Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Bagi pemula yang ingin belajar mengendarai motor, berikut tips dari instruktur keselamatan berkendara
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sebelum mengemudikan kendaraan bermotor, ada banyak hal harus disiapkan. Tidak hanya dokumen berkendara, tetapi juga kemampuan dalam mengoperasikan unit.
Jika ingin mengemudikan kendaraan roda dua, perlu ada latihan dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Menurut instruktur keselamatan berkendara, hal pertama yang wajib dilakukan adalah memilih motor sesuai kebutuhan.
“Tiap motor itu berbeda-beda (karakternya). Ada matic, manual, tetapi bentuknya tidak sama,” kata Digit Megandari, Trainer Safety & Defensive Riding IAABL di sela workshop Menjadi Perempuan Bermakna di Jakarta, Jumat (07/03).
Menurut Digit, motor digunakan tidak harus bertransmisi manual. Namun lebih menyesuaikan dengan kebutuhan dan postur tubuh saja.
Misal seseorang bertubuh mungil atau pendek sebaiknya memilih motor matic berbobot ringan. Sehingga mudah bermanuver dan kaki dapat menapak ketika kendaraan berhenti.
Memilih motor matic pun tidak asal. Karena posisi duduk setiap model bisa bervariasi dan belum tentu cocok.
Motor yang disesuaikan postur tubuh pengendara bakal membuat pengalaman berkendara jadi semakin nyaman dan mudah.
“Kemudian kita juga harus belajar teknik. Kebanyakan orang melatih cara berkendara saja, sekadar bisa nge-gas dan ada keseimbangan saat mengerem,” kata Digit.
Padahal, menurut dia, penting untuk belajar terlebih dulu teknik pengereman dan cara yang baik melewati berbagai medan jalan seperti speed bump, sampai jalan berbatu.
Setelah itu, pengendara tidak boleh lupa untuk mulai memperhatikan dan mempelajari rambu-rambu lalu lintas.
Sebab seringkali, mengabaikan rambu justru dapat menjadi penyebab kecelakaan, berujung membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Itu kan semua ada artinya, terutama yang kuning itu rambu peringatan. Kalau kondisi tidak aman dan perilaku (berkendara) begitu, bisa jadi kecelakaan,” tegas dia.
Terakhir, pastikan sudah menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket sampai sepatu yang menutup mata kaki. Tujuannya adalah meminimalisir cedera apabila terjadi kecelakaan.
“Ketika berkendara, pastikan kita tetap fokus apapun kondisinya. Pastikan tubuh fit, prima dan kondisi psikologisnya bagus,” kata Digit menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
15 April 2026, 18:00 WIB
03 April 2026, 18:43 WIB
04 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung