Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi Berhasil Salip Ogura
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Akibat Marc Marquez cedera di seri Mandalika, pekerjaan Ducati menyiapkan Desmosedici GP26 sedikit terhambat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Cedera Marc Marquez masih menyisakan cerita tersendiri. Terutama buat sang tim, yakni Ducati Corse.
Sebab skuad asal Italia tersebut tidak bisa melakukan pengujian motor balap Desmosedici GP26 dalam waktu dekat.
Ducati harus menunggu Marc Marquez buat pulih terlebih dahulu. Sehingga dapat menyiapkan tunggangannya untuk musim depan.
“Yang pasti dia sangat tidak beruntung karena itu bukan sepenuhnya salahnya,” ungkap Luigi Dall’Igna, General Manager Ducati di Crash, Rabu (05/11).
Seperti diketahui, The Baby Alien mengalami cedera bahu kanan serius. Memaksa sang juara dunia MotoGP 2025 naik ke meja operasi.
Setelah itu tim dokter menyarankan Marc Marquez untuk beristirahat lebih lama lagi selama masa pemulihan.
Ia pun terpaksa absen mengikuti sejumlah balapan. Bahkan sampai seri pamungkas nanti di Valencia, Spanyol.
“Sebelum kecelakaan itu, rencananya adalah mencoba mengembangkan sesuatu selama balapan akhir 2025,” lanjut bos Ducati.
Akan tetapi rencana Ducati buat melakukan pengembangan tidak berjalan lancar. Sehingga pekerjaan mereka pun jadi terhambat.
Memang jika dilihat kehadiran Marc Marquez cukup penting bagi Ducati. Sebab ia mampu menunjukan penampilan impresif sepanjang musim.
Sedangkan sang rekan, yakni Francesco Bagnaia gagal buat meraih hasil terbaik di MotoGP 2025. Penampilanya bisa dibilang kurang konsisten sepanjang musim.
“Sekarang hal itu (pengembangan Desmosedici GP26) tidak memungkinkan. Ini masalah utama kecelakaan Marquez,” tegas Luigi Dall’Igna.
Di sisi lain dr. Angel Charte, Kepala Tim Medis MotoGP membagikan perkembangan kondisi terkini Marc Marquez.
Menurut dia The Baby Alien memang harus istirahat lebih lama. Sebab Marquez sudah menjalani sejumlah operasi dalam beberapa tahun belakangan.
“Cedera lamanya di tulang humerus aman, tidak kena. Cuma memang ada satu sekrup yang bengkok dan sudah diperbaiki” kata Charte.
Sedangkan buat tulang korakoid yang retak, Charte menegaskan bahwa bagian itu sering dianggap sepele, padahal penting.
“Jadi bukan soal parah atau tidak, tetapi pemulihannya harus pelan-pelan dan hati-hati,” pungkas dia.
Charte pun mengingatkan risiko besar jika Marc Marquez tetap memaksakan untuk balapan lebih awal. Bisa jadi cederanya semakin parah serta sulit disembuhkan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
24 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail