Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Alex Rins turut mengalami kendala seperti Fabio Quartararo pada gelaran MotoGP Inggris 2025 di Silverstone
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Nasib sial menimpa Fabio Quartararo saat menjalani MotoGP Inggris 2025 di Sirkuit Silverstone pada Minggu (25/05).
Saat memimpin jalannya balap, kuda besi Yamaha mengalami masalah teknis, sehingga El Diablo harus menepi dari lintasan.
Setelah memarkirkan motornya, Fabio Quartararo terlihat sedih karena gagal meraih kemenangan perdana di MotoGP 2025.
Akan tetapi, tidak hanya Quartararo yang mengalami hal tersebut. Rekan satu garasinya, yakni Alex Rins juga mengadapi kendala serupa.
Berbeda dengan sang rekan, Rins mendapatkan kendala pada motor balapnya ketika berada di barisan belakang.
"Saya pun mengalami masalah yang sama dengan Fabio (Quartararo)," ungkap Alex Rins di Crash, Selasa (27/05).
Rins mengatakan, kendala tersebut terjadi begitu saja di lap terakhir, membuat dia kesulitan mengendalikan motor balapnya.
Bagian setang kemudi Yamaha YZR-M1 milik Alex Rins terasa sangat berat, terutama pada sistem pengereman.
"Perasaannya tentu berbeda dengan Fabio. Bisa dibilang saya beruntung karena itu terjadi di putaran terakhir," Rins menambahkan.
Akibat peristiwa tersebut, pabrikan berlambang garpu tala ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap kuda besi milik Rins dan Quartararo.
Kemudian, Alex Rins juga mengungkapkan bahwa kerusakan semacam ini sejatinya pernah terjadi di masa lalu.
"Aneh sekali, kedua pembalap berada di balapan yang mengalami masalah yang sama," tegas Alex Rins.
Patut diketahui, masalah pada kuda besi Alex Rins maupun Quartararo berada di bagian ride height device atau biasa disebut holeshot.
Sebuah perangkat yang dapat mengubah ketinggian suspensi motor. Bisa dioperasikan secara manual oleh pembalap.
"Ride height device terkunci ke bawah. Aku tidak bisa mengembalikannya dan benar-benar rusak," kata Quartararo dalam kesempatan terpisah.
Komponen ini biasanya digunakan para pembalap ketika di garis start atau saat keluar dari tikungan untuk menghindari wheelie.
Dengan menghindari wheelie, motor akan mendapatkan traksi dan akselerasi yang lebih baik di lintasan lurus.
Sementara untuk mengaktifkan ride height device atau holeshot, pembalap cukup menekan tombol pada bagian setang kemudi, sehingga suspensi akan turun secara perlahan.
Sekadar informasi, fitur ride height device pertama kali dikembangkan oleh Ducati. Lalu pabrikan lain mengikuti termasuk Yamaha.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:20 WIB
13 Mei 2026, 14:44 WIB
12 Mei 2026, 19:21 WIB
10 Mei 2026, 20:18 WIB
09 Mei 2026, 20:35 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta