Arus Balik Melandai, Sistem One Way Nasional Dihentikan
25 Maret 2026, 17:40 WIB
PT Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk memastikan saldo E-Toll dalam kondisi cukup saat arus balik Lebaran 2023.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – PT Jasa Marga TBK mengimbau masyarakat untuk memastikan saldo e-toll dalam kondisi cukup. Hal ini guna mengantisipasi penumpukan kendaraan pada arus balik Lebaran 2023.
Seperti dikatakan oleh Lisye Octaviana, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga. Dia menilai pemudik harus menyiapkan saldo minimal Rp800.0000.
Jumlah tersebut buat Anda yang melakukan perjalanan dari Surabaya ke Semarang dan sebaliknya. Sedangkan Semarang ke Jakarta setidaknya saldo e-toll ada Rp500.000.
“Kami juga mengingatkan kembali kepada pengguna khususnya melakukan perjalanan di Jalan Tol Trans Jawa dengan sistem transaksi tertutup (tarif sesuai jarak), hanya bisa memakai e-toll yang sama saat tap in serta tap out sehingga saat saldo kurang tidak dapat meminjam pengguna jalan lainnya,” ungkap Lisye seperti dikutip dari Katadata.
Patut diketahui tarif tol dari Semarang ke Jakarta adalah Rp377.500. Jumlah itu digunakan untuk melintasi delapan ruas jalan Tol Trans Jawa.
Sementara biaya dari Semarang ke Surabaya memerlukan Rp355.500 dengan melewati enam ruas Tol Trans Jawa. Jadi pastikan saldo e-toll Anda cukup saat arus balik Lebaran 2023.
Lisye menuturkan hal itu penting lantaran lebih dari 12.000 kendaraan memiliki saldo uang elektronik tidak cukup di GT Tol Kalikangkung saat mudik kemarin. Imbasnya volume transaksi per jam di sana anjlok sampai 80 persen.
Lisye mencatat data tersebut didapatkan selama 15-21 April 2023, mengakibatkan waktu penundaan yang signifikan. Pasalnya kapasitas transaksi gardu tol Kalikangkaun susut sebesar lima persen per jam.
“Jika pengguna jalan kurang saldo dan harus melakukan top up di gardu, maka satu menit akan hanya bisa melayani satu kendaraan saja,” tegasnya.
Sebagai informasi rekayasa lalu lintas satu arah atau one way membuat gardu yang berfungsi untuk keluar dari Tol Semarang-Batang meningkat dari delapan unit menjadi 15. Artinya, GT Kalikangkung dapat melayani transaksi sebanyak 4.500 kendaraan per jam.
Akan tetapi jika pengendara kekurangan saldo e-toll bakal memangkas kapasitas tersebut sebesar 80 persen menjadi hanya 900 kendaraan per jam.
"Untuk itu sekali lagi, pastikan kecukupan saldo e-toll untuk menghindari antrean di gerbang tol,” Lisye menutup perkataanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Maret 2026, 17:40 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
24 Februari 2026, 13:00 WIB
21 Desember 2025, 07:00 WIB
20 Oktober 2025, 08:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
02 April 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026