Pabrik Gemuk Shell di Marunda Beroperasi, Berkapasitas 12 Kiloton
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
Menjadi platform jual beli, Lazada mendukung penjualan otomotif online untuk pemilik kendaraan di Indonesia
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Mendukung perekonomian lokal, platform jual beli online Lazada meluncurkan program Otomotif Anak Negeri. Berkomitmen membantu pertumbuhan otomotif lokal, perusahaan eCommerce ini menyediakan kanal khusus kebutuhan produk maupun jasa servis bagi kendaraan.
Memiliki nama Pojok Otomotif, saat ini terdapat ratusan seller yang telah bergabung, dengan kontribusi 90 persen seller UMKM lokal.
Canggih Satriatama, VP, Commercial Automotive, Lazada Indonesia menyebut, industri otomotif merupakan salah satu yang sangat terdampak saat pandemi melanda. Namun pihaknya percaya industri ini masih memiliki potensi untuk berkembang.
“Oleh karena itu program Otomotif Anak Negeri ini ditujukan untuk meningkatkan gairah konsumen, dalam mendukung seller UMKM lokal sekaligus memudahkan mereka memenuhi berbagai kebutuhan otomotif. Sejak diperkenalkan, para seller UMKM lokal di Pojok Otomotif banyak memperoleh pelanggan baru,” katanya Jumat (10/12/2021).
Dari data yang dibagikan, terlihat pengunjung kanal otomotif meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Tak hanya itu, terjadi pula peningkatan penjualan hingga tiga kali lipat di periode September 2021 dibandingkan bulan April tahun ini.
Program Otomotif Anak Negeri merupakan program bagi-bagi hadiah. Konsumen yang berbelanja bisa mendapatkan diskon hingga 80 persen untuk suku cadang, servis, promo gratis ongkir dan mendapatkan Yamaha Gear 125 diundi setiap bulan.
Hingga Desember 2021, Pojok Otomotif telah memberikan 12 motor kepada konsumen yang beruntung. Selain membuat program menarik, penjualan otomotif secara online juga bisa menjadi solusi bagi pemilik kendaraan di Tanah Air saat hendak berbelanja.
“Waktu itu saya memutuskan untuk merambah ke dunia eCommerce supaya bisa selalu memenuhi permintaan konsumen untuk produk leher knalpot. Ternyata, pasar online sangat besar dibandingkan dengan berjualan secara offline,”ujar Nurrizki, Owner Raja Spare Part.
Nurrizki juga menyebut, pihaknya saat ini telah memiliki 17 karyawan yang siap memenuhi kebutuhan pelanggan melalui jalur online.
“Pesanan banyak sekali terutama waktu kampanye-kampanye, orderan naik terus sampai saya kesulitan stok. Soal distribusi juga makin baik. Dulu saya hanya punya 3 karyawan, sekarang sudah menjadi 17 orang karyawan,” ujarnya.
Serupa dengan Raja Spare Part, Ghento Shop, seller asal kota Cikarang juga turut membagikan kisah suksesnya. Aries, Owner Ghento King Shop mengatakan fokusnya saat ini ialah suku cadang untuk RX King.
“Jadi ini dari hobi yang membawa rejeki buat saya. Pasar saya juga semakin besar, pada mulanya, konsumen saya hanya terbatas dari komunitas RX King di sekitar saya. Namun market kami menjadi semakin luas, hingga kini kami sering mengirim barang untuk para konsumen dari Sabang sampai Merauke,” tuturnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta
16 September 2026, 06:00 WIB
Berikut adalah daftar lokasi serta jadwal SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak syaratanya
16 September 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara hari ini bisa lebih mudah dengan mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun
15 September 2026, 09:00 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029