Urai Macet, Pastikan Saldo E-Toll Cukup Saat Arus Balik Lebaran

PT Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk memastikan saldo E-Toll dalam kondisi cukup saat arus balik Lebaran 2023.

Urai Macet, Pastikan Saldo E-Toll Cukup Saat Arus Balik Lebaran
Satrio Adhy

TRENOTO – PT Jasa Marga TBK mengimbau masyarakat untuk memastikan saldo e-toll dalam kondisi cukup. Hal ini guna mengantisipasi penumpukan kendaraan pada arus balik Lebaran 2023.

Seperti dikatakan oleh Lisye Octaviana, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga. Dia menilai pemudik harus menyiapkan saldo minimal Rp800.0000.

Jumlah tersebut buat Anda yang melakukan perjalanan dari Surabaya ke Semarang dan sebaliknya. Sedangkan Semarang ke Jakarta setidaknya saldo e-toll ada Rp500.000.

Photo : Antara

“Kami juga mengingatkan kembali kepada pengguna khususnya melakukan perjalanan di Jalan Tol Trans Jawa dengan sistem transaksi tertutup (tarif sesuai jarak), hanya bisa memakai e-toll yang sama saat tap in serta tap out sehingga saat saldo kurang tidak dapat meminjam pengguna jalan lainnya,” ungkap Lisye seperti dikutip dari Katadata.

Patut diketahui tarif tol dari Semarang ke Jakarta adalah Rp377.500. Jumlah itu digunakan untuk melintasi delapan ruas jalan Tol Trans Jawa.

Sementara biaya dari Semarang ke Surabaya memerlukan Rp355.500 dengan melewati enam ruas Tol Trans Jawa. Jadi pastikan saldo e-toll Anda cukup saat arus balik Lebaran 2023.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Siap Gratiskan Jalan Tol Saat Arus Balik Lebaran

Lisye menuturkan hal itu penting lantaran lebih dari 12.000 kendaraan memiliki saldo uang elektronik tidak cukup di GT Tol Kalikangkung saat mudik kemarin. Imbasnya volume transaksi per jam di sana anjlok sampai 80 persen.

Lisye mencatat data tersebut didapatkan selama 15-21 April 2023, mengakibatkan waktu penundaan yang signifikan. Pasalnya kapasitas transaksi gardu tol Kalikangkaun susut sebesar lima persen per jam.

“Jika pengguna jalan kurang saldo dan harus melakukan top up di gardu, maka satu menit akan hanya bisa melayani satu kendaraan saja,” tegasnya.

Sebagai informasi rekayasa lalu lintas satu arah atau one way membuat gardu yang berfungsi untuk keluar dari Tol Semarang-Batang meningkat dari delapan unit menjadi 15. Artinya, GT Kalikangkung dapat melayani transaksi sebanyak 4.500 kendaraan per jam.

Photo : Istimewa

Akan tetapi jika pengendara kekurangan saldo e-toll bakal memangkas kapasitas tersebut sebesar 80 persen menjadi hanya 900 kendaraan per jam.

"Untuk itu sekali lagi, pastikan kecukupan saldo e-toll untuk menghindari antrean di gerbang tol,” Lisye menutup perkataanya.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E