BMW Astra Kembangkan Potensi Desa Melalui Program DSA
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI mendesak polisi mengusut tuntas kecelakaan BMW di Sleman
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sebuah sedan BMW terlibat kecelakaan fatal dengan Honda Vario di Jalan Palagan, Ngaglik, Sleman pada Sabtu (24/05).
Dalam peristiwa ini, satu orang mahasiswa Fakultas Hukum UGM (Universitas Gadjah Mada) bernama Argo Ericko Achfandi dinyatakan tewas di lokasi kejadian.
Sementara itu, pengemudi BMW diketahui adalah Christiano Pengaraptena Pengidahen Tarigan juga seorang mahasiswa UGM dari FEB Ilmu Ekonomi.
Peristiwa ini menyedot perhatian publik, bahkan hingga menjadi topik pembicaraan di dunia maya.
Kecelakaan tersebut juga sampai ke telinga Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ia bahkan mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.
Ia juga menekankan agar Polda DIY bersikap profesional, transparan serta tidak pandang bulu dalam menangani kasus kecelakaan BMW yang melibatkan mahasiswa UGM tersebut.
“Apalagi isu yang beredar, diduga orang tua pelaku memiliki uang dan pengaruh,” ungkap Sahroni di Antara, Selasa (27/05).
Sahroni menegaskan bahwa ia akan terus memantau perkembangan kasus ini untuk memastikan tidak ada intervensi dari pihak mana pun.
Menurut Sahroni, pelaku yang menyebabkan Argo Ericko Achfandi meninggal dunia harus dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai dengan perbuatannya.
“Siapa peduli? Anaknya renggut nyawa orang, ya hadapi konsekuensi pidananya,” tegas Ahmad Sahroni.
Sahroni juga berharap agar polisi menangani kecelakaan BMW ini dengan serius serta tidak terganggu oleh faktor eksternal.
"Polisi awas, jangan sampai digembosi. Ingat, publik memantau dan menilai," tambah dia.
Sebagai informasi, pihak kepolisian tengah melakukan serangkaian penyelidikan. Mereka mengumpulkan bukti dugaan penyebab kecelakaan BMW di Sleman.
Proses ini nerjalan dengan melakukan pengumpulan keterangan saksi, rekaman CCTV serta bukti-bukti lain di lapangan.
Rekaman CCTV menjadi salah satu bukti penting untuk menganalisis kecepatan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.
Polisi akan mengevaluasi apakah mobil BMW yang dikemudikan oleh Christiano Pengaraptena Pengidahen Tarigan melaju dengan kecepatan tinggi atau rendah.
Keterangan pelaku, saksi serta bukti yang ditemukan di lapangan akan dibandingkan untuk mengungkap kronologi kecelakaan ini secara lengkap.
Sebelum kecelakaan, Argo Ericko Achfandi diduga hendak berputar arah ke selatan. Pada saat yang sama, mobil BMW bernomor polisi B 1442 NAC melintas.
Tabrakan tak terhindarkan, Argo bersama motornya langsung terpental. Mahasiswa tersebut dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sedangkan mobil BMW yang dikemudikan oleh Christiano Pengaraptena Pengidahen Tarigan oleng ke sebelah kanan dan menabrak kendaraan lain.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
07 Oktober 2026, 16:06 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
25 Oktober 2026, 13:18 WIB
Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan
24 Oktober 2026, 07:00 WIB
Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain