Charles Leclerc Rusak Ferrari Legendaris di Monako

Charles Leclerc rusak Ferrari paling legendaris yang pernah mengantarkan mendiang Niki Lauda menjadi juara dunia F1 pada 1975

Charles Leclerc Rusak Ferrari Legendaris di Monako
Denny Basudewa

TRENOTO – Charles Leclerc rusak Ferrari Legendaris yang digunakan mendiang Niki Lauda. Mobil F1 lawas tersebut berjasa mengantarkan sang legenda tersebut menjadi juara F1 pada 1975 dan 1977.

Pada ajang Monte Carlo Historique yang digelar akhir pekan kemarin (14-15/05/2022), Leclerc berkesempatan untuk mencoba mobil Ferrari 312T. Namun dalam ajang ekshibisi tersebut Ia justru menabrakkan kendaraan ke pagar pembatas.

Dalam ajang Monte Carlo Historique sejumlah mobil F1 klasik ikut turun ke lintasan. Salah satunya Leclerc yang menggunakan unit legendaris Ferrari 312T.

Namun nasib buruk yang menghantui sang pembalap di sirkuit jalanan tersebut belum berakhir. Pria asal Monako ini kembali mengalami nasib sial.

Dirinya mengatakan nasib buruknya di sirkuit Monako belum selesai. Ia merusak kendaraan paling bersejarah milik kuda jingkrak.

Photo : Twitter

“Saya pikir nasib saya di Monako sudah cukup buruk. Saya mengalami masalah rem pada tikungan Rascasse dengan mobil F1 paling ikonis milik Ferrari,” ucap Charles Leclerc pada akun sosial medianya.

Sebagai pembalap F1, Leclerc sebenarnya cukup berpengalaman. Ia juga meraih cukup banyak prestasi bersama tim berlambang kuda jingkrak tersebut.

Namun setiap datang ke Monako yang merupakan kampung halamannya, rekan satu tim Carlos Sainz junior ini acara mengalami nasib sial. Bahkan dirinya belum pernah menembus garis finish di Monako sejak 2018.

Sebagai pembalap tuan rumah Leclerc disebut terkena kutukan karena selalu mengalami nasib sial di Monako. Bahkan ketika tidak sedang balapan sekalipun Ia mengalami nasib buruk.

Melalui akun sosial media pribadinya Leclerc mengatakan bahwa rem mobil yang ditunggangi bermasalah. Akibatnya tunggangannya tidak bisa dikendalikan dan akhirnya menabrak tembok pembatas.

Photo : twitter

“Saya kehilangan rem kendaraan. Awalnya saya mengerem biasa saja, lalu pedalnya menjadi keras dan jatuh ke lantai,” tulisnya.

Meskipun telah merusak mobil paling bersejarah milik Ferrari, namun dirinya tetap merasa beruntung. Walupun rusak namun dirinya tidak mengalami cedera sama sekali.

“Saya beruntung karena terjadinya (kecelakaan) di sana. Karena jika terjadi di tempat lain bisa bahaya,” jelasnya.

Leclerc akan menjalani balapan sesungguhnya yakni F1 GP Monako 2022 pada 29 Mei 2022. Sementara Ia akan membalap pada seri Spanyol di Barcelona akhir pekan ini.


Terkini

mobil
Changan Nevo Q05

Changan Raup 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Populer

Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026

news
Sim keliling bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 Agustus, Cek Syarat dan Biayanya

Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend, Hari Ini 21 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 Agustus 2026 Kembali Berlaku

Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan

mobil
BAIC

Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik

BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan

mobil
Freelander 8

SUV Freelander 8 Mejeng di Uni Emirate Arab Jelang Debut Global

Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan

mobil
Daihatsu di GIIAS 2026

Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris

Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026

mobil
BYD M6 EV

Rapor SPK Mobil Cina di GIIAS 2026: BYD Moncer, GWM Terpuruk

Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK