iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
SPKLU Fast Charging kini hadir di Kalimantan Timur yang memudahkan pengguna mobil listrik dalam mengisi daya
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Memudahkan pemilik kendaraan mengisi ulang baterai mobil listrik, PT PLN (Persero) secara resmi menambah Stasiun Pengisian Listrik Umum atau SPKLU di Kalimantan Timur. Menjadi lokasi kedua, SPKLU terbaru berada di halaman kantor PLN UP3 Samarinda.
Saleh Siswanto selaku General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Utara (UIW Kaltimra) mengatakan, PLN terus membuktikan komitmennya untuk mengkampanyekan electrifying lifestyle melalui penggunaan kendaraan listrik.
“Ini adalah peran aktif PLN dalam menyediakan sarana pendukung kendaraan listrik di Indonesia. Kami harap dengan bertambahnya SPKLU dapat mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik,” kata Saleh.
Penambahan SPKLU diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pemilik kendaraan listrik saat harus mengisi daya di jalan. Sebab, terdapat sistem fast charging, dimana pelanggan dapat mengisi daya kendaraan dengan waktu relatif lebih cepat.
Tak berhenti, sepanjang 2022 PLN UIW Kaltimra juga akan menambah titik-titik SPKLU di Tenggarong, Bontang, Berau hingga Kalimantan Utara. Hal ini dilakukan untuk membuat ekosistem kendaraan listrik semakin masif.
Christianus Benny, Kepala Dinas ESDM Kalimantan Timur menegaskan, pihaknya menyambut baik penggunaan kendaraan listrik di wilayahnya. Terlebih, polusi udara akan semakin berkurang dengan peralihan kendaraan konvensional ke ramah lingkungan.
“Maka sangat penting dilakukan peralihan dari kendaraan BBM menjadi berbahan bakar listrik yang ramah lingkungan,” kata Benny.
Setelah melakukan peresmian SPKLU, PLN bersama beberapa stakeholders melakukan konvoi kendaraan listrik. Dalam acara ini terdapat pula Andi Harun selaku Walikota Samarinda dan Kombes Pol Ari Fadly selaku Kapolres Samarinda.
Konvoi tersebut dimeriahkan 4 mobil listrik dan 30 scooter listrik. Terkait rute, seluruh kendaraan akan melalui Kantor PLN UP3 Samarinda – Taman Samarendah – Kantor Pos – Kantor Gubernur – Jembatan Mahakam – berakhir di Hotel Harris Samarinda
“Dengan terus mengenalkan kendaraan listrik ke masyarakat kami berharap semakin banyak support untuk mendukung program pemerintah dalam mengembangkan kendaraan zero carbon melalui penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan,” ujar Saleh.
Berlangsung di Samarinda, konvoi kendaraan listrik telah dilakukan dua kali untuk wilayah Kalimantan Timur. Sebelumnya, acara dilakukan di Balikpapan pada Desember 2021.
“Harapan kami semoga dapat mempercepat penetrasi pasar kendaraan listrik di Indonesia. Semoga ini juga memacu semangat stakeholders di bidang transportasi untuk bersiap mengimplementasikan penggunaan kendaraan listrik untuk digunakan sehari-hari,” tutur Saleh.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda