Libur Natal 2021, 1,4 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Libur Natal 2021, tercatat 1,4 juta kendaraan tinggalkan wilayah Jabodetabek dari empat arah berbeda

Libur Natal 2021, 1,4 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Meski pandemi Covid-19 masih terjadi dan terdapat imbauan dari Pemerintah terkait perjalanan jarak jauh, sebanyak 1.422.094 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jabotabek pada libur Natal 2021

Seperti dilansir keterangan resmi Jasa Marga, Senin (27/12/2021), angka tersebut merupakan akumulasi sejak 17 Desember hingga 25 Desember 2021. 

“Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung),” kata Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Minggu (26/12/2021). 

Dalam penjelasannya, Heru menegaskan, jumlah tersebut mengalami peningkatan hingga 5 persen, jika dibandingkan bulan November 2021. Pada periode tersebut, sebanyak 1.354.453 kendaraan teroantay pergi dari wilayah Jabotabek. 

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju keempat arah, masyarajat paling banyak menuju timur. Dalam catatannya, Jasa Marga menyebut, sebanyak 653.582 kendaraan atau 46 persen pergi ke arah Timur,. 

Khusus perjalanan Trans Jawa dan Bandung, menuju Arah Merak terdapat 446.452 kendaraan atau 31,4 persen. Selain itu, 322.060 kendaraan atau 22,6 persen terpantau menuju arah Puncak. 

Untuk lebih jelasnya, TrenOto memberikan rincian distribusi lalu lintas, berikut datanya: 

Arah Timur 

  • Lalu lintas (Lalin) yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, terdapat 339.872 kendaraan. Angka tersebut naik sebesar 11 persen dibandingkan lalin normal. 
  • Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang mencapai 313.710 kendaraanatau naik hingga 4,9 persendari lalin normal. Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 653.582 kendaraan, naik sebesar 8,0 perseb dari lalin normal. 

Arah Barat 

  • Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak memcapai 446.452 kendaraan, naik 2,3 persen dibandingkan dengan  lalin normal. 

Arah Selatan 

  • Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 322.060 kendaraan, naik sebesar 2,9 persen dari lalin normal.

Terkini

mobil
Lynk & Co

Geely Buka Peluang Bawa Lynk & Co ke Indonesia

Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia

mobil
Toyota

Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali

Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil

mobil
Penjualan Mobil Baru

Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit

Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026

mobil
Giti

Giti Xcursion RT Dikenalkan, Ban Berkemampuan Hybrid

Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

DFSK E5 Plus Diklaim Tawarkan Teknologi PHEV Lebih Baik

SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Fitur Unggulan Daihatsu Rocky Hybrid, Bikin Nyaman di Perkotaan

Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda

motor
astra honda motor technical skill contest

Honda Asah Kompetensi Teknisi AHASS, Bikin Jadi Naik Kelas

Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia

mobil
MG S5 EV

Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran

Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran