Marc Marquez Trauma Balapan di Mandalika, Punya Kenangan Buruk
03 September 2026, 09:00 WIB
Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati senang bisa memakai jasa Marc Marquez untuk gelaran MotoGP 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Langkah Ducati pada MotoGP 2025 masih terus menjadi bahan perbincangan. Termasuk mengenai perginya tim Pramac Racing ke Yamaha.
Sejumlah pihak cukup menyayangkan keputusan tersebut. Sebab mereka menilai kalau tim asal Italia ini tidak akan sekuat musim-musim sebelumnya.
Lalu tim satelit Ducati tersisa dua saja, yakni Gresini Racing serta Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Otomatis mereka akan kesulitan dalam mengumpulkan data guna pengembangan motor balap Desmosedici.
“Tentu saja kami memiliki lebih sedikit peluang untuk melakukan ini (Mengumpulkan Data) di masa mendatang. Pabrikan lain juga mengetahui bahwa hal seperti itu bisa dilakukan, jadi begitulah kenyataannya,” ujar Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati di Crash, Kamis (19/9).
Ia pun tidak memungkiri kalau kekuatan Ducati dalam balapan para raja bakal sedikit berkurang. Berpotensi menurunkan dominasi mereka di MotoGP 2025.
Apalagi kepergian Pramac ke Yamaha membuat jumlah pembalap Ducati terpangkas. Sehingga musim depan diprediksi bakal berjalan lebih kompetitif.
Meski begitu Gigi Dall’Igna tidak mau ambil pusing. Pasalnya dia telah mengantongi tanda tangan dari Marc Marquez.
“Di sisi lain sebagai tim pabrikan, kami akan memiliki pembalap terbaik sepanjang sejarah Ducati,” tegas pria asal Italia ini.
Ia pun optimistis Ducati tetap bisa mempertahankan dominasi mereka. Apalagi dengan duo Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Mengingat keduanya memiliki penampilan yang sangat baik di MotoGP 2024. Jadi Gigi Dall’Igna percaya skuad berjuluk Borgo Panigale ini masih sangat kompetitif.
Memang skuad Ducati diketahui kerap membela Marc Marquez dari kritik pedas. Seperti ketika Pramac angkat koper ke Yamaha.
Banyak pihak yang menyebut kalau The Baby Alien menjadi biang kerok kepergian tim satelit tersebut. Sehingga sejumlah orang menghujatnya.
Mendengar hal itu Davide Tardozzi, Manajer tim Ducati angkat bicara. Dia menilai keputusan yang dibuat sudah melalui berbagai pertimbangan.
Sehingga mereka tidak begitu saja menarik The Baby Alien ke skuad utama. Ada berbagai hal harus mereka pikirkan terlebih dahulu.
“Keputusan telah diambil dan butuh beberapa saat karena memiliki Enea Bastianini, Jorge Martin serta Marquez dengan kemungkinan untuk datang kepada kami, ini sungguh sulit,” ujar Tardozzi.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau mereka melibatkan berbagai pihak ketika ingin memboyong Marc Marquez. Mulai dari Gigi Dall’Igna sampai Mauro Grassilli, Direktur Olahraga Ducati Corse.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 09:00 WIB
30 Agustus 2026, 20:14 WIB
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
Terkini
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan
07 September 2026, 10:16 WIB
Robot AiMOGA Mornine kembali mendapatkan sertifikasi dari benua Uni Eropa di aspek hardware dan software
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang