PLN Gandeng KFC untuk Bangun SPKLU Kendaraan Listrik

PLN gandeng KFC untuk bangun SPKLU kendaraan listrik dan diharapkan bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain

PLN Gandeng KFC untuk Bangun SPKLU Kendaraan Listrik
Adi Hidayat

TRENOTO – PT PLN (Persero) menggandeng PT Fastfood Indonesia, Tbk yang menaungi KFC dan Taco Bell untuk menjadi sektor ritel pertama dalam ekspansi bisnis ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Melalui kerja sama Partnership Investor Owned Investor Operate (IO2) ditawarkan oleh PLN, KFC akan mengembangkan SPKLU di gerai KFC – Taco Bell Artha Gading.

Kerjasama ini diharapkan bisa mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dengan tersedianya infrastruktur yang memadai bisa menjawab keraguan bagi masyarakat untuk memiliki mobil listrik.

“Kami membuka peluang kerja sama dengan semua pihak. Bisnis SPKLU ini adalah bisnis masa depan yang akan terus berkembang seiring tumbuhnya kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN.

Photo : PLN

Ia pun menambahkan bahwa sistem IO2 merupakan skema bisnis yang disiapkan oleh PLN untuk pengembangan SPKLU. Skema ini terdiri dari tiga paket yaitu Paket Medium Charger, Paket Fast Charger, dan Paket Ultra Fast Charger.

Sebagai mitra, pihak KFC telah menyiapkan lahan, biaya investasi serta operasional SPKLU di lokasi tersebut. Sedangkan PLN sebagai pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) akan menyediakan infrastruktur SPKLU dan platform teknologi informasi melalui menu Electric Vehicle pada aplikasi PLN Mobile.

“Melalui program ini, kami memberikan kemudahan pelayanan kepemilikan sekaligus pengurusan perizinan kepada para mitra untuk bisa menjalankan bisnis dan meningkatkan ekosistem kendaraan listrik,” ungkap Darmawan.

Selama ini masyarakat memang masih ragu untuk mengubah teknologi kendaraannya menjadi listrik disebabkan oleh minimnya jumlah SPKLU di Tanah Air. Tak hanya itu, waktu pengisian daya dinilai cukup lama sehingga menjadi pertimbangan.

Photo : Hyundai

Namun hingga Juni 2022, PLN telah mengoperasikan 139 SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut tentunya akan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Tak hanya itu, PLN juga memberi sejumlah kemudahan para pengguna mobil listrik. Salah satunya melalui diskon di waktu-waktu tertentu untuk mengisi baterai.

Selain itu, mereka juga memberi beberapa program seperti diskon penambahan daya kepada pemilik mobil listrik. Segala kemudahan itu dinilai sudah cukup menjadi bukti komitmen PLN dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.


Terkini

mobil
Chery

Fitur Chery Tiggo 9 CSH yang Bermanfaat saat Berpetualang

Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH bisa berguna saat rumah tengah mengalami pemadaman listrik secara massal

mobil
Changan Deepal S05

Changan Deepal S05 Resmi Dipasarkan, Harga Rp 500 Jutaan

Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian

modifikasi
Helm Airbrush

Inspirasi Bikin Helm Makin Spesial Pakai Teknik Airbrush

Helm pembalap tampil semakin istimewa dan mudah dikenali dengan penambahan livery maupun corak khusus

mobil
Mitsubishi Xforce hybrid

Meskipun Irit, Mitsubishi Xforce Hybrid Disarankan Pakai BBM RON 95

Mitsubishi XForce Hybrid tidak disarankan menggunakan BBM dengan RON 90 atau setara Pertalite dari Pertamina

motor
Honda EM1 :e Plus

Honda Akui Penjualan Motor Listriknya Masih Stagnan

Penjualan motor listrik Honda disebut masih stagnan, adopsinya di masyarakat belum bisa dibilang maksimal

mobil
Geely Coolray

Impor CBU Geely Coolray ke Indonesia Tidak Banyak, Karena Ini

SUV kompak Geely Coolray masuk Indonesia secara impor, namun jumlahnya terbatas mengikuti permintaan konsumen

news
Ganjil Genap Jakarta

Lokasi Ganjil Genap Jakarta 21 Juli 2026, Dendanya Rp 500 Ribu

Ganjil genap Jakarta hari ini masih berlaku untuk memecah kebuntuan pada arus lalu lintas Ibu Kota di jam padat

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 Juli 2026, Ada di Rest Area 78

SIM keliling Bandung hadir untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus masa berlaku dokumen berkendara