Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
Menjadi bagian dari kampaye Suzuki Clean Ocean Project, Suzuki Marine kurangi sampah plastik di laut dengan fitur unggulan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Selain fokus pada pemasaran sepeda motor dan mobil, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga memiliki unit bisnis Suzuki Marine. Khusus segmen ini, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut menangani penjualan produk Outboard Motor (OBM).
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan, Suzuki Marine melakukan kampaye ‘Suzuki Clean Ocean Project’. Berfokus mengurangi sampah plastik di lautan, pabrikan secara resmi menghadirkan fitur Microplastic Collecting Device yang disematkan pada mesin tempel kapal Suzuki.
“Di Indonesia, Suzuki Marine telah menyematkan fitur Microplastic Collecting Device pada mesin tempel kapal Suzuki tipe DF115B dan telah menjadi peralatan standar mesin tempel Suzuki. Fitur ini bekerja untuk menyaring mikro-plastik yang tersedot ke dalam mesin saat kapal sedang dioperasikan,” terang Aceng Ulumudin, Department Head of Marine
PT SIS.
Aceng juga menyebut, fitur Microplastic Collecting Device sudah tersedia pada mesin kapal tipe DF115B. Selain fungsinya terhadap lingkungan, fitur ini tidak akan mempengaruhi performa mesin karena memanfaatkan sirkulasi air yang telah digunakan untuk mendinginkan mesin.
Menurut penelitian internal yang telah dilakukan di Jepang, sampah mikro plastik ditemukan di dalam zat yang dikumpulkan melalui filter. Penelitian ini tidak hanya dilakukan di negeri sakura, namun juga di beberapa negara lain. Karena itu, pengguna atau pemilik kapal bisa turut berkontribusi menjaga kebersihan lautan dari sampah mikro-plastik.
Pemasangan fitur pada mesin tempel kapal Suzuki merupakan salah satu dari tiga komitmen Suzuki Marine dalam kampanye ‘Suzuki Clean Ocean Project’ yang sudah dilakukan secara global sejak tahun 2011. Pertama, kegiatan bersih-bersih yang dilakukan di pesisir pantai.
Kedua, mengurangi penggunaan kemasan plastik dan ketiga adalah mengumpulkan sampah plastik yang ada di laut dengan menghadirkan fitur Microplastic Collecting Device.
“Dengan hadirnya fitur Microplastic Collecting Device, kami harap lingkungan laut dapat terjaga kebersihannya. Untuk langkah selanjutnya, kami akan terus menjalankan kampanye ‘Suzuki Clean Ocean Project’ dengan melakukan berbagai kegiatan di titik-titik wilayah Indonesia. Selain itu, Suzuki juga membutuhkan dukungan dari masyarakat dalam
mewujudkan laut yang bersih dan bebas dari sampah plastik,” ujar Aceng.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit