BMW Astra Ungkap Tantangan Penjualan Mobil Mewah di 2026
28 Januari 2026, 10:00 WIB
Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI mendesak polisi mengusut tuntas kecelakaan BMW di Sleman
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sebuah sedan BMW terlibat kecelakaan fatal dengan Honda Vario di Jalan Palagan, Ngaglik, Sleman pada Sabtu (24/05).
Dalam peristiwa ini, satu orang mahasiswa Fakultas Hukum UGM (Universitas Gadjah Mada) bernama Argo Ericko Achfandi dinyatakan tewas di lokasi kejadian.
Sementara itu, pengemudi BMW diketahui adalah Christiano Pengaraptena Pengidahen Tarigan juga seorang mahasiswa UGM dari FEB Ilmu Ekonomi.
Peristiwa ini menyedot perhatian publik, bahkan hingga menjadi topik pembicaraan di dunia maya.
Kecelakaan tersebut juga sampai ke telinga Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ia bahkan mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.
Ia juga menekankan agar Polda DIY bersikap profesional, transparan serta tidak pandang bulu dalam menangani kasus kecelakaan BMW yang melibatkan mahasiswa UGM tersebut.
“Apalagi isu yang beredar, diduga orang tua pelaku memiliki uang dan pengaruh,” ungkap Sahroni di Antara, Selasa (27/05).
Sahroni menegaskan bahwa ia akan terus memantau perkembangan kasus ini untuk memastikan tidak ada intervensi dari pihak mana pun.
Menurut Sahroni, pelaku yang menyebabkan Argo Ericko Achfandi meninggal dunia harus dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai dengan perbuatannya.
“Siapa peduli? Anaknya renggut nyawa orang, ya hadapi konsekuensi pidananya,” tegas Ahmad Sahroni.
Sahroni juga berharap agar polisi menangani kecelakaan BMW ini dengan serius serta tidak terganggu oleh faktor eksternal.
"Polisi awas, jangan sampai digembosi. Ingat, publik memantau dan menilai," tambah dia.
Sebagai informasi, pihak kepolisian tengah melakukan serangkaian penyelidikan. Mereka mengumpulkan bukti dugaan penyebab kecelakaan BMW di Sleman.
Proses ini nerjalan dengan melakukan pengumpulan keterangan saksi, rekaman CCTV serta bukti-bukti lain di lapangan.
Rekaman CCTV menjadi salah satu bukti penting untuk menganalisis kecepatan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.
Polisi akan mengevaluasi apakah mobil BMW yang dikemudikan oleh Christiano Pengaraptena Pengidahen Tarigan melaju dengan kecepatan tinggi atau rendah.
Keterangan pelaku, saksi serta bukti yang ditemukan di lapangan akan dibandingkan untuk mengungkap kronologi kecelakaan ini secara lengkap.
Sebelum kecelakaan, Argo Ericko Achfandi diduga hendak berputar arah ke selatan. Pada saat yang sama, mobil BMW bernomor polisi B 1442 NAC melintas.
Tabrakan tak terhindarkan, Argo bersama motornya langsung terpental. Mahasiswa tersebut dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sedangkan mobil BMW yang dikemudikan oleh Christiano Pengaraptena Pengidahen Tarigan oleng ke sebelah kanan dan menabrak kendaraan lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Januari 2026, 10:00 WIB
26 Januari 2026, 08:00 WIB
23 Januari 2026, 19:00 WIB
23 Januari 2026, 15:00 WIB
20 Januari 2026, 20:00 WIB
Terkini
28 Januari 2026, 20:00 WIB
Toyota mengunggah bocoran mobil terbaru mereka, siluet SUV berukuran besar diyakini versi produksi dari bZ5X
28 Januari 2026, 19:00 WIB
Yamaha akan segera menjajal motor balap dengan mesin V4 berkubikasi 850 cc untuk berlaga di MotoGP 2027
28 Januari 2026, 18:00 WIB
Astra UD Trucks akan melakukan perawatan armada PT Pertamina Patra Niaga di berbagai wilayah strategis
28 Januari 2026, 17:00 WIB
Audi enggan mengikuti tren-tren mobil baru yang mengusung layar infotaiment dan panel meter berukuran besar
28 Januari 2026, 16:01 WIB
Jaecoo Indonesia terus berinovasi dengan menghadirkan sejumlah layanan, terbaru mereka membuka diler di Serpong
28 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD sukses menjadi produsen mobil Cina paling laris pada 2025 usai membukukan penjualan sampai 4,6 juta unit
28 Januari 2026, 14:00 WIB
Lepas L8 bakal bersaing dengan semakin banyak merek mobil Cina yang akan debut di Indonesia tahun ini
28 Januari 2026, 13:00 WIB
One way dan contraflow masih menjadi andalan kepolisian dalam memperlancar arus lalu lintas mudik Lebaran 2026