Insentif Mobil Hybrid Berpeluang Dorong Penjualan ke 1 Juta Unit
30 Oktober 2026, 17:00 WIB
Gaikindo menegaskan pentingnya pemberian insentif mobil hybrid dalam mendorong transisi menuju elektrifikasi
Tips menghadapi tanjakan Spongebob sebenarnya tak jauh berbeda dengan medan jalan lain asal berhati-hati
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Tanjakan Bukanagara atau biasa disebut tanjakan Spongebob yang berlokasi di Lembang, Jawa Barat belakangan ramai dibicarakan. Hal ini karena ada video memperlihatkan beberapa kendaraan gagal saat hendak melintas.
Dalam video diperlihatkan beberapa mobil gagal menanjak hingga akhirnya mundur ke belakang. Akibatnya kendaraan pun menabrak rumah warga hingga mengalami kerusakan.
Tanjakan ekstrem itu mendapat perhatian dari Sony Susmana, Senior Instructor SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia). Ia pun mengaku pernah melewati lokasi tersebut dan mengakui cukup menantang.
“Sepintas memang terlihat tidak terlalu panjang tetapi setelah di tengah jalan ternyata tidak sampai-sampai. Jadi salah perhitungan sedikit saja kendaraan akan kesulitan untuk mendaki,” ungkap Sony pada TrenOto (06/11).
Ia pun memberikan beberapa tips hadapi tanjakan Spongebob dengan aman. Salah satunya adalah melakukan persiapan sebelum mulai mendaki.
“Pertama adalah hitung sudut serta panjang tanjakan kemudian pastikan tempat berhenti bila ternyata tidak kuat menanjak. Lalu gali kemampuan mobil seperti memastikan beban tidak berlebih dan menggunakan gear rendah,” ungkapnya.
Tetapi bila mobil yang digunakan adalah bertransmisi otomatis maka pengemudi harus lebih agresif. Juga disarankan untuk memasukkan ke transmisi L sehingga RPM bisa terjaga.
Jarak ancang-acang setiap kendaraan pun berbeda-beda. Namun bila kondisi jalan kering maka seharusnya tidak perlu terlalu jauh.
“Ketika tanjakan sudah kosong, pastikan momentum cukup dan saat menanjak maka usahakan untuk mempertahankan RPM di 3.500 sampai 4.000. Berjalan sedikit zig zag untuk melandaikan sudut tanjakan,” ungkapnya.
Menurutnya tidak cuma mobil dengan jantung pacu berkapasitas besar saja yang bisa mengatasi tanjakan tersebut. Kendaraan bermesin 1.000 cc pun masih dapat melintas asal pengendara berhati-hati.
“Asal mobil tidak overload, CVT tidak panas dan pengemudi penuh perhitungan, seharusnya bisa melalui tanjakan tersebut. Tapi bila ternyata gagal, pastikan arahkan ke lokasi yang aman,” tegas Sony kemudian.
Terkait sistem penggerak, baik Front Wheel Drive (FWD) maupun Rear Wheel Drive (RWD) pun menurutnya tidak ada perbedaan. Daya cengkram dinilai masih bisa menjawab kebutuhan ketika mendaki.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
30 Oktober 2026, 17:00 WIB
Gaikindo menegaskan pentingnya pemberian insentif mobil hybrid dalam mendorong transisi menuju elektrifikasi
30 Oktober 2026, 15:00 WIB
Honda Auto Technology merupakan ajang untuk memperkenalkan teknologi yang dikembangkan bagi konsumen
30 Oktober 2026, 13:00 WIB
MAB coba menghadirkan solusi bagi para pengusaha yang sedang menjadi kendaraan niaga listrik untuk berbisnis
30 Oktober 2026, 11:00 WIB
Berbeda pada mobil listrik penumpang, DFSK memberikan logo baru berbentuk huruf S untuk kendaraan niaga mereka
30 Oktober 2026, 09:00 WIB
Suzuki ikut gencarkan adopsi lini elektrifikasi, bawa lini mobil hybrid di pameran GIIAS Makassar 2026
30 Oktober 2026, 07:59 WIB
Asuransi Astra berikan manfaat lebih bagi para pelanggan setia untuk memperkuat hubungan dengan perusahaan
29 Oktober 2026, 21:16 WIB
AiMOGA RObotics terus kembangkan teknologi AI untuk bisa memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat
29 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5