Simak Jadwal MotoGP 2027, Seri Mandalika Mundur ke Akhir Oktober
26 September 2026, 16:52 WIB
Meningkatnya jumlah pengunjung di Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat konsumsi BBM naik selama ajang MotoGP Mandalika digelar
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Berlangsung 18 hingga 20 Maret 2022, ajang balap MotoGP membuat konsumsi BBM naik di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pertamina Patra Niaga selaku Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memastikan penyaluran BBM dalam kondisi aman.
"Konsumsi BBM normal harian di Lombok sebesar 878 Kiloliter (KL). Saat event MotoGP berlangsung diperkirakan akan terjadi kenaikan 10 hingga 15 persen atau di atas 1.000 KL per hari," kata Deny Djukardi Jatimbalinus selaku Executive General Manager Patra Niaga melalui siaran persnya.
Selain stok BBM, Deny juga menegaskan bila pihaknya telah mempersiapkan fasilitas terkait pengisian BBM. Hal ini sejalan dengan peningkatan pengunjung di sektor pariwisata.
"Melalui Integrated Terminal BBM dan LPG di Kota Mataram, Pertamina telah siap melayani kebutuhan masyarakat dan konsumen terutama selama perhelatan MotoGP berlangsung," jelas Deny.
Selain BBM, penyaluran dan stok avtur juga menjadi perhatian. Saat perhelatan MotoGP pra musim kemarin terdapat peningkatan konsumsi bahan bakar pesawat di Lombok, dari sebelumnya 28 KL per hari menjadi 56 KL.
“Naik sekitar sekitar 100 persen. Kami memprediksi kenaikan konsumsi saat event MotoGP berlangsung yaitu dari rata-rata 30 KL per hari menjadi 111 KL atau naik lebih dari 300 persen," jelas Deny.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengungkapkan bila tiket MotoGP Mandalika habis terjual. Hal ini disampaikan di Istana Negara saat membuka parade MotoGP, Rabu, 16 Maret 2022 lalu.
“Target tiket yang kita berikan Rp60 ribu alhamdulillah sudah terjual. Saya harapkan ini menjadi sebuah brand baru negara kita” kata Jokowi.
Sayangnya Ia belum bisa membeberkan keuntungan yang berhasil didapatkan dari hasil penjualan tiket. Penyelenggara baru dapat menghitung pemasukan setelah event MotoGP selesai diselenggarakan.
“Nanti bila sudah selesai baru dihitung berapa kira-kira yang masuk. Semua kita hitung setelah acara selesai,” tegas Jokowi.
Jokowi juga menyebut bahwa penyelenggaraan ini berhasil membuat Indonesia sejajar dengan negara-negara maju lain. Pasalnya untuk menyelenggarakan MotoGP diperlukan sirkuit berstandar internasional.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 September 2026, 16:52 WIB
03 September 2026, 09:00 WIB
21 Juni 2026, 13:23 WIB
04 Mei 2026, 19:08 WIB
07 April 2026, 13:00 WIB
Terkini
09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Fermin Aldeguer turut merayakan kemenangan Timnas Indonesia dalam meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, masyarakat masih bisa memanfaatka keberadaan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade diberlakukan, kebijakan Ganjil Genap Jakarta menjadi sorotan banyak pihak akan efektivitasnya
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan masa berlaku kartu
08 Oktober 2026, 19:00 WIB
Station wagon segmen premium dari Fang Cheng Bao, Formula S GT telah didaftarkan di Indonesia oleh BYD
08 Oktober 2026, 17:31 WIB
Program relawan mahasiswa Hyundai Jump School memasuki tahun ketiga, disambut antusias oleh para peserta
08 Oktober 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez benar-benar berambisi untuk menyelesaikan balapan dan meraih kemenangan di Sirkuit Mandalika
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
Hasil evaluasi, Ganjil Genap Jakarta berhasil mengatur lalu lintas di sejumlah jalan protokol Ibu Kota