Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika 2026: Marquez Ukir Sejarah
10 Oktober 2026, 14:59 WIB
Motor Bagnaia mendapatkan ubahan di Hungaria, Marc Marquez yakin hal itu bakal bikin Pecco semakin kompetitif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meskipun belum mencapai hasil maksimal, Francesco Bagnaia disebut bakal semakin kompetitif terkhusus setelah MotoGP Hungaria 2025.
Ducati diketahui melakukan penyesuaian pada motor balap Pecco sebelum MotoGP Hungaria 2025.
Bagnaia juga diklaim mulai merasakan perubahannya dan terus beradaptasi dengan Desmosedici GP25 miliknya.
Rekan segarasi Marc Marquez itu berhasil menyelesaikan balapan di urutan kesembilan, mendulang poin setelah gagal di Sprint Race.
Di papan klasemen sementara, Bagnaia masih bertahan di peringkat ketiga dengan 228 poin. Marc Marquez memimpin di puncak sebanyak 455 poin.
“Langkah selanjutnya adalah mengkonfirmasi bahwa kami tak sabar ini (kemenangan Bagnaia) terjadi. Kami percaya pada Pecco dan dia tahu itu,” kata Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse dikutip dari Crash, Jumat (29/08).
Sedangkan Marc Marquez yang tengah menuai capaian positif sepanjang MotoGP 2025 mengatakan hanya masalah waktu sebelum Francesco Bagnaia mengejar posisinya sekarang.
Dia meyakini Bagnaia bakal segera menyusul. Mengingat mereka menggunakan motor balap dengan spesifikasi tidak jauh berbeda.
“Dia (Bagnaia) sudah dua kali memegang gelar juara dunia (MotoGP). Jadi saya pikir ini bukan masalah utama buat dia,” kata Marc Marquez dalam kesempatan terpisah.
Menanggapi performa Pecco di sirkuit, Marquez menegaskan saat mengendarai motor dengan spesifikasi khusus MotoGP, pembalap butuh rasa percaya diri yang tinggi.
Sedikit saja keraguan, menurutnya dapat membuat pembalap sudah kehilangan sekitar 0,030 detik di titik pengereman alias braking point di tikungan.
Hal tersebut mempengaruhi banyak hal termasuk lap time sampai posisi pembalap di trek.
“Saat ini dia hanya perlu mencari lagi kepercayaan dirinya, tetapi di Austria kita lihat dia jadi yang tercepat. Pecco adalah Pecco, dia akan datang cepat atau lambat,” kata Marquez.
Perlu diketahui dalam beberapa kesempatan, Bagnaia mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap GP25.
Menurut Pecco, secara keseluruhan Desmosedici GP25 sulit dikendalikan. Ia kesulitan menemukan sensasi berkendara seperti dirasakannya di GP24.
“Saya selalu mencoba beradaptasi dari semua motor saya menemukan gaya berkendara yang tepat. Tetapi tahun ini kasusnya beda dan kami sedang berusaha mencari tahu kenapa,” kata Pecco beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Oktober 2026, 14:59 WIB
08 Oktober 2026, 07:00 WIB
07 Oktober 2026, 07:00 WIB
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
03 Oktober 2026, 13:59 WIB
Terkini
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
Menurut data laporan AISI, pasar motor baru terus menunjukkan tren positif hingga periode September 2026
10 Oktober 2026, 17:00 WIB
BYD Blade Battery diadopsi untuk mobil buatan Jepang, terbarunya kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky
10 Oktober 2026, 14:59 WIB
Marc Marquez keluar sebagai pemenang pada sesi sprint race MotoGP Mandalika 2026 setelah tundukkan Martin
09 Oktober 2026, 14:54 WIB
Teknologi keselamatan berkendara dan GPS dari Geotab membantu keamanan operasional armada transportasi
09 Oktober 2026, 12:21 WIB
Pameran modifikasi IMX 2026 jadi wadah kreativitas dan hiburan, digelar lebih luas di tiga hall ICE BSD
09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Fermin Aldeguer turut merayakan kemenangan Timnas Indonesia dalam meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade diberlakukan, kebijakan Ganjil Genap Jakarta menjadi sorotan banyak pihak akan efektivitasnya
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, masyarakat masih bisa memanfaatka keberadaan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda