan balapan di urutan kesembilan, mendulang poin setelah gagal di Sprint Race.
Di papan klasemen sementara, Bagnaia masih bertahan di peringkat ketiga dengan 228 poin. Marc Marquez memimpin di puncak sebanyak 455 poin.
“Langkah selanjutnya adalah mengkonfirmasi bahwa kami tak sabar ini (kemenangan Bagnaia) terjadi. Kami percaya pada Pecco dan dia tahu itu,” kata Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse dikutip dari Crash, Jumat (29/08).
Sedangkan Marc Marquez yang tengah menuai capaian positif sepanjang MotoGP 2025 mengatakan hanya masalah waktu sebelum Francesco Bagnaia mengejar posisinya sekarang.
Dia meyakini Bagnaia bakal segera menyusul. Mengingat mereka menggunakan motor balap dengan spesifikasi tidak jauh berbeda.
“Dia (Bagnaia) sudah dua kali memegang gelar juara dunia (MotoGP). Jadi saya pikir ini bukan masalah utama buat dia,” kata Marc Marquez dalam kesempatan terpisah.
Menanggapi performa Pecco di sirkuit, Marquez menegaskan saat mengendarai motor dengan spesifikasi khusus MotoGP, pembalap butuh rasa percaya diri yang tinggi.
Sedikit saja keraguan, menurutnya dapat membuat pembalap sudah kehilangan sekitar 0,030 detik di titik pengereman alias braking point di tikungan.
Hal tersebut mempengaruhi banyak hal termasuk lap time sampai posisi pembalap di trek.
“Saat ini dia hanya perlu mencari lagi kepercayaan dirinya, tetapi di Austria kita lihat dia jadi yang tercepat. Pecco adalah Pecco, dia akan datang cepat atau lambat,” kata Marquez.
Perlu diketahui dalam beberapa kesempatan, Bagnaia mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap GP25.
Menurut Pecco, secara keseluruhan Desmosedici GP25 sulit dikendalikan. Ia kesulitan menemukan sensasi berkendara seperti dirasakannya di GP24.
“Saya selalu mencoba beradaptasi dari semua motor saya menemukan gaya berkendara yang tepat. Tetapi tahun ini kasusnya beda dan kami sedang berusaha mencari tahu kenapa,” kata Pecco beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 20:48 WIB
10 Juli 2026, 09:23 WIB
09 Juli 2026, 13:00 WIB
08 Juli 2026, 11:00 WIB
06 Juli 2026, 19:33 WIB
Terkini
11 Juli 2026, 21:00 WIB
Data terbaru dari Gaikindo menunjukkan angka wholesales PHEV berhasil mencapai 2.402 unit sepanjang Juni 2026
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Marc dan Alex Marquez berhasil menjadi yang terdepan dalam balapan di sesi sprint race MotoGP Jerman 2026
11 Juli 2026, 09:00 WIB
REEV menjadi satu alternatif teknologi ramah lingkungan baru yang bakal ditawarkan oleh berbagai merek Cina
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kecelakaan McLaren kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kesadaran keselamatan berkendara sportscar
10 Juli 2026, 22:34 WIB
Honda Bangka Belitung baru saja menggelar kegiatan CSR, yakni menanam sebanyak ratusan pohon mangrove
10 Juli 2026, 18:09 WIB
Pada awal Juli 2026, Honda serta Yamaha kembali melakukan penyesuaian harga pada lini motor matic murah mereka
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Menurut data dari laman resmi AISI, wholesales motor baru di Juni 2026 menyentuh angka 515 ribuan unit
10 Juli 2026, 09:23 WIB
Marc Marquez menjadi salah satu rider yang diunggulkan untuk menjadi pemenang pada MotoGP Jerman 2026