Daftar Diskon Mobil LCGC di GJAW 2025, Ada Daihatsu Sigra
29 November 2025, 08:00 WIB
Selama GJAW 2025, banyak tenaga penjual yang menawarkan potongan harga untuk pembelian semua mobil LCGC
Tips menghadapi tanjakan Spongebob sebenarnya tak jauh berbeda dengan medan jalan lain asal berhati-hati
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Tanjakan Bukanagara atau biasa disebut tanjakan Spongebob yang berlokasi di Lembang, Jawa Barat belakangan ramai dibicarakan. Hal ini karena ada video memperlihatkan beberapa kendaraan gagal saat hendak melintas.
Dalam video diperlihatkan beberapa mobil gagal menanjak hingga akhirnya mundur ke belakang. Akibatnya kendaraan pun menabrak rumah warga hingga mengalami kerusakan.
Tanjakan ekstrem itu mendapat perhatian dari Sony Susmana, Senior Instructor SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia). Ia pun mengaku pernah melewati lokasi tersebut dan mengakui cukup menantang.
“Sepintas memang terlihat tidak terlalu panjang tetapi setelah di tengah jalan ternyata tidak sampai-sampai. Jadi salah perhitungan sedikit saja kendaraan akan kesulitan untuk mendaki,” ungkap Sony pada TrenOto (06/11).
Ia pun memberikan beberapa tips hadapi tanjakan Spongebob dengan aman. Salah satunya adalah melakukan persiapan sebelum mulai mendaki.
“Pertama adalah hitung sudut serta panjang tanjakan kemudian pastikan tempat berhenti bila ternyata tidak kuat menanjak. Lalu gali kemampuan mobil seperti memastikan beban tidak berlebih dan menggunakan gear rendah,” ungkapnya.
Tetapi bila mobil yang digunakan adalah bertransmisi otomatis maka pengemudi harus lebih agresif. Juga disarankan untuk memasukkan ke transmisi L sehingga RPM bisa terjaga.
Jarak ancang-acang setiap kendaraan pun berbeda-beda. Namun bila kondisi jalan kering maka seharusnya tidak perlu terlalu jauh.
“Ketika tanjakan sudah kosong, pastikan momentum cukup dan saat menanjak maka usahakan untuk mempertahankan RPM di 3.500 sampai 4.000. Berjalan sedikit zig zag untuk melandaikan sudut tanjakan,” ungkapnya.
Menurutnya tidak cuma mobil dengan jantung pacu berkapasitas besar saja yang bisa mengatasi tanjakan tersebut. Kendaraan bermesin 1.000 cc pun masih dapat melintas asal pengendara berhati-hati.
“Asal mobil tidak overload, CVT tidak panas dan pengemudi penuh perhitungan, seharusnya bisa melalui tanjakan tersebut. Tapi bila ternyata gagal, pastikan arahkan ke lokasi yang aman,” tegas Sony kemudian.
Terkait sistem penggerak, baik Front Wheel Drive (FWD) maupun Rear Wheel Drive (RWD) pun menurutnya tidak ada perbedaan. Daya cengkram dinilai masih bisa menjawab kebutuhan ketika mendaki.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
29 November 2025, 08:00 WIB
Selama GJAW 2025, banyak tenaga penjual yang menawarkan potongan harga untuk pembelian semua mobil LCGC
29 November 2025, 07:00 WIB
Daihatsu ungkap salah satu program CSR, upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan berupa konservasi penyu
29 November 2025, 06:07 WIB
Express akan menggunakan Citroen E-C3 sebagai armada taksi untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di Indonesia
28 November 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi juga punya produk Multi Purpose Vehicle atau MPV hybrid yakni Xpander, namun belum dipasarkan di RI
28 November 2025, 20:00 WIB
Korlantas Polri melakukan berbagai persiapan untuk menyambut libur Nataru, demi kelancaran para pengendara
28 November 2025, 19:00 WIB
Sistem Y-Shift Yamaha NMax Turbo bikin berkendara di jalan-jalan pegunungan makin menyenangkan. Berikut cara memaksimalkannya.
28 November 2025, 17:00 WIB
Changan Deepal S07 dipasarkan sebagai SUV yang memiliki berbagai keunggulan mulai dari fitur hingga teknologi
28 November 2025, 16:00 WIB
MG tawarkan kemudahan pembelian unit selama GJAW 2025, termasuk DP rendah untuk mobil listrik MG 4 EV