Livery Baru Pertamina Enduro VR46 di MotoGP 2026, Makin Maskulin
15 Januari 2026, 07:00 WIB
Honda gagal rekrut bos Ducati Gigi Dall’Igna sehingga harus mencari sosok lain agar membawa tim lebih kompetitif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda gagal rekrut bos Ducati Luigi Dall'Igna setelah pria berusia 57 tahun tersebut tetap memilih bersama dengan timnya. Padahal kehadirannya diharapkan bisa memperbaiki prestasi Honda yang terjatuh di tahun lalu.
Keputusaan itu memang masuk akal karena ia sudah bekerja dari nol untuk bisa membuat Ducati menguasai balap MotoGP.
“Saya bekerja keras agar membuat Ducati seperti ini dan meninggalkannya sekarang tidaklah masuk akal,” tegas Gigi Dall’Igna
Sementara itu Alberto Puig, Honda Team Manager mengakui sempat mendekati Dall’Igna.
“Ada banyak opsi yang kami kembangkan dan bukan cuma dia saja,” ungkap Alberto Puig.
Dirinya pun menergaskan bahwa Honda sampai sekarang masih terus mempertimbangkan beragam opsi lain agar tim bisa terus berkembang.
Dilansir Crash, upaya Honda mendapat tanda tangan dari Dall'Igna bertujuan untuk membuktikan keseriusan mereka meraih posisi puncak di MotoGP pada pembalap andalannya yaitu Marc Marquez. Namun mantan juara dunia itu telah hengkang dan bergabung ke Gresini Ducati.
Kemudian kepergian Shinchi Kokubu, Direktur Teknis membuat Honda semakin kesulitan. Tapi kehadiran konsesi baru di musim ini diharapkan bisa mendapat beberapa keuntungan lain.
Terlebih kehadiran Luca Marini untuk menggantikan Marquez bersama Joan Mir berpotensi membuat Honda tetap kompetitif.
Pada musim 2023 Honda memang tidak mendapatkan hasil positif dibandingkan biasanya. Catatan terbaik mereka cuma podium ketika di MotoGP Jepang.
Honda bahkan menjadi tim juru kuci di klasemen konstruktor MotoGP 2023 karena cuma bisa meraih 185 poin.
Tak mengherankan bila Alberto Puig ingin melupakan musim 2023 karena minim prestasi. Namun dirinya juga mengakui bahwa situasi tersebut sangat mungkin terjadi pada semua tim balap.
“Jika melihat sejarah maka semua tim memiliki periode seperti ini. Memang tak bagus bila gagal mencapai target tapi sekarang kami sedang memperbaikinya,” tegas Puig.
Meski demikian dirinya mengakui memerlukan waktu cukup lama agar dapat melakukan perbaikan.
“Kami tidak tertidur tapi sampai saat ini harapan itu belum tercapai,’ tegasnya kemudian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 07:00 WIB
13 Januari 2026, 15:37 WIB
12 Januari 2026, 18:00 WIB
12 Januari 2026, 17:00 WIB
12 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan
15 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar
15 Januari 2026, 10:00 WIB
Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha
15 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Libur akhir pekan datang lebih awal namun pemerintah tetap menggelar ganjil genap Jakarta secara ketat
15 Januari 2026, 07:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 kembali ke warna khas mereka di MotoGP 2026, memadukan kuning fluo dengan aksen hitam
15 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani proses perpanjangan masa berlaku SIM A dan C