Toyota Kembali ke F1, Jadi Sponsor Utama Tim Haas di 2026
04 Januari 2026, 19:00 WIB
Diklaim punya sederet keunggulan dari mobil balap Formula 1, berikut rincian spesfikasi Formula E Gen3 Evo
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Balapan mobil listrik Formula E siap kembali digelar di Indonesia tepatnya di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol pada 21 Juni 2025 setelah sempat absen tahun lalu.
Menariknya kali ini akan ada mobil generasi terbaru dipakai oleh para pembalap Formula E, yaitu Gen3 Evo. Pada perhelatan sebelumnya yang digunakan adalah Gen3.
Versi pembaruan tersebut memiliki sederet keunikan, diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat apabila ingin menonton gelaran Jakarta E-Prix di pertengahan tahun.
“Kita punya mobil baru, terakhir di sini kita menggunakan Gen3. Sekarang kita yang special edition, Gen3 Evo, akan dipakai sampai 2025 saja,” kata Gemma Roura, Host City Director Jakarta E-Prix di acara Jakpro Media Connect belum lama ini.
Gemma menjelaskan pada 2026, Formula E akan didukung oleh mobil generasi terbaru. Sehingga ini jadi kali terakhir Gen3 Evo berlaga.
“Di 2026 kita punya generasi keempat. Karakter utama (Gen3 Evo) adalah akselerasi 0-100 km/jam dalam 1,86 detik,” ucap Gemma.
Menurut pihak Formula E, akselerasi tersebut terhitung melebihi mobil yang digunakan pada balapan Formula 1. Lalu 36 persen lebih cepat dibandingkan Gen3.
“Gen3 Evo menandakan babak baru dalam evolusi Formula E, bentuk dedikasi kita terhadap inovasi dan performa tinggi yang berkelanjutan,” kata Jeff Dodds, CEO Formula E dalam keterangan resminya.
Performa Gen3 Evo secara keseluruhan juga disebut lebih baik dua persen dari versi pendahulunya. Kemudian, didukung desain aerodinamis serta body kit, diklaim dapat membantu memaksimalkan performa Gen3 Evo.
Konfigurasi itu membuat Gen3 Evo menjadi mobil Formula E tercepat yang pernah diciptakan yakni 200 mil per jam atau setara dengan 321 km/jam.
Namun tidak sekadar mementingkan performa, Gen3 Evo memiliki karakter khas mobil listrik yakni regenerative braking 600 kW, dapat menghasilkan 50 persen tenaga lebih banyak selama balapan berlangsung.
Memperhatikan aspek keberlanjutan, seluruh mobil listrik Formula E yang dipakai mendapatkan sel baterai dan komponen dari penyedia berstandar FIA 3 Environmental Accreditation.
Baterai pada mobil balap tersebut nantinya juga akan didaur ulang. Sementara bodi kendaraan mengandung bahan-bahan recycle seperti carbon fiber dan linen di interior.
Mengakomodir kebutuhan balap, Gen3 Evo sudah dibekali teknologi ultra fast charging 600 kW. Sehingga pengecasan di tengah balapan tidak memakan waktu lama.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Januari 2026, 19:00 WIB
13 November 2025, 21:30 WIB
24 September 2025, 14:00 WIB
17 September 2025, 11:00 WIB
24 Juni 2025, 21:30 WIB
Terkini
09 Februari 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV menuai respons positif dari konsumen, pihak pabrikan mulai kejar produksi
09 Februari 2026, 12:00 WIB
MPV listrik Maxus Mifa 7 dan Mifa 9 bakal segera diproduksi lokal pakai fasilitas milik Indomobil Group
09 Februari 2026, 11:00 WIB
Kehadiran Honda Brio Satya S CVT diklaim berhasil menarik minat banyak pelanggan setelah diluncurkan bulan lalu
09 Februari 2026, 09:00 WIB
Ada dua opsi modifikasi Jetour T2 yang ditampilan di IIMS 2026, bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemilik
09 Februari 2026, 08:00 WIB
Lepas Indonesia siapkan sejumlah penawaran menarik di IIMS 2026, berlaku untuk model perdana mereka Lepas L8
09 Februari 2026, 07:32 WIB
Ada program DP rendah mulai dari Rp 6 jutaan buat LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla di IIMS 2026
09 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta digelar pada puluhan ruas jalan utama untuk hindari kemacetan lalu lintas di jam tertentu
09 Februari 2026, 06:00 WIB
Ada dua lokasi SIM keliling Bandung yang bisa didatangi oleh masyarakat hari ini, salah satunya di ITC