Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Kepolisian telah memastikan tidak ada penyekatan mobil pada arus mudik Lebaran 2022 yang akan segera dimulai
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kepolisian memastikan bahwa tidak ada penyekatan mobil pada arus mudik Lebaran 2022 . Hal ini disampaikan Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kakorlantas Polri beberapa waktu lalu.
Berbeda dengan musim mudik Lebaran 2020 dan 2021 yang dilakukan banyak penyekatan, tahun ini semua orang diperbolehkan mudik. Kendaraan dipastikan tidak akan diputar balik, selama semua memenuhi persyaratan.
“Tidak ada istilah itu (diputar balik) pada lebaran tahun ini, jadi semua harus bisa jalan,” terang Firman.
Meski tidak ada penyekatan, Kepolisian tetap menerapkan sistem pembatasan kendaraan ganjil genap. Bila melanggar pembatasan, maka mobil akan dikeluarkan dari jalan tol dan memintanya untuk mengambil rute berebda.
Dengan demikian pemudik harus melakukan perhitungan matang tentang waktu perjalanan mereka baik untuk mudik maupun balik. Meski dinilai memberatkan oleh sejumlah kalangan, kebijakan tersebut bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas karena konsentrasi kepadatan ke arah timur dapat dipecah.
“Jadi kita bergantian, supaya jalan tidak terlalu penuh. Sejak kemarin sore kami mengeluarkan daftar atau jadwal untuk latihan mulai 25, 26, 27 ini supaya masyarakat terbiasa bila diberlakukan pada tanggal 28 nanti,” ungkap Firman.
Ia juga mengatakan bahwa selain menerapkan pembatasan ganjil genap, beberapa skema lain juga sudah disiapkan. Antara lain adalah contra flow dan one way untuk menambahkan kapasitas jalan serta mengurangi kepadatan.
Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pun telah melakukan beragam langkah untuk meningkat kapasitas jalan. Salah satunya adalah dengan memperlebar ruas jalan tol Jakarta Cikampek dari KM 62 hingga KM 50.
Pelebaran jalan diharapkan bisa mengurangi kepadatan di simpang susun Dawuan yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan. Dengan demikian bukan tidak mungkin arus lalu lintas bisa menjadi lebih cair sehingga kemungkinan terburuk dapat terhindari..
Sebelumnya diberitakan bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada 29 dan 30 April 2022. Diprediksi pada tanggal tersebut akan ada kenaikan jumlah kendaraan sebesar 10.8 persen dibandingkan kondisi normal.
Pada tanggal tersebut, 27 persen kendaraan akan menuju ke arah barat (Banten) sementara 20.5 persen mengarah ke Selatan (Bogor, Sukabumi). Sedangkan 52.5 persen kendaraan mengarah ke timur (Jawa Barat, Jawa Tengah).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya