Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Bagnaia mendertia cedera ringan usai mengalami kecelakaan hebat di MotoGP Catalunya 2023 akhir pekan lalu
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – MotoGP Catalunya 2023 menjadi akhir pekan yang menyedihkan bagi Francesco Bagnaia. Dia mengalami kecelakaan horror pada Minggu (3/9).
Padahal juara dunia MotoGP 2022 tersebut bisa memulai balapan dengan baik. Pembalap Ducati ini memacu kuda besi buat mempertahankan posisinya.
Namun nasib sial justru dialami oleh Bagnaia saat keluar tikungan kedua. Murid Valentino Rossi terlempar dan terhempas ke trek saat banyak pembalap berada di belakangnya.
Hasilnya Brad Binder tidak bisa menghindar dan terpaksa melindas kaki Francesco Bagnaia. Membuat panitia mengibarkan red flag untuk menghentikan sementara balapan di Sirkuit Barcelona-Catalunya.
Setelahnya rider berdarah Italia itu diangkut ambulans guna menuju klinik buat mendapatkan pertolongan pertama.
Beruntungnya rekan Enea Bastianini dinyatakan tidak mengalami cedera serius setelah dilakukan pemeriksaan. Kendati demikian Bagnaia mesti menjalani pemeriksaan lanjutan guna memastikan kondisinya tetap baik-baik saja.
“Pecco baik-baik saja, dia mengalami polytrauma hebat. Hal itu karena motor paha dan betisnya terlindas motor,” ungkap Angel Charte dokter yang memeriksa Bagnaia seperti dikutip di Crash, Senin (4/9).
Charte menuturkan kalau pihaknya hanya menemukan cedera kecil di kaki sang pembalap. Namun secara keseluruhan kondisi Bagnaia tetap aman.
Di sisi lain Bagnaia merasa beruntung bisa selamat dari kecelakaan horror pada akhir pekan ini. Dia pun bersyukur tidak mengalami cedera serius.
Lantas dia mengungkapkan penyebab terjadinya kecelakaan. Bagnaia merasa sejak pemanasan ia ada yang tak beres pada ban belakang kuda besinya.
Bahkan ia menyebut kejadian kemarin bukan sebuah kecelakaan yang normal. Menurutnya grip roda belakang belum berada di titik terbaik.
“Saya tak tahu, saat itu gripnya sangat minim sejak warm up lap. Aku baru saja highside hebat, bukan highside yang normal,” ungkap Bagnaia.
Murid Rossi tersebut mengaku belum bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi. Namun dia memastikan kalau sejak sesi pemanasan tak mendapatkan grip sesuai harapan.
“Sangat sulit untuk memahami apa yang terjadi saat ini karena pastinya itu bukan kecelakaan biasa,” tegasnya.
Sebagai informasi highside biasanya terjadi karena roda belakang kehilangan traksi dengan aspal saat keluar tikungan. Lalu sang pembalap berusaha buat memperbaiki posisi.
Akan tetapi karena tenaga motor terlalu besar, maka suspensi belakang mengalami kejutan besar sehingga pengendara terlempar ke atas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Juli 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 20:09 WIB
26 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 09:00 WIB
21 Juni 2026, 20:18 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan
02 Juli 2026, 06:02 WIB
SIM keliling Bandung bisa jadi opsi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara dengan mudah