Livery Baru Pertamina Enduro VR46 di MotoGP 2026, Makin Maskulin
15 Januari 2026, 07:00 WIB
Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati senang bisa memakai jasa Marc Marquez untuk gelaran MotoGP 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Langkah Ducati pada MotoGP 2025 masih terus menjadi bahan perbincangan. Termasuk mengenai perginya tim Pramac Racing ke Yamaha.
Sejumlah pihak cukup menyayangkan keputusan tersebut. Sebab mereka menilai kalau tim asal Italia ini tidak akan sekuat musim-musim sebelumnya.
Lalu tim satelit Ducati tersisa dua saja, yakni Gresini Racing serta Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Otomatis mereka akan kesulitan dalam mengumpulkan data guna pengembangan motor balap Desmosedici.
“Tentu saja kami memiliki lebih sedikit peluang untuk melakukan ini (Mengumpulkan Data) di masa mendatang. Pabrikan lain juga mengetahui bahwa hal seperti itu bisa dilakukan, jadi begitulah kenyataannya,” ujar Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati di Crash, Kamis (19/9).
Ia pun tidak memungkiri kalau kekuatan Ducati dalam balapan para raja bakal sedikit berkurang. Berpotensi menurunkan dominasi mereka di MotoGP 2025.
Apalagi kepergian Pramac ke Yamaha membuat jumlah pembalap Ducati terpangkas. Sehingga musim depan diprediksi bakal berjalan lebih kompetitif.
Meski begitu Gigi Dall’Igna tidak mau ambil pusing. Pasalnya dia telah mengantongi tanda tangan dari Marc Marquez.
“Di sisi lain sebagai tim pabrikan, kami akan memiliki pembalap terbaik sepanjang sejarah Ducati,” tegas pria asal Italia ini.
Ia pun optimistis Ducati tetap bisa mempertahankan dominasi mereka. Apalagi dengan duo Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Mengingat keduanya memiliki penampilan yang sangat baik di MotoGP 2024. Jadi Gigi Dall’Igna percaya skuad berjuluk Borgo Panigale ini masih sangat kompetitif.
Memang skuad Ducati diketahui kerap membela Marc Marquez dari kritik pedas. Seperti ketika Pramac angkat koper ke Yamaha.
Banyak pihak yang menyebut kalau The Baby Alien menjadi biang kerok kepergian tim satelit tersebut. Sehingga sejumlah orang menghujatnya.
Mendengar hal itu Davide Tardozzi, Manajer tim Ducati angkat bicara. Dia menilai keputusan yang dibuat sudah melalui berbagai pertimbangan.
Sehingga mereka tidak begitu saja menarik The Baby Alien ke skuad utama. Ada berbagai hal harus mereka pikirkan terlebih dahulu.
“Keputusan telah diambil dan butuh beberapa saat karena memiliki Enea Bastianini, Jorge Martin serta Marquez dengan kemungkinan untuk datang kepada kami, ini sungguh sulit,” ujar Tardozzi.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau mereka melibatkan berbagai pihak ketika ingin memboyong Marc Marquez. Mulai dari Gigi Dall’Igna sampai Mauro Grassilli, Direktur Olahraga Ducati Corse.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 07:00 WIB
13 Januari 2026, 15:37 WIB
12 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen
15 Januari 2026, 13:00 WIB
MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan
15 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar
15 Januari 2026, 10:00 WIB
Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha
15 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025