AHM Kejar Produksi 100 Juta Unit Motor Baru di Indonesia Tahun Ini
26 Februari 2026, 08:00 WIB
Selain sebagai pelindung kepala, saat ini terdapat beragam jenis helm yang bisa disesuaikan dengan tipe kendaraan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Menjadi pelindung kepala saat berkendara motor, helm merupakan alat keselamatan utama yang harus digunakan ketika berkendara.Tak heran, terdapat beragam jenis yang telah disesuaikan dengan fungsi kendaraan.
Meski demikian, helm dengan model dan merek apa pun bisa digunakan apabila memenuhi standar keamaan serta aturan yang berlaku.
Penggolongan jenis helm hadir mengikuti gaya hidup masyarakat saat ini. Untuk lebih jelasnya TrenOto telah merangkum jenis helm yang dijual saat ini beserta peruntukannya, berikut ulasannya.
Helm full face menjadi pelindung kepala yang banyak digunakan karena dinilai mampu memberi perlindungan maksimal.Terlebih desain yang diusung menutupi semua bagian kepala.
Karena itu, helm jenis ini sangat cocok digunakan pengendara motor sport full fairing maupun naked yang gemar melakukan touring.
Walau begitu, tak sedikit pengguna motor bebek dan matik menjadikan helm full face sebagai pelindung kepala. Selain faktor keamanan dan keselamatan, merek, desain serta motif helm jenis ini dianggap menarik serta mampu menunjang gaya hidup kaum muda perkotaan yang aktif.
Sesuai modelnya, helm ini hanya memberi perlindungan maksimal pada bagian vital kepala yakni bagian belakang, atas dan samping. Sementara bagian depan atau area wajah, terdapat visor yang lebih besar.
Penggunaan ini diharapkan mampu melindungi wajah dari terpaan debu, kotoran dan kerikil kecil yang terpental.
Tak heran, helm jenis ini sangat cocok disandingkan dengan motor bebek dan matik, karena praktis dan tetap aman digunakan. Namun, pengendara motor sport pun banyak menggunakan helm half face untuk aktifitas harian.
Merupakan kombinasi model full face dan half face, helm ini membuat pengendara motor bisa mendapatkan perlindungan sempurna dan kepraktisan sekaligus
Karena itu, helm modular sangat cocok digunakan untuk touring jarak jauh dan harian.
Walau serupa dengan helm half face, pelindung kepala jenis ini tak memiliki dudukan visor. Biasanya pengendara akan menggunakan kaca mata untuk melindungi area wajah dari debu dan kotoran.
Desain helm open face sangat identik dengan model retro. Karena itu, helm ini lebih banyak digunakan oleh pengguna motor klasik atau custom untuk menunjang penampilan ketika berkendara.
Jenis off road memiliki desain khusus untuk pengguna motorcross atau trail. Helm ini didesain berbeda dengan tipe full face pada umumnya.
Namun keduanya mampu menutup seluruh area kepala secara sempurna. Helm ini diciptakan karena berkendara di medan off road sangat menguras tenaga, sehingga pengendara akan lebih sering menarik dan membuang nafas.
Karena itu, desainnya dibuat meruncing pada bagian mulut agar sirkulasi udara lebih maksimal. Di sisi lain, tak digunkannya visor lebih kepada faktor kepraktisan membersihkan kotoran yang terpental ke bagian wajah.
Pengendara yang menggunakan helm ini cukup melepas goggle atau kaca mata, tanpa melepas visor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 08:00 WIB
20 Februari 2026, 16:00 WIB
13 Februari 2026, 09:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara