Hasil MotoGP San Marino 2026: Marc Marquez Kembali Dominan
13 September 2026, 19:55 WIB
Akibat Marc Marquez cedera di seri Mandalika, pekerjaan Ducati menyiapkan Desmosedici GP26 sedikit terhambat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Cedera Marc Marquez masih menyisakan cerita tersendiri. Terutama buat sang tim, yakni Ducati Corse.
Sebab skuad asal Italia tersebut tidak bisa melakukan pengujian motor balap Desmosedici GP26 dalam waktu dekat.
Ducati harus menunggu Marc Marquez buat pulih terlebih dahulu. Sehingga dapat menyiapkan tunggangannya untuk musim depan.
“Yang pasti dia sangat tidak beruntung karena itu bukan sepenuhnya salahnya,” ungkap Luigi Dall’Igna, General Manager Ducati di Crash, Rabu (05/11).
Seperti diketahui, The Baby Alien mengalami cedera bahu kanan serius. Memaksa sang juara dunia MotoGP 2025 naik ke meja operasi.
Setelah itu tim dokter menyarankan Marc Marquez untuk beristirahat lebih lama lagi selama masa pemulihan.
Ia pun terpaksa absen mengikuti sejumlah balapan. Bahkan sampai seri pamungkas nanti di Valencia, Spanyol.
“Sebelum kecelakaan itu, rencananya adalah mencoba mengembangkan sesuatu selama balapan akhir 2025,” lanjut bos Ducati.
Akan tetapi rencana Ducati buat melakukan pengembangan tidak berjalan lancar. Sehingga pekerjaan mereka pun jadi terhambat.
Memang jika dilihat kehadiran Marc Marquez cukup penting bagi Ducati. Sebab ia mampu menunjukan penampilan impresif sepanjang musim.
Sedangkan sang rekan, yakni Francesco Bagnaia gagal buat meraih hasil terbaik di MotoGP 2025. Penampilanya bisa dibilang kurang konsisten sepanjang musim.
“Sekarang hal itu (pengembangan Desmosedici GP26) tidak memungkinkan. Ini masalah utama kecelakaan Marquez,” tegas Luigi Dall’Igna.
Di sisi lain dr. Angel Charte, Kepala Tim Medis MotoGP membagikan perkembangan kondisi terkini Marc Marquez.
Menurut dia The Baby Alien memang harus istirahat lebih lama. Sebab Marquez sudah menjalani sejumlah operasi dalam beberapa tahun belakangan.
“Cedera lamanya di tulang humerus aman, tidak kena. Cuma memang ada satu sekrup yang bengkok dan sudah diperbaiki” kata Charte.
Sedangkan buat tulang korakoid yang retak, Charte menegaskan bahwa bagian itu sering dianggap sepele, padahal penting.
“Jadi bukan soal parah atau tidak, tetapi pemulihannya harus pelan-pelan dan hati-hati,” pungkas dia.
Charte pun mengingatkan risiko besar jika Marc Marquez tetap memaksakan untuk balapan lebih awal. Bisa jadi cederanya semakin parah serta sulit disembuhkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 September 2026, 19:55 WIB
12 September 2026, 21:09 WIB
12 September 2026, 09:00 WIB
09 September 2026, 21:00 WIB
09 September 2026, 09:00 WIB
Terkini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti