Yamaha Gear Ultima Dipesan Ratusan Unit, Pengiriman April 2025
30 Maret 2025, 10:38 WIB
Selain sebagai pelindung kepala, saat ini terdapat beragam jenis helm yang bisa disesuaikan dengan tipe kendaraan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Menjadi pelindung kepala saat berkendara motor, helm merupakan alat keselamatan utama yang harus digunakan ketika berkendara.Tak heran, terdapat beragam jenis yang telah disesuaikan dengan fungsi kendaraan.
Meski demikian, helm dengan model dan merek apa pun bisa digunakan apabila memenuhi standar keamaan serta aturan yang berlaku.
Penggolongan jenis helm hadir mengikuti gaya hidup masyarakat saat ini. Untuk lebih jelasnya TrenOto telah merangkum jenis helm yang dijual saat ini beserta peruntukannya, berikut ulasannya.
Helm full face menjadi pelindung kepala yang banyak digunakan karena dinilai mampu memberi perlindungan maksimal.Terlebih desain yang diusung menutupi semua bagian kepala.
Karena itu, helm jenis ini sangat cocok digunakan pengendara motor sport full fairing maupun naked yang gemar melakukan touring.
Walau begitu, tak sedikit pengguna motor bebek dan matik menjadikan helm full face sebagai pelindung kepala. Selain faktor keamanan dan keselamatan, merek, desain serta motif helm jenis ini dianggap menarik serta mampu menunjang gaya hidup kaum muda perkotaan yang aktif.
Sesuai modelnya, helm ini hanya memberi perlindungan maksimal pada bagian vital kepala yakni bagian belakang, atas dan samping. Sementara bagian depan atau area wajah, terdapat visor yang lebih besar.
Penggunaan ini diharapkan mampu melindungi wajah dari terpaan debu, kotoran dan kerikil kecil yang terpental.
Tak heran, helm jenis ini sangat cocok disandingkan dengan motor bebek dan matik, karena praktis dan tetap aman digunakan. Namun, pengendara motor sport pun banyak menggunakan helm half face untuk aktifitas harian.
Merupakan kombinasi model full face dan half face, helm ini membuat pengendara motor bisa mendapatkan perlindungan sempurna dan kepraktisan sekaligus
Karena itu, helm modular sangat cocok digunakan untuk touring jarak jauh dan harian.
Walau serupa dengan helm half face, pelindung kepala jenis ini tak memiliki dudukan visor. Biasanya pengendara akan menggunakan kaca mata untuk melindungi area wajah dari debu dan kotoran.
Desain helm open face sangat identik dengan model retro. Karena itu, helm ini lebih banyak digunakan oleh pengguna motor klasik atau custom untuk menunjang penampilan ketika berkendara.
Jenis off road memiliki desain khusus untuk pengguna motorcross atau trail. Helm ini didesain berbeda dengan tipe full face pada umumnya.
Namun keduanya mampu menutup seluruh area kepala secara sempurna. Helm ini diciptakan karena berkendara di medan off road sangat menguras tenaga, sehingga pengendara akan lebih sering menarik dan membuang nafas.
Karena itu, desainnya dibuat meruncing pada bagian mulut agar sirkulasi udara lebih maksimal. Di sisi lain, tak digunkannya visor lebih kepada faktor kepraktisan membersihkan kotoran yang terpental ke bagian wajah.
Pengendara yang menggunakan helm ini cukup melepas goggle atau kaca mata, tanpa melepas visor.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Maret 2025, 10:38 WIB
29 Maret 2025, 20:01 WIB
27 Maret 2025, 11:10 WIB
26 Maret 2025, 10:37 WIB
23 Maret 2025, 14:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen