Automechanika Digelar Minggu Depan, Diramaikan 339 Peserta
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
Menjadi bagian dari kampaye Suzuki Clean Ocean Project, Suzuki Marine kurangi sampah plastik di laut dengan fitur unggulan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Selain fokus pada pemasaran sepeda motor dan mobil, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga memiliki unit bisnis Suzuki Marine. Khusus segmen ini, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut menangani penjualan produk Outboard Motor (OBM).
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan, Suzuki Marine melakukan kampaye ‘Suzuki Clean Ocean Project’. Berfokus mengurangi sampah plastik di lautan, pabrikan secara resmi menghadirkan fitur Microplastic Collecting Device yang disematkan pada mesin tempel kapal Suzuki.
“Di Indonesia, Suzuki Marine telah menyematkan fitur Microplastic Collecting Device pada mesin tempel kapal Suzuki tipe DF115B dan telah menjadi peralatan standar mesin tempel Suzuki. Fitur ini bekerja untuk menyaring mikro-plastik yang tersedot ke dalam mesin saat kapal sedang dioperasikan,” terang Aceng Ulumudin, Department Head of Marine
PT SIS.
Aceng juga menyebut, fitur Microplastic Collecting Device sudah tersedia pada mesin kapal tipe DF115B. Selain fungsinya terhadap lingkungan, fitur ini tidak akan mempengaruhi performa mesin karena memanfaatkan sirkulasi air yang telah digunakan untuk mendinginkan mesin.
Menurut penelitian internal yang telah dilakukan di Jepang, sampah mikro plastik ditemukan di dalam zat yang dikumpulkan melalui filter. Penelitian ini tidak hanya dilakukan di negeri sakura, namun juga di beberapa negara lain. Karena itu, pengguna atau pemilik kapal bisa turut berkontribusi menjaga kebersihan lautan dari sampah mikro-plastik.
Pemasangan fitur pada mesin tempel kapal Suzuki merupakan salah satu dari tiga komitmen Suzuki Marine dalam kampanye ‘Suzuki Clean Ocean Project’ yang sudah dilakukan secara global sejak tahun 2011. Pertama, kegiatan bersih-bersih yang dilakukan di pesisir pantai.
Kedua, mengurangi penggunaan kemasan plastik dan ketiga adalah mengumpulkan sampah plastik yang ada di laut dengan menghadirkan fitur Microplastic Collecting Device.
“Dengan hadirnya fitur Microplastic Collecting Device, kami harap lingkungan laut dapat terjaga kebersihannya. Untuk langkah selanjutnya, kami akan terus menjalankan kampanye ‘Suzuki Clean Ocean Project’ dengan melakukan berbagai kegiatan di titik-titik wilayah Indonesia. Selain itu, Suzuki juga membutuhkan dukungan dari masyarakat dalam
mewujudkan laut yang bersih dan bebas dari sampah plastik,” ujar Aceng.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris
18 September 2026, 09:36 WIB
Wuling Eksion PHEV hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak hanya bermobilitas di dalam kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Mobil pribadi dengan pelat nomor yang tidak sesuai diharapkan tidak melintas area Ganjil Genap Jakarta
18 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tetap beroperasi di lima lokasi di sekitar ibu kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
17 September 2026, 22:00 WIB
Sejumlah motor matic murah dari Suzuki dan TVS mengalami kenaikan bervariasi pada periode September 2026