Simak Jadwal One Way dan Contraflow saat Arus Mudik Lebaran 2026
06 Maret 2026, 12:00 WIB
Pegemudi yang hendak masuk contraflow harus dalam kondisi bugar guna menghindari terjadinya kecelakaan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Guna menghindari terjadinya kepadatan, kepolisian pun menggelar beragam rekayasa lalu lintas di sejumlah titik. Salah satunya adalah sistem contraflow sehingga kapasitas jalan bisa lebih besar dari sebelumnya.
Namun berkendara di jalur contraflow memiliki risiko yang cukup besar. Pasalnya pengemudi tidak bisa melakukan manuver bila terjadi halangan di depannya akibat terbatasnya ketersediaan ruas jalan.
Tidak adanya rest area juga menjadi tantangan tersendiri karena membuat pengemudi harus dalam kondisi bugar tanpa istirahat selama perjalanan. Kondisi inilah yang umumnya membuat kecelakaan terjadi.
“Sangat disarankan agar beristirahat setiap 2 jam perjalanan dan tidur setidaknya selama 20 menit sebelum kembali melakukan perjalanan agar tidak kelelahan,” ungkap Adrianto Sugiarto Wiyono, Technical Committee ASEAN NCAP pada KatadataOTO (25/12).
Oleh sebab itu ia menyarankan pada pengemudi memastikan dalam kondisi bugar sebelum berkendara terutama menjelang masuk ke jalur contraflow. Hal ini untuk menghindari rasa lelah berlebihan yang berisiko menyebabkan kecelakaan.
“Kemudian pengemudi juga harus bisa mengendalikan emosinya karena timbul rasa senang setelah mendapat jalanan lebih lancar dari jalur utama. Akibatnya mereka meningkatkan kecepatan dan menurunkan kewaspadaan,” ungkapnya.
Padahal berkendara di contraflow bukan berarti kewaspadaan bisa dilonggarkan. Risiko terjadinya head-on collision dinilai sangat tinggi sebab jalur hanya dibatasi dengan safety cone dan water barrier.
Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, SOP terkait contraflow pun bakal ditingkatkan. Dengan demikian diharapkan perjalanan menjadi lebih aman dibanding sebelumnya.
Langkah yang dilakukan adalah memasang cone atau warter barrier dengan lebih rapat dari sebelumnya.
Kemudian bila melakukan contraflow di malam hari maka pencahayaannya bakal ditambah.
Di atas cone juga rencananya dipasangkan lampu selang hingga LED clip sehingga pengendara bakal lebih waspada selama perjalanan.
Kepolisian juga akan menyediakan safety car di sejumlah titik guna mengawal para pengemudi. Tujuannya adalah untuk memastikan kecepatan dan ketertiban pengemudi bisa terjaga.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Maret 2026, 12:00 WIB
28 Januari 2026, 13:00 WIB
30 Desember 2025, 07:00 WIB
28 Desember 2025, 13:00 WIB
24 Desember 2025, 08:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru