One Way Lokal di Tol Trans Jawa Mulai Dilaksanakan Dari KM 132
27 Maret 2026, 11:00 WIB
Begini cara memilih jalur yang lancar saat penerapan One Way Tol Trans Jawa selama mudik Lebaran 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Korlantas (Korps Lalu Lintas) Polri memperpanjang penerapan One Way di Tol Trans Jawa saat mudik Lebaran 2024. Rekayasa lalu lintas tersebut digelar di Km 72 Tol Cipali hingga Km 414 Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah sampai Senin (8/4) pukul 24.00 WIB.
Kemudian One Way Tol Trans Jawa juga bakal diterapkan ketika arus balik Lebaran 2024. Kepolisian mulai memberlakukan pada Sabtu (13/4).
Jadi lalu lintas dari Km 414 Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah akan satu arah sampai Km 72 Cipali. Dengan begitu perjalan arus balik Lebaran 2024 diharapkan lancar.
Masyarakat pun diimbau buat selalu berhati-hati selama perjalanan. Terlebih sejumlah kecelakaan terus terjadi di tol Trans Jawa.
Sementara di gerbang Tol Cikampek masih terpantau padat sampai hari ini. Sehingga Anda tidak perlu terburu-buru dalam memacu kendaraan terlebih ketika One Way.
Seperti dikatakan Mir’atul Azizah, pemudik yang menggunakan jalan Tol Trans Jawa. Menurutnya saat penerapan One Way pengemudi tidak perlu memilih jalur mana akan dilewati.
“Sebenarnya kurang lebih ambil jalur kanan atau kiri hampir sama, karena terkadang lancar di satu sisi dan bagian lain tersendat, begitu juga sebaliknya,” tulis Mir’Atul di akun Instagram pribadinya.
Lalu dia menerangkan ada sejumlah keuntungan jika memilih jalur kiri saat One Way Tol Trans Jawa berlangsung. Bahkan dia menilai hal tersebut memudahkan pemudik.
“Jadi rezeki-rezekian ya, kelebihan ambil jalur kiri adalah Rest Area lebih banyak,” wanita tersebut menambahkan.
Dia turut menyarankan buat para pemudik lebih sabar. Tak ketinggalan untuk berdoa sebelum melakukan perjalanan agar selamat sampai ke kampung halaman.
Di sisi lain Sony Susmana, Senior Instructor SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia) memberi saran bagi pengguna jalan Tol Trans Jawa. Menurut dia pengendara harus menjaga kecepatan kendaraan ketika One Way diterapkan.
“Buat kecepatan dijaga pada 60 hingga 80 kilometer per jam dan jangan saling mendahului,” ucap Sony.
Sony juga meminta penumpang pada kursi depan membantu pengemudi selama di perjalanan. Sebab sopir tak dapat melihat hambatan yang ada di depannya dengan leluasa.
“Sebaiknya tidak memenuhi ambisi pengemudi untuk zig-zag atau ngebut. Ia hanya membantu memberikan informasi kondisi jalan di depan sebelah kiri,” Sony menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 11:00 WIB
25 Maret 2026, 17:40 WIB
24 Maret 2026, 11:50 WIB
18 Maret 2026, 09:01 WIB
06 Maret 2026, 12:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026