Ketika Desainer BMW Rancang Mobil Baru GAC Aion
20 Januari 2026, 20:00 WIB
Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI mendesak polisi mengusut tuntas kecelakaan BMW di Sleman
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sebuah sedan BMW terlibat kecelakaan fatal dengan Honda Vario di Jalan Palagan, Ngaglik, Sleman pada Sabtu (24/05).
Dalam peristiwa ini, satu orang mahasiswa Fakultas Hukum UGM (Universitas Gadjah Mada) bernama Argo Ericko Achfandi dinyatakan tewas di lokasi kejadian.
Sementara itu, pengemudi BMW diketahui adalah Christiano Pengaraptena Pengidahen Tarigan juga seorang mahasiswa UGM dari FEB Ilmu Ekonomi.
Peristiwa ini menyedot perhatian publik, bahkan hingga menjadi topik pembicaraan di dunia maya.
Kecelakaan tersebut juga sampai ke telinga Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ia bahkan mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.
Ia juga menekankan agar Polda DIY bersikap profesional, transparan serta tidak pandang bulu dalam menangani kasus kecelakaan BMW yang melibatkan mahasiswa UGM tersebut.
“Apalagi isu yang beredar, diduga orang tua pelaku memiliki uang dan pengaruh,” ungkap Sahroni di Antara, Selasa (27/05).
Sahroni menegaskan bahwa ia akan terus memantau perkembangan kasus ini untuk memastikan tidak ada intervensi dari pihak mana pun.
Menurut Sahroni, pelaku yang menyebabkan Argo Ericko Achfandi meninggal dunia harus dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai dengan perbuatannya.
“Siapa peduli? Anaknya renggut nyawa orang, ya hadapi konsekuensi pidananya,” tegas Ahmad Sahroni.
Sahroni juga berharap agar polisi menangani kecelakaan BMW ini dengan serius serta tidak terganggu oleh faktor eksternal.
"Polisi awas, jangan sampai digembosi. Ingat, publik memantau dan menilai," tambah dia.
Sebagai informasi, pihak kepolisian tengah melakukan serangkaian penyelidikan. Mereka mengumpulkan bukti dugaan penyebab kecelakaan BMW di Sleman.
Proses ini nerjalan dengan melakukan pengumpulan keterangan saksi, rekaman CCTV serta bukti-bukti lain di lapangan.
Rekaman CCTV menjadi salah satu bukti penting untuk menganalisis kecepatan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.
Polisi akan mengevaluasi apakah mobil BMW yang dikemudikan oleh Christiano Pengaraptena Pengidahen Tarigan melaju dengan kecepatan tinggi atau rendah.
Keterangan pelaku, saksi serta bukti yang ditemukan di lapangan akan dibandingkan untuk mengungkap kronologi kecelakaan ini secara lengkap.
Sebelum kecelakaan, Argo Ericko Achfandi diduga hendak berputar arah ke selatan. Pada saat yang sama, mobil BMW bernomor polisi B 1442 NAC melintas.
Tabrakan tak terhindarkan, Argo bersama motornya langsung terpental. Mahasiswa tersebut dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sedangkan mobil BMW yang dikemudikan oleh Christiano Pengaraptena Pengidahen Tarigan oleng ke sebelah kanan dan menabrak kendaraan lain.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Januari 2026, 20:00 WIB
18 Januari 2026, 17:00 WIB
13 Januari 2026, 08:00 WIB
07 Januari 2026, 20:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 21:00 WIB
Geely EX2 hadir sebagai bukti komitmen mereka terhadap strategi global dalam menjual mobil listrik modern
20 Januari 2026, 20:00 WIB
Desain SUV terbaru GAC Aion N60 dirancang oleh mantan desainer BMW, punya tampilan tenang dan elegan
20 Januari 2026, 19:00 WIB
Royal Alloy JPS 245 hadir untuk memenuhi kebutuhan para pencinta motor klasik yang ingin melakukan touring
20 Januari 2026, 17:41 WIB
Marc Marquez dikabarkan akan mengabdikan dirinya bersama Ducati selama dua tahun atau sampai MotoGP 2028
20 Januari 2026, 17:21 WIB
Modifikasi simpel namun sporti berupa striping stiker, dirancang untuk BYD Atto 1 oleh Portals Sticker
20 Januari 2026, 14:31 WIB
Ducati MX Team Indonesia akan dibekali motor pabrikan Desmo450 MX, siap debut di ajang motorcross Thailand
20 Januari 2026, 13:00 WIB
Penyegaraan pada Yamaha Lexi LX 155 diharapkan bisa menggairahkan pasar motor matic Indonesia pada 2026
20 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan