Marc Marquez Merasa Bosan Bermusuhan dengan Valentino Rossi
04 Desember 2025, 18:00 WIB
Akibat Marc Marquez cedera di seri Mandalika, pekerjaan Ducati menyiapkan Desmosedici GP26 sedikit terhambat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Cedera Marc Marquez masih menyisakan cerita tersendiri. Terutama buat sang tim, yakni Ducati Corse.
Sebab skuad asal Italia tersebut tidak bisa melakukan pengujian motor balap Desmosedici GP26 dalam waktu dekat.
Ducati harus menunggu Marc Marquez buat pulih terlebih dahulu. Sehingga dapat menyiapkan tunggangannya untuk musim depan.
“Yang pasti dia sangat tidak beruntung karena itu bukan sepenuhnya salahnya,” ungkap Luigi Dall’Igna, General Manager Ducati di Crash, Rabu (05/11).
Seperti diketahui, The Baby Alien mengalami cedera bahu kanan serius. Memaksa sang juara dunia MotoGP 2025 naik ke meja operasi.
Setelah itu tim dokter menyarankan Marc Marquez untuk beristirahat lebih lama lagi selama masa pemulihan.
Ia pun terpaksa absen mengikuti sejumlah balapan. Bahkan sampai seri pamungkas nanti di Valencia, Spanyol.
“Sebelum kecelakaan itu, rencananya adalah mencoba mengembangkan sesuatu selama balapan akhir 2025,” lanjut bos Ducati.
Akan tetapi rencana Ducati buat melakukan pengembangan tidak berjalan lancar. Sehingga pekerjaan mereka pun jadi terhambat.
Memang jika dilihat kehadiran Marc Marquez cukup penting bagi Ducati. Sebab ia mampu menunjukan penampilan impresif sepanjang musim.
Sedangkan sang rekan, yakni Francesco Bagnaia gagal buat meraih hasil terbaik di MotoGP 2025. Penampilanya bisa dibilang kurang konsisten sepanjang musim.
“Sekarang hal itu (pengembangan Desmosedici GP26) tidak memungkinkan. Ini masalah utama kecelakaan Marquez,” tegas Luigi Dall’Igna.
Di sisi lain dr. Angel Charte, Kepala Tim Medis MotoGP membagikan perkembangan kondisi terkini Marc Marquez.
Menurut dia The Baby Alien memang harus istirahat lebih lama. Sebab Marquez sudah menjalani sejumlah operasi dalam beberapa tahun belakangan.
“Cedera lamanya di tulang humerus aman, tidak kena. Cuma memang ada satu sekrup yang bengkok dan sudah diperbaiki” kata Charte.
Sedangkan buat tulang korakoid yang retak, Charte menegaskan bahwa bagian itu sering dianggap sepele, padahal penting.
“Jadi bukan soal parah atau tidak, tetapi pemulihannya harus pelan-pelan dan hati-hati,” pungkas dia.
Charte pun mengingatkan risiko besar jika Marc Marquez tetap memaksakan untuk balapan lebih awal. Bisa jadi cederanya semakin parah serta sulit disembuhkan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 18:00 WIB
17 November 2025, 22:00 WIB
17 November 2025, 12:00 WIB
16 November 2025, 21:24 WIB
15 November 2025, 07:00 WIB
Terkini
04 Desember 2025, 22:10 WIB
Mengulangkesuksesan program Kijang pada 30 tahun lalu, Toyota Veloz Hybrid Lintas Nusa kembali digelar
04 Desember 2025, 21:00 WIB
Jaecoo Indonesia akan memasarkan sejumlah model dari seri Omoda yang sebelumnya ditawarkan oleh Chery
04 Desember 2025, 20:00 WIB
Pertamina Lubricants berharap beban para korban bencana alam di Sumatera Utara serta Barat bisa lebih ringan
04 Desember 2025, 19:00 WIB
Kendaraan listrik dinilai potensial di segmen niaga, Kalista sorot perlu ada insentif dari pemerintah
04 Desember 2025, 18:00 WIB
Marc Marquez sudah tidak mau hidup bersama dendam, ia hanya ingin menghormati para rival termasuk Rossi
04 Desember 2025, 17:00 WIB
Nama BYD King dan King L terdaftar di Indonesia, sedan berteknologi PHEV yang dijual dengan harga kompetitif
04 Desember 2025, 16:00 WIB
Keberadaan pabrik BYD dinilai bakal membawa dampak positif, sebab dapat menyerap banyak tenaga kerja di Subang
04 Desember 2025, 15:01 WIB
Pemerintah akhirnya resmi keluarkan aturan pembatasan angkutan barang saat libur Natal dan tahun baru 2026