Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo ragu bisa kompetitif tampil bersama Yamaha setelah kalah cukup jauh di MotoGP Qatar 2022
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Fabio Quartararo kewalahan menangani motor YZR-M1 tunggangannya di MotoGP Qatar 2022. Satu-satunya sisi positif dari balapannya kemarin adalah start yang bagus.
Sekadar mengingatkan rider Yamaha tersebut merupakan Juara Dunia MotoGP 2021, performanya di Lusail awal musim ini cukup jauh menurun. Fabio Quartararo ragu bisa kompetitif bersama Yamaha di MotoGP 2022.
Pertanyaannya apa yang menyebabkan sang juara bertahan tampil melempem di seri pembuka MotoGP 2022. Apa solusi dari masalah yang membuatnya tidak bisa kompetitif pada seri selanjutnya.
“Saya memulai balapan dengan sangat baik, tap setelah lap kedua tekanan udara pada roda depan sangat tinggi. Biasanya ketika di belakang pebalap lain itu terjadi, tapi ini lebih parah dan berlangsung sepanjang balapan,” ucap Quartararo seperti dikutip Speedweek.
Menurutnya masalah yang dialami masih diteliti lebih lanjut. Ia membandingkan hasil kerja keras tim pabrikan lain yang mulai menemukan hasilnya di Qatar.
“Manufaktur lain seperti KTM, Honda dan Ducati melakukan pekerjaan bagus pada musim dingin dan bisa dilihat hasilnya. Padahal kami (bersama Maverick Vinales) memenangkan balapan di sini musim lalu,” katanya.
Tidak hanya mengelami masalah stabilitas motor, sang pebalap juga meragukan performa motor dalam hal kecepatan. Ia menilai akan sulit tampil kompetitif jika belum menemukan solusi yang tepat.
“Target utama saya adalah untuk memenangkan balapan dan paling penting mendapatkan motor terbaik. Saat ini saya merasa tidak percaya diri, tapi tugas saya adalah menyiapkan diri sebaik mungkin dan tampil maksimal,” jelasnya.
Yamaha sebenarnya sudah mengalami masalah sejak lama dengan performa motornya di MotoGP. Masalah stabilitas dan kurangnya kecepatan motor menjadi isu utama sejak Valentino Rossi masih menjadi pebalap utama.
Selain Rossi, Vinales juga menjadi pebalap yang mengeluhkan hal serupa. Bahkan pebalap Spanyol tersebut sampai bersitegang dengan timnya dan berujung pemecatan.
Tercatat hanya Quartararo yang bisa menjinakkan Yamaha YZR-M1. Namun kali ini sang pebalap menuntut lebih karena tim lain sudah bebenah dan tampil lebih cepat.
Bahkan beberapa media menyebutkan Quartararo mulai mempertimbangkan hengkang dari Yamaha. Meskipun hal ini belum bisa dibuktikan secara langsung.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz