Changan Raup 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Populer
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
Charles Leclerc rusak Ferrari paling legendaris yang pernah mengantarkan mendiang Niki Lauda menjadi juara dunia F1 pada 1975
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Charles Leclerc rusak Ferrari Legendaris yang digunakan mendiang Niki Lauda. Mobil F1 lawas tersebut berjasa mengantarkan sang legenda tersebut menjadi juara F1 pada 1975 dan 1977.
Pada ajang Monte Carlo Historique yang digelar akhir pekan kemarin (14-15/05/2022), Leclerc berkesempatan untuk mencoba mobil Ferrari 312T. Namun dalam ajang ekshibisi tersebut Ia justru menabrakkan kendaraan ke pagar pembatas.
Dalam ajang Monte Carlo Historique sejumlah mobil F1 klasik ikut turun ke lintasan. Salah satunya Leclerc yang menggunakan unit legendaris Ferrari 312T.
Namun nasib buruk yang menghantui sang pembalap di sirkuit jalanan tersebut belum berakhir. Pria asal Monako ini kembali mengalami nasib sial.
Dirinya mengatakan nasib buruknya di sirkuit Monako belum selesai. Ia merusak kendaraan paling bersejarah milik kuda jingkrak.
“Saya pikir nasib saya di Monako sudah cukup buruk. Saya mengalami masalah rem pada tikungan Rascasse dengan mobil F1 paling ikonis milik Ferrari,” ucap Charles Leclerc pada akun sosial medianya.
Sebagai pembalap F1, Leclerc sebenarnya cukup berpengalaman. Ia juga meraih cukup banyak prestasi bersama tim berlambang kuda jingkrak tersebut.
Namun setiap datang ke Monako yang merupakan kampung halamannya, rekan satu tim Carlos Sainz junior ini acara mengalami nasib sial. Bahkan dirinya belum pernah menembus garis finish di Monako sejak 2018.
Sebagai pembalap tuan rumah Leclerc disebut terkena kutukan karena selalu mengalami nasib sial di Monako. Bahkan ketika tidak sedang balapan sekalipun Ia mengalami nasib buruk.
Melalui akun sosial media pribadinya Leclerc mengatakan bahwa rem mobil yang ditunggangi bermasalah. Akibatnya tunggangannya tidak bisa dikendalikan dan akhirnya menabrak tembok pembatas.
“Saya kehilangan rem kendaraan. Awalnya saya mengerem biasa saja, lalu pedalnya menjadi keras dan jatuh ke lantai,” tulisnya.
Meskipun telah merusak mobil paling bersejarah milik Ferrari, namun dirinya tetap merasa beruntung. Walupun rusak namun dirinya tidak mengalami cedera sama sekali.
“Saya beruntung karena terjadinya (kecelakaan) di sana. Karena jika terjadi di tempat lain bisa bahaya,” jelasnya.
Leclerc akan menjalani balapan sesungguhnya yakni F1 GP Monako 2022 pada 29 Mei 2022. Sementara Ia akan membalap pada seri Spanyol di Barcelona akhir pekan ini.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK