Anggaran Sirkuit Formula E Bengkak jadi Rp60 Miliar

Ditargetkan selesai pada April mendatang, pembangunan anggaran Sirkuit Formula E membenngkak hingga Rp60 miliar

Anggaran Sirkuit Formula E Bengkak jadi Rp60 Miliar
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Sedang dalam tahap pembangunan, sirkuit Formula E ditargetkan selesai pada April 2022. Dalam kunjungannya, Muhammad Taufik selaku Wakil Ketua DPR Provinsi DKI Jakarta menyebut, pencapaian kontraktor Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) sudah mencapai 52 persen.

"Saya berkunjung ke sini sudah mencapai 52 persen, jadi sisa 48 persen, Insya Allah selesai April ya," kata Taufik seperti dilansir Antara, Senin (7/3/2022).

Dalam pembangunannya, Taufik juga menegaskan, konstruksi jalan untuk Formula E memiliki standar sesuai ajang balap dunia. Hal ini tentu berbeda jika dibandingkan dengan konstruksi jalan raya biasa.

"Karena ada syarat-syarat yang diperhitungkan oleh penyelenggara dalam menggelar Formula E. Mereka pasti sudah memperhitungkan kekuatan jalan ini sesuai ketentuan," ujarnya.

Hingga saat ini, Taufik menyebut kontraktor belum memiliki kendala terkait teknis pengerjaan jalan, meskipun sebelumnya ada keraguan dari DPRD DKI terkait pemilihan lokasi penyelenggaraan balapan.

"Mereka (kontraktor) optimistis ini tepat waktu sudah selsai. Buat saya sih, yang paling penting adalah pekerjaan ini harus selsai tepat waktu. Kalau bicara soal kualitas, mereka ada pengawas dan organisasi Formula E," tuturnya.

Photo : Formula E

Anggaran Rp60 Miliar

Selain itu, Ari Wibowo selaku Penanggung Jawa proyek Sirkuit Internasional Formula E Jakarta dari PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama menyebut, anggaran yang harus digelontorkan untuk pembangunan ini mencapai Rp60 miliar. Seluruh anggaran tersebut digunakan untuk membangun trek balapan.

"Anggarannya ini kalau di tahap saat ini kami masih rp60 miliar. Saya tidak boleh masuk ke keseluruhan anggaran untuk penyelenggaraan event karena itu di luar saya," ujar Ari.

Menurutnya, angka tersebut lebih hemat Rp40 miliar dari perkiraan awal, sesuai penjelasan Ahmad Sahroni, Ketua Pelaksana atau Organizing Committee (OC) Formula E Jakarta 2022 pada Rau (22/12/2021).

"Dampak dari kegiatan Formula E itu seluruhnya bisa hampir 78 juta poundsterling Inggris. Itu buka pendapatan asli daerah yang diterima Pemprov DKI tapi keuntungan secara total," ujarnya.

Saat itu, Sahroni juga menargetkan kapasitas penonton ajang balap ini bisa mencapai 40 ribu hingga 50 ribu penonton.

Dalam kesempatan terpisah, Ahmad Riza Patria selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan pembangunan sirkuit Formula E bertambah Rp10 miliar.

“Memang ada penambahan anggaran dari Rp50 miliar menjadi Rp60 miliar karena sirkuit itu dibuat permanen,” katanya seperti dikutip Antara.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan